alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Kadis Berganti, Sampah Tak Kunjung Tertangani

MATARAM-DRPD Kota Mataram menyoroti persoalan sampah yang tak kunjung beres. Meski Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram beberapa kali berganti, namun masalah sampah tak kunjung tertangani.

“Sama saja. Penanganan sampah masih menggunakan gaya konvensional. Angkut-buang,” sindir Ketua Komisi I DPRD Kota Mataram Ismul Hidayat, Selasa (10/3).

“Kita ingin ada pola pemilahan sampah. Kalau pengangkutan itu sudah wajib. Sistem pengurangan ini yang kita harapkan,” imbuh politisi PKS itu.

Menurutnya, penanganan sampah tidak cukup hanya menghadirkan armada sampah di setiap lingkungan atau kelurahan. Kendaraan roda tiga tidak bisa menyelesaikan masalah sampah di Kota Mataram.

Harusnya kata Ismul, Pemkot Mataram membangun tempat pemilahan sampah terpadu. Sehingga, permsalahan sampah dari hulu sampai hilir bisa tertangani. “Jangan hanya berpuas dengan memfasilitasi satu lingkungan satu kendaraan roda tiga. Ini belum menyelesaikan masalah,” cetusnya.

Ismul sebenarnya berharap banyak dengan terpilihnya Nazaruddin Fiqri menjadi Kepala DLH yang baru. Nazaruddin dikenal cerdas. Terutama dalam merumuskan konsep penyelesaian masalah pembangunan di Kota Mataram.

Tapi nyatanya, hingga kini belum ada terobosan baru atau inovasi penanganan sampah. “Hasil pansel perlu dipertanyakan. Saya tidak tahu seperti apa mereka menginterview peserta dalam lelang jabatan,” kesal Ismul.

Diungkapkan, pola angkut-buang tidak bisa menyelesaikan persoalan sampah. Kemampuan kota dengan segala sarana prasarana sistem angkut-buang dipastikan tidak akan mampu. Volume sampah dihasilkan per hari mencapai 350 sampai 400 ton menjadi hal yang menakutkan. Apalagi saat ini banyak sampah berceceran di jalan.

“Dengan sarana prasarana hanya 60 persen bisa diangkut. Sisanya  40 persen tidak tersentuh,” beber dia.

Ismul meminta pemkot mengambil langkah terpadu dalam menyelesaikan persolan sampah. Kelurahan dan kecamatan harus diajak duduk bersama. Sebab, tidak cukup dengan hanya memberikan fasilitas di setiap kelurahan. “Jangan hanya berikan fasilitas lalu selesai,” ujarnya.

Sementara itu Kepala DLH Kota Mataram Nazaruddin Fiqri mengaku kesulitan dalam soal pemilahan sampah. Soal pemilihan sampah ini kata dia, sejalan dengan program zero waste. Hanya saja belum bisa diterapkan maksimal. “Ini sudah kita sosialisasikan ke warga. Bahkan masuk ke sekolah-sekolah,” ujarnya.

Untuk sistem angkut buang tetap diberlakukan. Karena sesuai dengan undang-undang. Persoalan sampah ini juga bisa diselesaikan dengan teknologi. Mengubah sampah menjadi tenaga listrik. Tapi ini membutuhkan biaya besar. “Negara-negara maju terapkan sistem ini,”ujarnya.

Selama sistem angkut buang tidak menyalahi aturan maka pihaknya akan memperbaiki sarana prsarana. Seperti pemasangan lampu kendaraan pengangkut sampah dan menyediakan lampu di TPS. “Keselamatan pekerja kita utamakan,” ucapnya.(jay/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks