alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Orang Tua Diisolasi, LPA Mataram Siap Asuh Anak Pasien Korona

MATARAM-Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Mataram bersiap mengambil pengasuhan sementara. Untuk anak dari pasien dalam pengawasan (PDP) positif Covid-19, asal Kelurahan Cakranegara Barat.

”Kita jemput Sabtu malam itu, tapi ibunya masih belum mau anaknya dibawa,” kata Ketua LPA Mataram Joko Jumadi, kemarin Minggu (10/5).

Melihat penolakan dari sang ibu, LPA tak memaksa. Anak yang masih berusia tiga tahun tersebut akhirnya ikut ibunya ke RSUD Kota Mataram.

Meski begitu, mereka telah meminta RS untuk mengecek juga kondisi kesehatan anak. Memastikan apakah anaknya terpapar virus Korona atau tidak. Joko mengatakan, tes swab anak kemungkinan keluar hari ini.

”Kalau dari rapid tesnya, itu nonreaktif. Kita berharap hasil swabnya juga negatif,” ujarnya.

Jika hasil swab negatif, LPA akan langsung menjemput anak. LPA bersama RS akan tegas memisahkan ibu dan anak sementara waktu. Untuk sekarang, LPA juga tengah melakukan edukasi kepada keluarga PDP positif.

”Siapa tahu ada keluarga yang mau mengasuh, itu lebih bagus lagi,” tuturnya.

Lurah Cakranegara Barat I Wayan Suwira mengatakan, setelah menerima perintah dari Camat Cakranegara, tim mereka langsung bergegas ke kediaman PDP positif. Sabtu kemarin, ada 10 warganya yang dijemput petugas. Salah satunya RDA dan JA.

RDA diketahui memiliki anak yang masih berumur sekitar tiga tahun. Karena itu, selain melibatkan petugas dari Satpol PP Kota Mataram dan tenaga medis, mereka mengontak LPA Mataram.

”RDA punya anak, rencananya mau diasuh LPA sementara, tapi ibunya belum mau,” kata Suwira.

Kedatangan petugas kemarin, untuk memastikan RDA dan JA berada di rumah masing-masing. Ia tak ingin ada kejadian PDP positif, yang saat dijemput, justru memilih untuk menghindari petugas.

Dari 50 kelurahan di Kota Mataram, Kelurahan Cakranegara Barat menjadi wilayah tertinggi kasus positif Covid-19. Sudah ada 22 warga yang sekarang ini menjalani perawatan di RSUD Kota Mataram, hingga Sabtu 9 Mei. (dit/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Dapodik Versi Terbaru Buat Bingung, Dikbud NTB Latih Operator Sekolah

Kami rancang untuk yang pulau Lombok dulu,” kata Kepala Seksi  GTK SMK Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Dikbud NTB Mu'azam, Rabu (23/9/2020).

SMK di NTB Mulai Persiapan Ikuti LKS Tingkat Nasional

”Siswa yang ikut, sedang menjalani training center (TC),” kata Kepala SMKN 3 Mataram Ruju Rahmad, Rabu (23/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks