alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Jangan Pertaruhkan Kondusivitas Lombok Timur

MATARAM–Anggota DPR RI H Rachmat Hidayat mengingatkan semua pihak di Lombok Timur, menahan diri menyikapi meninggalnya Zainal Abidin, 29 tahun, warga Paok Motong, kecamatan Masbagik.

Kasus meninggalnya Zainal yang diduga akibat perkelahian dengan oknum kepolisian di Satlantas Polres Lombok Timur pada Sabtu (7/9) lalu, harus didudukkan semata-mata berdasarkan hukum. Dan di atas semua itu, kondusivitas Lombok Timur adalah hal utama yang tak boleh dipertaruhkan.

“Sebuah akibat hukum, harus diselesaikan dengan hukum. Itu mutlak,” tandas politisi senior NTB yang juga putra asli dari Lombok Timur ini.

Apalagi, saat ini, kata Rachmat, aparat kepolisian melalui Polda NTB telah menyatakan keseriusannya menangani masalah ini. Yakni, dengan telah dibentuknya tim investigasi. Termasuk juga telah memeriksa intensif oknum kepolisian.

Rachmat mengingatkan semua pihak saling menghormati. Dan jangan pula membuat kegaduhan-kegaduhan baru dengan mengeluarkan pernyataan yang tidak perlu. Apalagi sampai menyampaikan berbagai macam praduga-praduga yang bisa menimbulkan syak wasangka.

Kondusivitas Lombok Timur yang sangat bagus saat ini kata Ketua DPD PDI Perjuangan NTB ini, mutlak harus dijaga. Dan hal itu harus dilakukan bersama. Sehingga semua pihak harus bertindak proporsional.

Rachmat sendiri mengungkapkan, orang tua Zainal telah menandatangani surat pernyataan yang intinya tak akan mempersoalkan apapun. Selain keluarga, surat tersebut ditandatangani oleh tokoh masyarakat, dan juga aparatur pemerintah desa. Sehingga, sudah sepantasnya semua pihak kini harus memberikan kesempatan kepada hukum untuk bekerja.

Sementara di sisi lain, aparat kepolisian yang kini berdinas di Lotim juga hadir untuk melayani masyarakat. Memberi jaminan keamanan dan ketertiban bagi masyarakat. Sehingga, masyarakat dan aparat kepolisian sudah sepantasnya dalam posisi bersinergi menjaga kondusivitas daerah.

Secara khusus, Rachmat mengaku telah menghubungi langsung Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudjana. Juga Wakil Bupati Lotim H Rumaksi setelah kejadian tersebut. Menurut Rachmat, dirinya telah meminta Kapolda NTB agar bekerja profesional dalam menyelesaikan persoalan ini.

Di luar penanganan dari sisi hukum, aparat kepolisian juga telah membantu keluarga Zainal dari sisi kemanusiaan. Sebelum meninggal, Kapolres Lotim sendiri telah mengupayakan pengobatan terbaik untuk Zainal. Namun, Yang Kuasa memang berkehendak lain. Polres Lotim juga telah memberi santunan dan menangung seluruh biaya tahlilan pada hari ketiga dan hari kesembilan. Anggota kepolisian di Polres Lotim pun telah diperintahkan untuk menghadiri setiap malam tahilnan di rumah orang tua Zainal.

Sedangkan, pada Wabup Lotim, Anggota Komisi VII DPR RI ini meminta agar pemerintah daerah tetap proaktif melakukan sosialisasi pada masyarakat. Tujuannya agar jangan sampai ada tindakan yang berlebihan. Apalagi sampai melawan hukum.

Sebagai warga Lotim, Rachmat mengaku punya tanggung jawab ikut mendamaikan dan membantu meredakan situasi saat ini.

Sehingga, jangan sampai ada pihak-pihak yang kini justru melakukan berbagai tindakan di luar prosedur hukum. Apalagi, sampai menekan-nekan aparat kepolisian. Sebab, kinerja aparat kepolisian yang telah membentuk tim investigasi adalah upaya yang positif untuk mendudukan persoalan meninggalnya Zainal Abidin sesuai mekanisme hukum.

“Kita beri kepercayaan penuh pada aparat penegak hukum untuk menyelesaikan masalah ini,” tandasnya. (kus/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Dapodik Versi Terbaru Buat Bingung, Dikbud NTB Latih Operator Sekolah

Kami rancang untuk yang pulau Lombok dulu,” kata Kepala Seksi  GTK SMK Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Dikbud NTB Mu'azam, Rabu (23/9/2020).

SMK di NTB Mulai Persiapan Ikuti LKS Tingkat Nasional

”Siswa yang ikut, sedang menjalani training center (TC),” kata Kepala SMKN 3 Mataram Ruju Rahmad, Rabu (23/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks