alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

Pemkab Loteng Santuni 1.776 Anak Yatim

PRAYA-Pemkab Lombok Tengah, kembali menggelar kegiatan Rahman Rahim Day. Tahun ini, pemkab mengumpulkan 1.776 anak yatim dan piatu, fakir miskin, jompo dan para janda. Berasal dar 139 desa/kelurahan dan 15 desa persiapan, di 12 kecamatan. Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Agung, Praya.

“Ini menjadi agenda tahunan kita, setiap 10 Muharam,” kata Bupati Loteng HM Suhaili FT dalam sambutannya, kemarin (10/9). Suhaili menjelaskan, arti dan makna rahman rahim day yaitu, hari kasih sayang, hari berbagi dan hari berkumpul bersilaturahmi.

Tentunya, kata Suhaili dengan anak yatim dan piatu, fakir miskin, jompo, dan para janda di seluruh Loteng. Rahman rahim day kali ini, dirangkai dengan berbagai kegiatan religi. Sebut saja, ceramah agama dari KH Muhyidin Junaidi, yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Kerja Sama Luar Negeri. Kemudian, lagu-lagu salawat dari artis religi Haddad Alwi.

Ditutup dengan berbuka puasa bersama, solat Magrib berjamaah, zikir dan doa. “Rahman rahim day ini, sebagai salah satu ikhtiar kita menuju Loteng bersatu, beriman, sejahtera dan bermutu,” ujarnya, dihadapan Wakil Bupati HL Pathul Bahri, Sekda HM Nursiah, para pejabat Forkopimda, pejabat satuan kerja pelayan masyarakat (SKPM) lingkup pemkab, pemerintah kecamatan, desa/kelurahan hingga lembaga pendidikan dan kesehatan.

Dia mengatakan, pada 12 Rabiulwal dan 8 Syawal setiap tahunnya, pemkab juga menggelar kegiatan-kegiatan yang bertajuk religi. Satu tujuan dari itu semua, memohon Rida dan Perlindungan Allah SWT, semoga Loteng semakin maju, fisik mapun non fisik. Sehingga, bukan sebatas seremonial semata.

Orang nomor satu di Gumi Tatas Tuhu Trasna tersebut yakin dan percaya berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat dan daerah, pasti teratasi atas kehendak Allah SWT. Kuncinya, perbanyak sedekah dan beramal. Salah satunya, melalui rahman rahim day ini. Dalam kesempatan itu, jajaran pemkab dan Forkopimda menyerahkan santunan kepada anak yatim dan piatu, fakir miskin, jompo dan para janda.

Selain itu, pemkab juga menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa miskin, yang berprestasi. Harapannya, mereka bisa melanjutkan pendidikan dengan layak, tidak terbebani biaya. “Insya Allah, yang beramal dan bersedekah, akan dilipatgandakan rezekinya,” kata Suhaili.

Sementara itu, KH Muhyidin Junaidi dalam ceramahnya memastikan, akan membawa kegiatan rahman rahim day menjadi kalendar nasional, akan dibahas di internal MUI, sehingga setiap tahunnya digelar secara nasional. Semoga, daerah lain di Indonesia melakukan hal yang sama.

“Saya akan rapatkan hal ini,” ujar Ketua MUI Bidang Kerja Sama Luar Negeri tersebut. Mudah-mudahan, harap KH Junaidi anak yatim dan piatu, yang hadir pada acara rahman rahim day kali ini, menjadi pemimpin masa depan, menjadi Menteri, Wakil Presiden RI, bahkan Presiden RI.

Karena, menurut KH Junaidi tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, yang terpenting berdoa dan ikhtiar. Apalagi, dibawah kepemimpinan Bupati HM Suhaili FT, anak yatim dan piatu diperhatikan lebih dan istimewa. “Pesan saya, kita tidak boleh malas. Karena kemalasan, awal dari keterpurukan,” cetusnya.

Yang mau berhasil, tambah KH Junaidi sering-sering Salat Tahajud, kemudian dilanjutkan dengan Salat Subuh, lalu menjalankan aktivitas atau pekerjaan sehari-hari, jangan tidur. Karena orang yang berhasil dan sukses, adalah orang-orang yang taat beribadah dan jarang tidur.

“Sekali lagi, kegiatan rahman rahim day ini, akan saya rapatkan untuk masuk kalendar nasional,” tekannya. (dss/adv)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

World Tourism Day, Pembangunan Harmoni Manusia dan Alam

PERUBAHAN arah pembangunan menuju pembangunan berkelanjutan saat ini menjadi tema utama dan agenda universal, termasuk dalam pembangunan disektor kepariwisataan. Pembangunan berkelanjutan yang dimaksud yakni menyeimbangkan dan mengintegrasikan antara pertumbuhan ekonomi, sosial dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia dan bumi (Resolusi Majlis Umum PBB, 2015).

PLN Diskon 75 Persen Tambah Daya Hingga 3 Oktober

PLN NTB terus mendukung upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi. Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan juga Industri Kecil Menengah. Salah satunya dengan memberikan keringanan Biaya Penyambungan Tambah Daya untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan perekonomian UMKM/IKM.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Masih Banyak Masyarakat Yakin Tak Tertular Korona

KESADARAN dan pemahaman masyarakat pada bahaya Covid-19 masih rendah. Hal itu tercermin dari survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Omnibus Law Disahkan, Buruh Ancam Mogok Nasional

Pembahasan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR yang sudah rampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pekerja. Sebab, pekerja akan paling terdampak dengan pasal-pasalnya. Salah satunya soal pemberian pesangon.

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks