alexametrics
Sabtu, 23 Oktober 2021
Sabtu, 23 Oktober 2021

Soal Galian PDAM, Dewan Minta Wali Kota Mataram Bersikap Tegas

MATARAM-DPRD Kota Mataram meminta Pemkot Mataram tegas dalam mengambil sikap. Tidak plin-plan menyikapi perbaikan pedestrian di Kawasan Bisnis Cakranegara (KBC) yang dilakukan Perusahaan Daerah PT Air Minum Giri Menang (AMGM).

“Jangan ada tawar menawar. Ini kan lucu,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram Abdul Rahman pada Lombok Post, kemarin.

Dia tidak habis pikir kenapa Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana memberikan izin kepada PT AMGM untuk melakukan galian kembali. Padahal di satu sisi perbaikan yang dilakukan di pedestrian KBC ada catatan yang harus diperbaiki dulu.

“Sebelumnya wali kota sangat tegas menolak pembongkaran di pedestrian sebelum dikembalikan seperti semula,” sindir politisi Gerindra ini.

Harusnya, lanjut dia, pemkot jangan memberikan izin dulu kepada PT AMGM membongkar kembali di KBC. Sebelum ada perbaikan seperti semula.

“Kalau saya jadi wali kota tidak akan saya izinkan pembongkaran dulu sebelum dilakukan perbaikan seperti semula,” kata Rahman.

Dia menyesalkan tindakan PT AMGM pada saat pembongkaran awal yang tidak ada koordinasi dengan pemkot. Barang yang sudah bagus-bagus  menghabiskan anggaran miliaran rupiah dibongkar karena ada galian pipa.

“Harusnya di sini dulu ada koordinasi. Tidak bisa seenaknya,” cetus Rahman.

Dia ingin PT AMGM dalam mengerjakan proyeknya paling tidak ada koordinasi dengan pemkot. Tidak hanya di KBC, namun juga galian pipa yang dilakukan di sejumlah ruas jala.

Sebab, perbaikan yang dilakukan PT AMGM tidak pernah seperti semula. “Pasti ada runtak atau gundukan di bekas galian,” kesalnya.

Sementara itu, Anggota Tim Asistensi Terpadu Rekondisi Pemkot Mataram H Mahmuddin Tura mengatakan, perbaikan dilakukan PT AMGM di beberapa titik di KBC ada catatan untuk disempurnakan. Seperti pemasangan lubang drain untuk mengalirkan air hujan ke saluran harus diperbaiki.

“Termasuk juga penutup saluran ada beberapa yang harus diganti,” ucapnya.

Tak hanya itu, pemasangan batu di pedestrian yang cacat harus diganti. Begitu juga dengan air semen yang mengering di pedestrian harus dibersihkan. “Saya rasa respons PDAM cukup bagus,” ujarnya.

Disinggung soal ada beberapa galian di beberapa titik yang belum ditimbun. Tura mengatakan, belum bisa ditimbun. Karena dalam galian yang belum ditimbun akan dipasang elbo untuk membelokkan pipa ke jalan.

“Galian lanjutan tidak akan dilakukan di pedestrian, melainkan di pinggir jalan,” tukasnya. (jay/r3)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks