alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

BPBD Mulai Antisipasi Musim Hujan

MATARAM-Musim kemarau masih awet. Hingga saat ini sebagian wilayah NTB masih dilanda kekeringan. Suhu menyengat di atas 30 derajat Celcius pun sempat terjadi.

            Pantauan Lombok Post di wilayah selatan Lombok, kekeringan masih terjadi. Sawah-sawah warga kering dan belum ditanami padi. Banyak sawah yang dibiarkan menganggur, kecuali mereka yang menanam komoditas lain.

            Kondisi ini sesuai perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Musim kemarau tahun ini akan lebih panjang. Datangnya musim hujan lebih lambat dari biasanya. Sebab peluang hujan di November masih rendah.

Normalnya, Oktober sudah terjadi hujan, namun pertengahan November saat ini belum terjadi hujan. ”November ini normalnya sebagian besar wilayah NTB khususnya Lombok sudah memasuki musim hujan,” kata Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat Restu Patria Megantra, pada Lombok Post, beberpa waktu lalu.

            Sejak bulan lalu, kemarau panjang membuat sebagian besar wilayah NTB mengalami kekeringan ekstrem, dengan hari tanpa hujan di atas 60 hari. Meski demikian, kini tanda-tanda turunnya hujan sudah mulai terjadi.

Potensi Hujan Lebat

            Perkiraan cuaca terbaru dari BMKG Stasiun Menteorologi Kelas II Bandara Internasional Lombok kemarin telah mengeluarkan peringatan dini hujan lebat disertai kilat, petir, serta angin kecang.

            Peringatan potensi hujan lebat itu terjadi di wilayah Gangga, Pemenang, Tanjung, Seteluk, Alas, Taliwang, Batu Lanteh, dan dapat meluas ke wilayah Bayan, Batulayar dan sekitarnya.

            Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahsanul Khalik mengatakan, penanganan kekeringan masih dilakukan, termasuk droping air ke wilayah-wilayah terdampak kekeringan. Pihaknya bekerja sama dengan BPBD kabupaten/kota daerah terdampak, termasuk TNI dan Polri yang turut membantu menyalurkan air bersih. ”Masih terus kami lakukan,” katanya.

            Mengantisipasi datangnya musim hujan, masing-masing kabupaten kota sudah diimbau untuk siaga. Seperti Kota Mataram sudah apel siaga kebencanaan mengantisipasi datangnya musim hujan.

            BPBD NTB sudah mengeluarkan imbauan kepada semua daerah untuk mengantisipasi potensi hidrometeorologi pascakemarau panjang. Bencana alam hidrometeorologi itu berupa angin kencang, hujan lebat dan gelombang tinggi.

            Kesiagaan bisa ditunjukkan dengan membersihkan parit, drainase dan sungai. Serta memotong ranting pohon yang membahayakan warga. Juga dengan membersihkan lingkungan agar terhindar dari beragam penyakit. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks