alexametrics
Sabtu, 19 September 2020
Sabtu, 19 September 2020

Konjen Amerika pun Terpesona dengan Keindahan Gerbang Tembolaq

MATARAM-Gerbang Tembolaq terus menuai pujian. Simbol tapal batas Kota Mataram itu, kini jadi situs wisata. Tak hanya warga, pemerintah pusat pun akhirnya menyematkan gerbang itu sebagai salah satu landmark di Lombok.

Senin (11/3) kemarin, secara khusus Konsul Jenderal (Konjen) Amerika Mark Mcgovern, secara khusus memuji gerbang itu.

It’s so beautiful, so beautiful,” puji Mark.

Tidak hanya dengan bahasa Inggris. Mark kembali memuji dengan bahasa Indonesia yang ia mengaku pelajari dalam beberapa bulan. Pria yang berkantor di Surabaya dan mempimpin staf Konjen AS itu sangat fasih memuji gerbang itu.

“Sangat bagus,” ujarnya sembari mengacungkan jempol.

Posisi Mark bisa disebut mewakili sikap pemerintah AS. Karena ia membawahi diplomatik untuk 12 provinsi se Indoensia Timur.  Pujiannya pun bisa diartikan sebagai pengakuannya atas kesuksesan Pemkot Mataram menata kota.

“Sangat penuh dengan warna,” imbuhnya lagi.

Kedatangan Mark memang tidak hanya untuk memuji gerbang Tembolaq. Ia baru melihat gerbang itu ketika masuk melalui bypass BIL ke ibu kota NTB. Mark sendiri punya misi diplomatik di banyak bidang. Mulai dari pendidikan, infrastruktur, penanganan kemsikinan, teknologi, hingga mitigasi kebencanaan.

“Kami berterima kasih juga karena Pemerintah Kota Mataram sudah membantu warga kami di sini selama bencana gempa bumi itu,” ungkapnya.

Pertemuan kemarin merupakan lawatan pertama Mark ke Kota Mataram. Melihat potensi apa saja yang bisa dikerjasamakan dengan pemerintah Kota Mataram. Belum sampai pada detail program.

Tapi Mark terlihat antusias dengan progresivitas pembangunan di Mataram dan memastikan diri siap mendukung pembangunan kota.

Sementara itu, Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh terlihat semringah. Begitu salah satu hasil pembangunannya dipuji Konjen Negara Adi Daya. Ahyar pun sempat menerangkan filosofi di balik gerbang.

“Itu Tembolaq atau dalam bahasa Indonesia disebut tudung saji,” kata Ahyar, sembari tersenyum.

Ahyar pun tak segan menceritakan rencana besar penataan kawasan di sana. Menyusul diakuinya oleh pemerintah pusat kawasan di lingkar selatan itu sebagai Landmark Lombok. Salah satunya yakni rencana membangun green belt. Hingga nantinya ada bangunan yang lebih megah yakni Tugu Mataram Metro.

“Itu belum tuntas, masih dalam proses pembangunan yang akan membuat kawasan semakin indah,” yakinnya. (zad/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Proyek Pasar ACC Ampenan Terancam Molor

Pengerjaan konstruksi fisik Pasar ACC Ampenan masih dalam proses sanggah. Belajar dari pengalaman tahun lalu, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram tidak ingin gegabah mengerjakan proyek yang anggarannya dari Kementerian Perdagangan itu. “Kita tidak ingin kejadian seperti  tahun lalu di Pasar Cakarenagara. Molor,” kata Kepala Disdag Kota Mataram H Amran M Amin, kemarin (18/9).

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.

Kasus Korona di Mataram Kembali Meningkat

Tren kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir mengalami peningkatan. Terjadi penambahan kasus tiap hari. “Biasanya kasus baru positif satu, dua. Tapi tadi malam sepuluh orang yang positif,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa, kemarin (17/9).

TGB Minta Kasus Penusukan Syaikh Ali Jaber Diusut Tuntas

Mantan Gubernur NTB yang juga ulama TGB M Zainul Majdi menyinggung kasus penusukan terhadap salah satu ulama nasional Syaikh Ali Jaber. Menurutnya, di balik kasus penusukan ini, ada upaya untuk memecah belah umat dan bangsa Indonesia.

Kampung Sehat NTB Jadi Energi Baru Penanganan Covid-19

Program Kampung Sehat yang diinisiasi Polda NTB mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan telah memberi dampak nyata pada upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun tak sungkan memberikan apresiasi yang tinggi pada Polda NTB atas program inovatif ini.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Pemda di NTB Wajib Daftarkan Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

"Seluruh tenaga kerja di NTB, baik yang ada di lingkungan pemerintah atau pun swasta, baik sektor formal maupun informal wajib mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Wisma.
Enable Notifications    Ok No thanks