alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Pekerja Swasta Harap-harap Cemas Menanti THR Lebaran

MATARAM-Lebaran tahun ini membuat para buruh galau. Karena tahun ini THR terancam tak terbayarkan karena pandemi covid-19. “Kami pasrah saja, ndak bisa berharap lebih sama kondisi ini,” kata Suharyanti, salah satu karyawan pertokoan Cakranegara, Kota Mataram pada Lombok Post, Senin (11/5).

Meski demikian, dia mengaku bersyukur masih diberi pekerjaan. Meskipun, harus berbagi sif dengan teman-temannya. “Kalau ditanya soal THR, semua karyawan pasti berharap, tak terkecuali saya. Tapi kami gak berani berharap lebih,” ujarnya.

Ia mengaku, perputaran uang di toko tempatnya bekerja mengalami penurunan. “Gak hanya di sini saja, di toko-toko sebelah juga sama. Pokoknya, sepi, beda jauh sama Ramadan tahun lalu,” keluhnya.

Agus Kurniawan, salah karyawan toko pakaian berharap THR tahun ini tetap cair. Mengingat, kebutuhan sehari-hari di tengah pandemi tak bisa dielakkan. “Tidak apa-apa hanya gaji pokok, setidaknya bisa untuk kebutuhan rumah tangga,” katanya.

Ia mengaku, mencari uang di tengah pandemi covid-19 tidaklah mudah. Apalagi, sudah ada imbauan pemerintah untuk tidak berkerumunan di satu tempat. “Kita ndak bisa bohong, semua butuh uang untuk kelangsungan hidup,” tuturnya.

Ketua DPD Serikat Pekerja Nasional (SPN) NTB Lalu Wira Sakti mengatakan, akan tetap memperjuangkan nasib para buruh. Menurut Wira, karyawan berhak mendapatkan THR, meskipun di tengah pandemi saat ini. “Pembagian THR itu kewajiban perusahaan, kalau semisal tidak mampu, harus ada obrolan lebih lanjut dengan karyawan. Agar tidak ada kekeliruan,” ujarnya. (tea/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Dapodik Versi Terbaru Buat Bingung, Dikbud NTB Latih Operator Sekolah

Kami rancang untuk yang pulau Lombok dulu,” kata Kepala Seksi  GTK SMK Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Dikbud NTB Mu'azam, Rabu (23/9/2020).

SMK di NTB Mulai Persiapan Ikuti LKS Tingkat Nasional

”Siswa yang ikut, sedang menjalani training center (TC),” kata Kepala SMKN 3 Mataram Ruju Rahmad, Rabu (23/9/2020).

Tekan Jumlah Pernikahan Dini, Rutgers Gandeng Pemkab Lobar

"Khusus di Lobar terdapat SK dari Dikbud Lobar untuk memperbanyak jumlah SMP dalam memberikan pembelajaran kesehatan reproduksi yang komprehensif melalui modul setara. Total SMP yang mengadaptasi modul setara meningkat dari 4 SMP menjadi 9 SMP. Ini menandakan respons baik pemkab dan memiliki tujuan sama untuk menekan pernikahan usia dini," terangnya.

Review Deliveree Indonesia: Pengalaman Sewa Truk Colt Diesel

Logistik merupakan hal yang sangat kompleks dan rumit. Bagi Anda yang sudah terbiasa dengan dunia logistik pasti sudah tahu seberapa ribetnya memastikan barang atau kargo yang ingin dikirimkan tiba dengan selamat di lokasi tujuan.

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks