alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

Balap Liar di Jalan Baru Resahkan Warga

MATARAM-Warga sekitar Jalan Ade Irma Suryani Lingkungan Jangkuk, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram diresahkan dengan aksi balap liar yang dilakukan sejumlah pemuda.

“Ini sangat menganggu kami,” kata salah seorang warga Hendri, kemarin (12/3).

Balap liar yang dilakukan para pemuda tidak hanya mengganggu warga. Namun juga pengguna jalan. Dimana, mereka menggunakan jalan semaunya tanpa memikirkan pengguna jalan lainnya.

Biasanya, kata Hendri, balapan liar dilakukan para pemuda sore hari. Bahkan tidak jarang mereka taruhan.

Tak hanya itu, Hendri juga kerap melihat pasangan muda-mudi mamadu kasih di jalan yang baru dibuka itu. Mereka bercumbu di lapak-lapak yang dibuatnya sendiri. “Saya juga gak ngerti anak muda sekarang ini,” beber Hendri.

Dulu, kata dia, balap liar sudah ditertibkan pihak kepolisian. Hilang sebentar. Namun kini tambah marak karena tidak ada pengawasan dari pihak pemerintah. Jika ini dibiarkan akan menganggu warga. Terutama yang tinggal di sekitar Jalan Ade Irma Suryani. “Kita mau melapor ke mana,” tanyanya.

Warga lainnya Ahbab Budiman kesal dengan ulah pemuda yang kerap balap liar. Bukan hanya bising, namun mengganggu pengendara lainnya.

“Masak kita disuruh tunggu mereka balapan dulu,” kesalnya.

Ia meminta pemeritah bisa mengambil langkah tegas. Sebelum ada korban atau terjadi tawuran yang nantinya melibatkan antar kampung, sebaiknya ditertibkan. “Bila perlu anak-anak yang balap liar ini diangkut motornya biar kapok,” sarannya.

Menanggapi hal itu, Kasat Pol PP Kota Mataram Bayu Pancapati mengatakan, balap liar ini merupakan pelanggaran di jalan raya. Oleh sebab itu, ini menjadi kewenangan dari Satlantas.

“Kalau mengganggu ketertiban umum, baru kita tindak,” kata Bayu.

Meski demikian, pihaknya siap turun memantau lokasi. “Nanti aita melakukan pendekatan lewat lurah dan kalingnya,” sebutnya. (jay/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

World Tourism Day, Pembangunan Harmoni Manusia dan Alam

PERUBAHAN arah pembangunan menuju pembangunan berkelanjutan saat ini menjadi tema utama dan agenda universal, termasuk dalam pembangunan disektor kepariwisataan. Pembangunan berkelanjutan yang dimaksud yakni menyeimbangkan dan mengintegrasikan antara pertumbuhan ekonomi, sosial dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia dan bumi (Resolusi Majlis Umum PBB, 2015).

PLN Diskon 75 Persen Tambah Daya Hingga 3 Oktober

PLN NTB terus mendukung upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi. Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan juga Industri Kecil Menengah. Salah satunya dengan memberikan keringanan Biaya Penyambungan Tambah Daya untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan perekonomian UMKM/IKM.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Masih Banyak Masyarakat Yakin Tak Tertular Korona

KESADARAN dan pemahaman masyarakat pada bahaya Covid-19 masih rendah. Hal itu tercermin dari survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Omnibus Law Disahkan, Buruh Ancam Mogok Nasional

Pembahasan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR yang sudah rampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pekerja. Sebab, pekerja akan paling terdampak dengan pasal-pasalnya. Salah satunya soal pemberian pesangon.

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks