alexametrics
Sabtu, 26 September 2020
Sabtu, 26 September 2020

Hasil Rapid Test, Dua Warga Babakan Reaktif

MATARAM-Terdapat dua hasil reaktif dari rapid tes di enam masjid Kota Mataram. ”Ada di Babakan. Di Masjid Syamsul Huda. Reaktif dua orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Mataram dr. H Usman Hadi, kemarin.

Terhadap mereka yang reaktif ini, Dikes berkoordinasi dengan RSUD Kota Mataram. Agar bisa dilakukan pengambilan swab. Sehingga bisa diketahui secara pasti apakah mereka terjangkit positif Covid-19 atau tidak.

Setelah pasar tradisional, Pemkot Mataram menyasar sejumlah masjid. Untuk melakukan rapid test terhadap masyarakat yang masih melakasanakan salat Tarawih. ”Kita mulai dari Senin malam,” kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh.

Selama ini, Pemkot Mataram sudah mengeluarkan imbauan. Selama masa pandemi agar masyarakat menunda kegiatan peribadatan di rumah ibadah. Hanya saja, di beberapa masjid masih ada yang melaksanakan salat Jumat maupun Tarawih.

Untuk lokasi masjid yang akan dilakukan rapid test, Ahyar menyerahkan sepenuhnya kepada camat. Camat pula yang memiliki kriteria terkait dipilihnya masjid tersebut. ”Iya salah satunya soal Jumatan dan salat Tarawih,” tuturnya.

Pelaksanaan rapid tes dikawal camat, lurah, Majelis Ulama Indonesia (MUI). Juga dari Danramil, Kapolsek, Satpol PP. Kepala lingkungan hingga ketua RT setempat juga bakal mengikuti kegiatan tersebut.

”Yang melakukan rapid pastinya dari Dikes,” ujar Ahyar.

Senin malam, ada enam masjid yang disasar Pemkot Mataram. Terbagi rata untuk enam kecamatan. Di Cakranegara, lokasi masjidnya berada di Kelurahan Cakranegara Barat; Kecamatan Sandubaya di Kelurahan Babakan; dan Kecamatan Mataram di Kelurahan Pagutan Timur.

Kemudian Kecamatan Selaparang di Kelurahan Rembiga; Kecamatan Ampenan di Kelurahan Ampenan Tengah; dan terakhir Kecamatan Sekarbela di Kelurahan Jempong Baru.

Selain melakukan rapid tes, Pemkot Mataram memberikan sosialisasi kepada tokoh agama dan masyarakat. Mengingatkan mengenai bahayanya virus Korona ini. ”Jadi sekaligus kita ajak bersama-sama untuk melakukan pencegahan,” tandas Ahyar.

Menanggapi dua orang yang reaktif tersebut, Ahyar meminta Dikes beserta RSUD Kota Mataram harus bergerak cepat. Melakukan swab sekaligus tracing kontak.

Soal apakah akan ada penutupan Pasar Mandalika, mengingat sudah ada empat pedagang yang reaktif, Ahyar masih menunggu hasil swab kembali. Juga berdasarkan penelusuran Dikes. Jika menunjukkan eskalasi penyebaran yang cukup masif. Penutupan bisa dilakukan.

”Kalau eskalasinya tinggi bisa ditutup,” katanya.

Sementara itu, juru bicara gugus tugas penanganan Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa mengatakan, sasaran rapid tes akan terus diperluas pemkot. Berdasarkan hasil tracing kontak yang dilakukan terhadap PDP positif.

”Kita upaya maksimal agar Covid-19 bisa segera berakhir,” kata Suwandiasa. (dit/jay/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks