alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

April, 500 Pengusaha Nasional Akan Berkumpul di NTB

MATARAM-Pemprov NTB sedang gencar menggaet investor untuk menanamkan modalnya. Upaya ini mendapatkan dukungan sejumlah pihak. “Apindo akan membawa ratusan investor ke NTB dalam waktu dekat,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) NTB Ni Ketut Wolini, Kamis(13/2).

Beberapa wilayah yang memiliki potensial ekonomi cukup tinggi dilirik investor. Seperti KEK Mandalika, Senggigi, tiga gili hingga Sekotong, Lombok Barat.

Rencananya, Apindo akan mendatangkan lebih dari 500 pengusaha besar di Indonesia. Nantinya akan dikumpulkan pada agenda rakernas Apindo April mendatang. “500 pengusaha ini terdiri dari pengusaha campuran, semua pengusaha dari Indonesia akan kumpul di sini,” ujarnya.

Menurut Wolini, ini adalah kesempatan emas untuk menggaet lebih banyak calon investor. Apalagi, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah dengan terbuka memberikan karpet merah kepada calon investor untuk menanamkan modalnya di NTB. “Kami harap, 500 pengusaha ini bisa memberikan pengaruh besar bagi investasi di NTB,” jelas dia.

Dia menilai, NTB memiliki pangsa pasar investasi yang sangat tinggi. “Kita akui bahwa pariwisata kita sangat cantik, apalagi sirkuit MotoGP yang akan memperlihatkan keindahan Lombok secara luas,” jawabnya.

Untuk itu, Apindo NTB meminta pemerintah, khususnya di kabupaten/kota agar tidak mempersulit perizinan. “Kami harap pemda bisa memperlancar proses perizinan calon investor, bukannya malah mempersulit,” tutupnya.

Terpisah, Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) NTB Sawaluddin mengatakan,.pihaknya gencar mendorong investor-investor muda di NTB. “Semakin banyak investor yang datang, maka semakin bagus ekonomi NTB ke depan,” katanya.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) NTB H Lalu Heri Prihatin mengatakan, investor sangat berpeluang menanamkan modalnya di NTB. Asal, konsep yang diinginkannya sesuai dengan aturan. Tidak setengah-setengah. Mengingat, banyak calon investor yang hanya memberikan kepastian tidak jelas. “Kejelasan itu lah yang penting,” katanya. (tea/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

BioSolar Non Subsidi, Solusi Kebutuhan Masyarakat Sumbawa

”Supaya mempermudah pelanggan membedakan jenis produk BBM yang dibeli,” terang Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji melalui rilis yang diterima Lombok Post, Rabu (30/9/2020).

Banyak Manfaat, Petani di Mataram Justru Enggan Terima Kartu Tani

”Ketika daftar, dia berada di titik lahan A dengan luas sekian. Namun, ketika kartu ini keluar, dia sudah mutasi nyewa lahan lain dengan luas berbeda,” jelasnya, Selasa (29/9/2020).

Bisnis Hidroponik, Bantu Perekonomian Warga Kota saat Pandemi

”Mereka bisa jual sendiri, atau bisa juga bermitra dengan kami. Soal pasar, kami yang carikan,” katanya kepada Lombok Post, Rabu (30/9/2020).

Dilantik Lusa, Kontribusi Pemuda Muhammadiyah Kota Mataram Dinanti

"Kita mengambil tema meneguhkan semangat kepemudaan untuk Kota Mataram maju dan religius," kata Ketua PDPM Kota Mataram Iskandar.

Dompu Zona Merah, Simulasi KBM Tatap Muka Dua Sekolah Distop

Rinciannya, SMAN 1 dan 2 Kilo, SMAN 1 dan 3 Pekat, SMAN 1 Kempo, SMKN 1 Manggalewa, SMKN 2 Dompu, dan SMAN 1 Hu’u. Namun, hanya simulasi di SMKN 2 Dompu dan SMAN 1 Hu’u yang dihentikan. ”Pertimbangannya, karena sekolah itu ada di wilayah kota dan dekat kota, sebagai pusat penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Cegah Penyakit Jantung di Masa Pandemi

dr. Yusra Pintaningrum, SpJP(K),FIHA,FAPSC,FAsCC

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks