alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Takut Pulang, Jumlah WNA Cina di NTB Terus Bertambah

MATARAM-Surat Edaran Kemenkumham Nomor: IMI-0954.GR.01.01 tentang Pengehentian Sementara Bebas Visa Kunjungan belum dicabut. Warga WNA Cina yang datang ke Indonesia sejak 9 Februari diberikan masa perpanjangan izin tinggal. ”Yang minta perpanjangan izin tinggal itu terus bertambah,” kata Kepala Imigrasi Kelas IA Mataram Syahrifullah, kemarin (13/3).

Bulan lalu, terdapat 54 WNA Cina yang berada di NTB membuat surat izin tinggal terpaksa. Total sekarang ada sebanyak 84 WNA Cina yang meminta izin tinggal secara terpaksa. ”Terdiri dari 38 orang laki-laki dan 46 orang perempuan,” jelasnya.

Rata-rata mereka datang semenjak setelah aturan tersebut dikeluarkan. Mereka diberikan perpanjangan izin tinggal selama 30 hari secara gratis. ”Setiap 30 hari, mereka harus memperpanjang izin tinggalnya lagi selama 30 hari,” bebernya.

Artinya, mereka harus wajib lapor ke Kantor Imigrasi. Langkah itu untuk mengantisipasi adanya permasalahan di kemudian hari. ”Misalnya nanti ada dugaan warga Cina yang terkena virus korona bisa didata lebih cepat,” terangnya.

Sebanyak 84 warga Cina itu tetap dalam pantauan. Mereka tinggal di wilayah Senggigi dan Kota Mataram. ”Saat ini, belum ada laporan warga cina yang mendapatkan izin tinggal terpaksa itu terkena virus korona,” tegasnya.

Aturan itu berlaku disebabkan karena adanya isu virus korona. Sebagian mereka khawatir pulang ke kampung halaman menyusul belum tuntasnya penanganan virus korona di negara mereka. Kepala Imigrasi menambahkan aturan itu hanya berlaku untuk warga Cina saja. ”Kalau warga negara lain diperbolehkan masuk ke Indonesia,” kata dia.

Lalu lintas keluar masuk untuk warga Cina sudah ditutup. Sehingga, mereka yang masih tinggal di NTB diberikan kebijakan untuk memperpanjang izin tinggal secara gratis. ”Saya berharap, wabah virus korona ini berakhir,agar berangsur normal,” harapnya. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Memenangkan Pilkada dengan Survei

ADALAH sahabat saya satu almamater, Denny JA, yang pertama kali memopulerkan survei untuk pemilihan umum melalui lembaganya yang bernama Lingkaran Survey Indonesia.  Baik untuk pemilihan Presiden, pemilihan kepala daerah, ataupun pemilihan anggota DPR, DPD, dan DPRD.

Kisah Wenri Wanhar, Lima Tahun Kaji Sejarah Borobudur

Borobudur bukan sekadar mahakarya untuk wisata atau ber-selfie ria. Tapi, secara tersembunyi merekam ajaran dan teknologi masa lampau. Wenri menemukan ajaran dan teknologi itu tersebar di pelosok Indonesia.

Lomba Kampung Sehat NTB Bangkitkan Semangat dan Kekompakan

WAKAPOLDA NTB Brigjen Pol Asby Mahyuza mengunjungi dua Kampung Sehat di Sumbawa. Yakni Kampung Sehat Lingkungan Maras, Kelurahan Samapuin, di Sumbawa Besar, dan Kamung Sehat Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir, di Pulau Moyo.

Pelibatan Tiga Pilar, Kunci Teggakkan Protokol Kesehatan

PENEGAKAN protokol kesehatan terus dimaksimalkan Polres Lombok Barat. Salah satunya dengan mengoptimalkan peran tiga pilar.

Proyek Pembangunan Dermaga Senggigi Tak Jelas

Dermaga Senggigi berpotensi mangkrak lebih lama. Meski Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Barat (Lobar) tetap mengupayakan kelanjutan pembangunannya. ”Mau tidak mau harus kita lanjutkan. Itu kewajiban kita,” kata Kadishub Lobar HM Najib.

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks