alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Rusunawa Bintaro Dibangun Setelah Lebaran

MATARAM-Pembangunan Rusunawa Bintaro dilakukan setelah lebaran Idul Fitri. ”Sekarang sedang kita lakukan pematangan lahan,” kata Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Mataram H Kemal Islam, kemarin.

Sempat terjadi tarik ulur atas rencana pembangunan. Meski begitu, Kemal menyebut sampai sekarang belum ada pemberitahuan resmi. Mengenai pembatalan Rusunawa Bintaro. ”Kalau persoalan dana, dari informasi pusat memang belum ada informasi pembatalan,” tuturnya.

Dengan begitu, Kemal menyebut pembangunan rusunawa Bintaro jalan terus. Sehingga Dinas Perkim menindaklanjuti dengan melakukan pematangan lahan. Lokasi pembangunan akan ditimbun dengan tanah untuk memperkuat pondasi bangunan nanti.

Keyakinan rusunawa Bintaro bakal dibangun, juga dari proyek yang sudah ditender. Kemal bahkan menyebut proses tender sudah selesai dilakukan. Tinggal dibangun saja, katanya.

”Biasanya pengerjaan fisik enam bulan targetnya. Insya Allah dimulai setelah lebaran, kita berdoa juga supaya tidak ada kendala, termasuk dari Korona ini,” ujar Kemal.

Rencananya, Rusunawa Bintaro dibangun dengan tiga lantai. Jumlah kamar ada 45 unit. Itu untuk tahap pertamanya. Tak menutup kemungkinan bakal dilakukan pembangunan tahap kedua, sesuai dengan kondisi keuangan dari Kementerian PUPR.

”Kita bersyukur saja sudah dikasih untuk pembangunan tahap pertama,” imbuhnya.

Kemal mengatakan, anggaran rusunawa Bintaro ada di Kementerian PUPR. Tidak terpengaruh dengan sejumlah dana yang diberi pusat untuk penanganan wabah Korona. Seperti dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK) yang ditarik pusat.

”Berbeda. Jadi Insya Allah tetap jalan terus. Doakan saja apalagi ini untuk masyarakat,” kata Kemal.

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh mengatakan, pemkot terus mengupayakan agar rusunawa tetap terbangun. Rusunawa bintaro menjadi kebutuhan penting untuk Kota Mataram. Guna menjawab persoalan di masyarakat. Terutama ketersediaan rumah yang layak huni dan sehat.

Hal-hal itu yang kemudian dinilai Ahyar, bahwa Rusunawa Bintaro menjadi prioritas pembangunan di Kota Mataram. Ditambah lagi dengan persoalan warga di RT 08 Lingkungan Pondok Perasi.

”Opsinya awalnya kan memang buat nelayan. Kebetulan, terjadi masalah di Pondok Perasi. Itu akhirnya masuk menjadi bagian percepatan rusunawa,” jelas Ahyar.

Sementara menunggu terbangunnya rusunawa, Ahyar warga bisa tinggal di hunian sementara (huntara). Yang sudah dibangun Pemkot Mataram yang dibangun untuk warga. Untuk itu pula, ia secara khusus telah memerintahkan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) agar melengkapi sarana dan prasarana di lokasi huntara. (dit/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

NTB Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2020

Provinsi NTB terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia ke-7 tahun 2020. ”Provinsi NTB sekaligus menjadi koordinator penyelenggaraan festival tahun ini,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pembukaan ISEF 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Pemkab Loteng Persilakan Ibu Hamil Kerja Dari Rumah

          PRAYA-Bupati Loteng HM Suhaili FT mengeluarkan surat edaran (SE) terbaru terkait sistem kerja aparatur sipil negara (ASN). “Ini karena belum terkendalinya penyebaran covid-19,” ujar juru bicara gugus tugas Covid-19 Loteng HL Herdan, Kamis (6/8) lalu.

Bila Rinjani Tak Dirawat, Status Geopark Dunia Bisa Dicabut

Status Rinjani sebagai geopark dunia bisa dicopot Unesco bila tidak dijaga dengan baik. Karena itu, kekayaan alam di kawasan Rinjani harus tetap dilestarikan. ”Selain sebagai geopark dunia Rinjani juga merupakan cagar biosfer dunia, kita harus sungguh-sungguh mengelolanya,” kata Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah

RSUD NTB Kini Lebih Siaga, Cegah Jenazah Korona Diambil Paksa

Jemput paksa jenazah pasien covid-19 kerap terjadi akhir-akhir ini. Insiden itu membahayakan semua pihak. Beberapa upaya coba dilakukan pihak rumah sakit untuk mencegah kejadian serupa.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).
Enable Notifications.    Ok No thanks