alexametrics
Minggu, 27 September 2020
Minggu, 27 September 2020

Beras Tak Layak Konsumsi Ditemukan Lagi dalam Bantuan JPS Mataram

MATARAM-Inspektorat Kota Mataram kembali menemukan beras tidak laik konsumsi dalam paket bantuan Jaminan Pengaman Sosial (JPS) Kota Mataram tahap ketiga.

“Kita sudah minta beras kurang bagus di CV Ujung Langit diganti,” kata Inspektur Inspektorat Kota Mataram HL Alwan Basri pada Lombok Post, Rabu (12/8).

CV Ujung Langit, kata Alwan, memiliki dua jenis kualitas beras. Ada yang bagus dan ada yang tidak bagus. “Ada beberapa ton kita minta diganti,” ujar Alwan.

Pihaknya menggandeng Bulog memeriksa kualitas beras JPS. “Karena mereka yang tahu mana beras yang bagus, kurang bagus, dan tidak bagus,” terang mantan Kadis Perdagangan Kota Mataram ini.

Tak hanya beras, namun juga beberapa bantuan seperti kerupuk di salah satu rekanan JPS Kota Mataram takarannya kurang. “Kebetulan kerupuk segelnya bisa dibuka. Jadi yang kurang kita minta ditambah,” imbuh mantan Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram ini.

Untuk diketahui, paket JPS tahap tiga akan didistribusikan hari ini (Rabu, Red) hingga Sabtu (15/8) ke kantor lurah di Kota Mataram. Pihaknya sudah meminta sebelum didistribusikan ke kantor lurah agar dicek dulu item-item sembakonya.

“Kita sudah minta teman-teman cek terlebih dahulu sebelum dikirim ke kantor lurah. Sekarang juga item sembakonya lebih bagus dari sebelumnya,” ungkap dia.

Asisten II Setda Kota Mataram H Mahmuddin Tura membenarkan adanya kekurangan takaran dari beberapa item sembako. Itu tidak lepas dari banyaknya paket yang akan didistribuskan dengan waktu yang cukup singkat.

“Takaran yang kurang seperti kerupuk dan jajan kita minta ditambah,” kata mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram.

Menurutnya, kekurangan takaran dari item sembako masih bisa ditoleransi. Karena masih dalam ambang batas yang wajar. Bahkan sudah ditambah item sembako yang kurang sebelum didistribusikan ke kantor lurah.

Kini, giliran kelurahan membagikan paket sembako kepada warga. Paling telat warga yang terdampak Covid-19 menerima sembako JPS sebelum 17 Agustus. “Begitu sampai paket JPS langsung didistrubusikan,” pinta dia.

Bantuan paket JPS untuk 32.548 kepala keluarga (KK) terjadi penambahan satu bulan. Setelah melakukan evaluasi ada sisa anggaran JPS maka Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh meminta agar paket JPS ditambh satu bulan dari rencana awal tiga bulan. “JPS ini kan untuk April, Mei, dan Juni. Namun kita ada tambahan untuk Juli,” katanya.

Jadi tambah dia, ada tambahan anggaran Rp 8 miliar lebih untuk satu bulan penyaluran paket JPS. “Satu bulan penyaluran JPS anggaran  sekitar Rp 8 miliar lebih,” tutur Tura. (jay/r3)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks