alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

Dokar NTB Mulai Mengaspal, Tarif Murah dan Ada Driver Muslimah

MATARAM-Tak mau hanya jadi penonton di daerah sendiri, H Mahmud akhirnya bereaksi. Ia membuat aplikasi transportasi online. Namanya Dokar. “Kita lebih murah dibandingkan aplikasi lain,” kata H Mahmud yang kini menjabat Owner Dokar NTB.

Aplikasi ini telah diluncurkan satu tahun lalu. “Kita ada Ojol muslimahnya,” ungkap Mahmud.

Dia mengatakan, saat ini sekitar 15 ribu yang sudah menggunakan aplikasi Dokar. Yang aktif baru 10 ribu. Per hari Dokar ini mendapat orderan 200 sampai 500.

Pada prinsipnya, Ojol Dokar ini sama seperti aplikasi lain. Ada untuk sepeda motor dan ada untuk mobil. Bahkan ada khusus driver perempuannya. “Kalau aplikasi lain mungkin tidak ada,” kata dia.

Untuk tarif sendiri, kata dia, Dokar lebih murah dibandingkan aplikasi lainnya. Tercatat ada 750 driver di Dokar, baik itu untuk sepeda motor maupun mobil. Semua makanan  bisa dipesan menggunakan aplikasi Dokar. Hanya saja untuk makanan seperti KFC, McDonalds, dan Pizza belum ada di Dokar. “Untuk menggunakan aplikasi Dokar tinggal download di Playstore,” ungkapnya.

Ide membuat Ojol Dokar berawal dari ditolaknya ia dan teman-temannya mendaftar di salah apilikasi Ojol. Saat itu, Ojol di aplikasi tersebut sudah penuh. “Dan teman-teman mendorong saya untuk membuat aplikasi sendiri,” ungkapnya.

Ia mengatakan, dulu orang tuanya merupakan pengusaha Cidomo menggunakan kuda. “Kalau kita pakai nama Cidomo sudah ada yang pakai. Makanya kita pakai Dokar, tapi bukan pakai kuda, melainkan pakai motor dan mobil,” kata Mahmud. (jay/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, NTB Promosikan Peluang Investasi

Ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Bank Indonesia. ”Pasti ujungnya juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala Perwakilan BI NTB Heru Saptaji.

Efek Pandemi, Transaksi Valas di NTB Melorot 90 Hingga Persen

”Hingga kini pandemi telah memukul telak seluruh kegiatan usaha penukaran valuta asing (kupva) di money changer hingga 90 persen,” kata Darda Subarda, pemilik Money Changer PT Tri Putra Darma Valuta, kepada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Silky Pudding Drink Lombok, Minuman Kekinian Satu-satunya di Lombok

Minuman ini hadir dengan delapan varian rasa, yakni Red Island, Choco Dream, Magical Blue, dan Beauty Sunset. Juga Baby Queen, Sweet Choco, Deep Purple dan terakhir ada Snlight Choco. “Harganya hanya Rp 13.000 per cup,” kata Ramadarima, pemilik Silky Pudding Drink Lombok.

Sumbawa Gelar Simulasi KBM Tatap Muka

”Masing-masing kecamatan, ada perwakilan atau piloting, minimal dua sekolah yang kami tunjuk,” kata Sahril.

Disdik Kota Mataram Berharap Bantuan Kuota Dimanfaatkan Maksimal

”Kami belum tahu persis, makanya kami akan tunggu petunjuk berikutnya,” ujarnya, pada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Saatnya Kota Mataram Dipimpin Arsitek

“Tidak bisa kita mengharapkan perubahan, kalau masih memberikan kepemimpinan pada orang yang sama,” kata Ketua Partai Gelora NTB HL Fahrurrozi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks