alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Direktur RSUD Mataram : Semua Alumni Ijtima Ulama Gowa Harus Jalani Rapid Test!

MATARAM-Pemkot Mataram tak mau lagi kecolongan. Langkah tegas diambil mulai hari ini. Terutama bagi warga yang berstatus ODP.

“Semua jamaah tablig yang pulang dari Gowa, Sulawesi Selatan, akan dilakukan rapid tes,” kata Direktur RSUD Kota Mataram dr HL Herman Mahaputra, Selasa (14/4).

Hari ini, rapid tes dimulai dari Kecamatan Ampenan. “Kita pusatkan di Puskesmas Ampenan,” jelasnya.

Dari data Bakesbangpol Kota Mataram, tercatat 60 jamaah tablig asal Kota Mataram yang pulang dari Gowa. Mereka menyebar di enam kecamatan. “Setelah Kecamatan Ampenan, menyusul kemudian Kecamatan Sekarbela, Mataram, Selaparang, Cakranegara, dan Sandubaya,” kata pria yang akrab disapa Dokter Jack ini.

Jika hasilnya reaktif, akan langsung dikarantina di Wisma Nusantara. Statusnya pun naik dari ODP menjadi PDP (Pasien Dalam Pengawasan).

Sebaliknya, jika hasilnya non reaktif, maka warga tersebut diminta melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan yang ketat sebelum dilakukan Swab. “Kita tidak akan memberikan keterangan sehat jika belum Swab,” tegasnya.

Diutarakan, ODP yang ada gejala atau tanpa gejala harus ditahu kondisinya dengan melakukan rapid tes. “Kita ini sudah kecolongan. Jadi ini harus kita tutup dulu. Siapa yang datang dari Gowa kita rapid tes semua,” kata dia.

Akhir bulan ini, kata Jack, pihaknya juga akan menerima reagen (pemeriksa Korona) dari pemerintah pusat. Untuk alat-alat pendukung lainnya, pihaknya sudah lengkap. Hanya reagen ini saja yang belum ada.

“Kalau alat ini ada, dua jam sudah bisa diketahui hasil Swabnya,” tuturnya.

PDP dan ODP juga akan diwajibkan tes Swab. Jika hasilnya positif akan dikarantina di RSUD Kota Mataram. Mereka tidak akan pulang sebelum benar-benar sembuh. “Kita sudah siapkan ruangan bagi pasien Korona di RSUD Kota Mataram,” tukasnya.

Camat Ampenan Syamsul Irawan mengatakan, dari data Bakesbangpol Kota Mataram jamaah tablig dari Kecamatan Ampenan ini menyebar di empat kelurahan. Yakni, Kelurahan Ampenan Tengah, Kebon Sari, Pejeruk, dan Kelurahan Ampenan Utara.

Namun, sesuai hasil rapat gugus tugas penanangan Covid-19 Kota Mataram bersama camat, rapid tes akan dilakukan di masing-masing puskesmas di kecamatan. “Hari ini kita yang pertama akan lakukan rapid tes,” ucapnya.

Rapid tes ini tidak hanya dilakukan hari ini. Jika jamaah tablig berhalangan, maka akan dilakukan tes di lain waktu.

Terpisah, Camat Selaparang Lalu Muksan Jalaludin mengaku kesulitan melakukan tracing kontak kepada jamaah tablig yang baru pulang dari Gowa, Sulawesi Selatan. Alasannya, tidak jarang jamaah pergi keluar daerah. “Kalau untuk rapid tes mereka harus dibuatkan jadwal,” ucapnya.

Guna mengantisipasi penyebarana Korona di Kecamatan Selaparang, kata dia, tiap lingkungan kini menutup hampir semua pintu masuk. Bahkan lingkungan diminta mendata warga yang datang dari luar daerah. “Jika ada warga dari luar daerah harus melapor,” ungkapnya. (jay/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

NTB Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2020

Provinsi NTB terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia ke-7 tahun 2020. ”Provinsi NTB sekaligus menjadi koordinator penyelenggaraan festival tahun ini,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pembukaan ISEF 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Pemkab Loteng Persilakan Ibu Hamil Kerja Dari Rumah

          PRAYA-Bupati Loteng HM Suhaili FT mengeluarkan surat edaran (SE) terbaru terkait sistem kerja aparatur sipil negara (ASN). “Ini karena belum terkendalinya penyebaran covid-19,” ujar juru bicara gugus tugas Covid-19 Loteng HL Herdan, Kamis (6/8) lalu.

Bila Rinjani Tak Dirawat, Status Geopark Dunia Bisa Dicabut

Status Rinjani sebagai geopark dunia bisa dicopot Unesco bila tidak dijaga dengan baik. Karena itu, kekayaan alam di kawasan Rinjani harus tetap dilestarikan. ”Selain sebagai geopark dunia Rinjani juga merupakan cagar biosfer dunia, kita harus sungguh-sungguh mengelolanya,” kata Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah

RSUD NTB Kini Lebih Siaga, Cegah Jenazah Korona Diambil Paksa

Jemput paksa jenazah pasien covid-19 kerap terjadi akhir-akhir ini. Insiden itu membahayakan semua pihak. Beberapa upaya coba dilakukan pihak rumah sakit untuk mencegah kejadian serupa.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).
Enable Notifications.    Ok No thanks