alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

RSUD Kota Mataram Siapkan Aplikasi SIMRS

MATARAM-Perkembangan teknologi informasi, menjadikan pelayanan di berbagai bidang lebih efisien dan inovatif. Termasuk di bidang kesehatan. Karena itulah dalam waktu dekat RSUD Kota Mataram akan meluncurkan layanan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS).

“Semua rumah sakit sekarang ini telah menggunakan perangkat IT, kami ingin melalui ini semuanya bisa terintegrasi,” kata Direktur RSUD Kota Mataram dr H L Herman Mahaputra, kemarin (15/2).

Dijelaskan, SIMRS disiapkan untuk menangani keseluruhan proses manajemen RSUD Kota Mataram. Mulai dari pelayanan terhadap pasien, apotek, penagihan, pemesanan tempat tidur dan kegiatan RS lainnya.

“Misalnya setelah dokter memeriksa pasiennya, kemudian memberikan resep, dokter cukup menulis lewat tab-nya nanti, lengkap dengan obat yang diambil di apotek,” ujar pria yang akrab disapa dr Jack ini.

Soal efisiensi, RSUD Kota Mataram nantinya tidak lagi menggunakan banyak kertas untuk rekam medik atau data lain. Sehingga, tidak terlalu banyak pegawai RS yang akan duduk di front office. Cukup dua atau tiga pegawai yang standby.

“Sebab masyarakat sudah bisa mendaftar sendiri dari rumahnya, melalui layanan aplikasi ini,” tegasnya.

Layanan aplikasi ini memudahkan warga Kota Mataram, untuk memeriksa berapa jumlah kamar dan tempat tidur yang tersedia di RS. Termasuk harga dan kelas mana saja yang masih tersedia, stok obat, aset-aset RS, laporan keuangan dan masih banyak lagi.

Selain itu, manfaatnya bisa mengurangi jumlah antrean di RSUD Kota Mataram. Sebagai rumah sakit milik pemerintah dan tipe B, tentu saja bisa menerima semua rujukan pasien dari seluruh NTB.

Namun, dr Jack meminta masyarakat untuk bersabar. Aplikasi ini belum bisa dinikmati dalam waktu dekat. Karena penerapannya harus melalui mekanisme tender, dan sudah masuk dalam sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemkot Mataram.

“Masih dalam proses tender terkait dengan pengadaan server dan alat pendukung lainnya,” kata dia.

Anggaran pengadaan aplikasi SIMRS mencapai Rp 2,8 miliar bersumber dari APBD 2019. Dokter Jack berharap, pada Maret mendatang, pengerjaan proyek ini sudah bisa berjalan, agar dampaknya bisa segera dirasakan oleh masyarakat dan pihak RSUD Kota Mataram. (yun/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Dapodik Versi Terbaru Buat Bingung, Dikbud NTB Latih Operator Sekolah

Kami rancang untuk yang pulau Lombok dulu,” kata Kepala Seksi  GTK SMK Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Dikbud NTB Mu'azam, Rabu (23/9/2020).

SMK di NTB Mulai Persiapan Ikuti LKS Tingkat Nasional

”Siswa yang ikut, sedang menjalani training center (TC),” kata Kepala SMKN 3 Mataram Ruju Rahmad, Rabu (23/9/2020).

Tekan Jumlah Pernikahan Dini, Rutgers Gandeng Pemkab Lobar

"Khusus di Lobar terdapat SK dari Dikbud Lobar untuk memperbanyak jumlah SMP dalam memberikan pembelajaran kesehatan reproduksi yang komprehensif melalui modul setara. Total SMP yang mengadaptasi modul setara meningkat dari 4 SMP menjadi 9 SMP. Ini menandakan respons baik pemkab dan memiliki tujuan sama untuk menekan pernikahan usia dini," terangnya.

Review Deliveree Indonesia: Pengalaman Sewa Truk Colt Diesel

Logistik merupakan hal yang sangat kompleks dan rumit. Bagi Anda yang sudah terbiasa dengan dunia logistik pasti sudah tahu seberapa ribetnya memastikan barang atau kargo yang ingin dikirimkan tiba dengan selamat di lokasi tujuan.

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks