alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

7.000 Orang Daftar Kartu Prakerja

MATARAM-Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Mataram menerima 7.000 pendaftar kartu prakerja. ”Itu yang datang langsung di kantor. Ada juga yang online kan, dari masing-masing individu. Tapi jumlahnya kita tidak tahu persis,” kata Kadisnaker Kota Mataram Hariadi, kemarin.

Tentu tidak semua yang mendaftar akan mendapat kartu prakerja. Mereka akan disaring terlebih dahulu. Yang tidak memenuhi persyaratan, dipastikan gugur. ”Nanti yang menentukan pusat, lolos atau tidaknya. Kita hanya mengajukan saja,” ujarnya.

Pendaftar yang lulus akan mendapatkan dana sebesar Rp 3,55 juta. Meliputi biaya pelatihan secara daring sebesar Rp 1 juta, kemudian insentif sebesar Rp 600 ribu per bulan. Yang diberikan selama empat bulan pascapelatihan. Kemudian ada dana survei sebanyak Rp 150 ribu.

Kata Hariadi, pelatihan yang ingin diikuti diserahkan sepenuhnya kepada peserta. Apakah perhotelan hingga tata boga. Yang pasti biaya sebesar Rp 1 juta, tidak bisa dicairkan. Harus digunakan untuk pelatihan.

”Yang penting sejuta itu habis untuk pelatihan,” tuturnya.

Untuk pelatihannya, juga ditentukan pemerintah pusat. Pemerintah daerah melalui Disnaker, tinggal menentukan lembaga pelatihan kerja di masing-masing wilayah.

Pendaftar yang mencapai 7.000 orang, berasal dari pencari kerja. Selain itu, kata Hariadi, ada juga pekerja dirumahkan hingga mereka yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Akibat pandemi Korona.

Potensi pendaftar kartu prakerja bisa lebih dari 7.000 orang. Hariadi mengatakan, jika menghitung dari jumlah pengangguran, angkanya mencapai 12 ribu orang. Hanya saja tak bisa semuanya dicover.

“Yang bisa kita cover hanya sekitar 1.650 orang. Yang sudah mengajukan sekarang, semoga bisa dapat semua,” kata Hariadi.

Sementara itu, Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh mengatakan, pemerintah juga akan memikirkan mengenai bantuan untuk warga yang terdampak. Bukan saja mereka yang masuk dalam basis data terpadu (BDT) di Kementerian Sosial.

”Semuanya akan kita pikirkan. Karena kita tahu pandemi ini sangat memukul perekonomian warga,” kata Ahyar. (dit/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Pemkab Loteng Persilakan Ibu Hamil Kerja Dari Rumah

          PRAYA-Bupati Loteng HM Suhaili FT mengeluarkan surat edaran (SE) terbaru terkait sistem kerja aparatur sipil negara (ASN). “Ini karena belum terkendalinya penyebaran covid-19,” ujar juru bicara gugus tugas Covid-19 Loteng HL Herdan, Kamis (6/8) lalu.

Bila Rinjani Tak Dirawat, Status Geopark Dunia Bisa Dicabut

Status Rinjani sebagai geopark dunia bisa dicopot Unesco bila tidak dijaga dengan baik. Karena itu, kekayaan alam di kawasan Rinjani harus tetap dilestarikan. ”Selain sebagai geopark dunia Rinjani juga merupakan cagar biosfer dunia, kita harus sungguh-sungguh mengelolanya,” kata Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah

RSUD NTB Kini Lebih Siaga, Cegah Jenazah Korona Diambil Paksa

Jemput paksa jenazah pasien covid-19 kerap terjadi akhir-akhir ini. Insiden itu membahayakan semua pihak. Beberapa upaya coba dilakukan pihak rumah sakit untuk mencegah kejadian serupa.

Target Emas, NTB Kirim Sembilan Petinju ke PON Papua

Bumi Gora meloloskan sembilan petinju ke PON Papua 2021. Salah satunya petinju putri Endang. Dia ditargetkan bisa menyumbangkan medali emas. ”Saya akan berusaha yang terbaik. Target pasti yang terbaik,” ujar Endang, Jumat (7/8) lalu.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications.    Ok No thanks