alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

Cek Nama Anda, Warga Mataram Penerima Bantuan JPS Diumumkan di Kantor Lurah

MATARAM-Pemkot Mataram mulai terbuka terkait penerima bantuan di masa pandemi Covid-19. ”Nama-nama penerimanya kita tempelkan di kantor lurah,” kata juru bicara gugus tugas penanganan Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa, kemarin.

Daftar nama yang ditempelkan bukan saja untuk penerima jaring pengaman sosial (JPS). Yang disalurkan Pemkot Mataram. Tapi untuk seluruh jenis bantuan. Seperti bantuan dari JPS Gemilang dari Pemprov NTB, bantuan pangan non tunai (BPNT) dan bantuan sosial tunai dari Kemensos.

”Itu by name by addres. Lengkap. Termasuk dengan beberapa kriterianya, seperti lansia, veteran, dan lain-lain,” ujarnya.

Masyarakat bisa mengecek langsung ke kantor lurah. Apakah mereka masuk sebagai daftar penerima bantuan sembako maupun uang tunai, yang diberikan Pemkot Mataram, Pemprov NTB, maupun dari Kemensos.

Warga lainnya, bisa juga mengecek nama-nama yang ada di dalam daftar tersebut. Apakah mereka layak sebagai penerima atau tidak. Jika ditemukan kejanggalan, warga bisa melaporkan kepada petugas di kelurahan. Nanti laporan tersebut ditindaklanjuti gugus tugas.

Meski begitu, Suwandiasa menyebut daftar nama penerima yang sekarang dipampang di kantor lurah, telah melewati proses verifikasi dan validasi. ”Mereka yang kita umumkan itu sudah diverifikasi semua,” tutur Suwandiasa.

Dalam proses penyaluran bantuan, Suwandiasa menyebut gugus tugas melakukannnya dengan prinsip kehati-hatian. Mereka tidak ingin salah sasaran. Masyarakat yang seharusnya menerima, justru tidak kebagian bantuan di masa pandemi Covid-19 ini.

Karena itu, ia meminta masyarakat untuk memaklumi. Tidak juga menyalahkan pemerintah. Pemkot bukan lamban dalam proses penyalurannya. Tapi berusaha agar berhati-hati. ”Ini membutuhkan waktu. Dilakukan juga dengan prinsip kehati-hatian,” sebut Suwandiasa.

Lebih lanjut, untuk memudahkan mengenai pendataan warga penerima bantuan, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berencana membuat sebuah aplikasi. Di aplikasi tersebut, kata Suwandiasa, masyarakat bisa melihat nama-nama penerima bantuan. Sekaligus, mereka bisa juga mengusulkan siapa yang berhak menerima.

Usulan tersebut akan ditindaklanjuti Dinas Sosial dengan melakukan verifikasi dan validasi. ”Kalau layak, dipastikan menerima. Dengan aplikasi itu nanti, masyarakat tidak perlu datang lagi ke kantor lurah,” tandas Suwandiasa.

Sementara itu, Asisten II Setda Kota Mataram H Mahmuddin Tura mengatakan, angka penerima JPS Kota Mataram masih sangat dinamis. Tapi tetap dengan target 26 ribu penerima bantuan. Hanya saja tahap pertama, dari rencana semula sebanyak 18.000 warga, kini bertambah menjadi sekitar 20 ribu.

Dari target tersebut, belum semua paket sembako disalurkan Pemkot Mataram. Hingga pertengahan Mei ini, baru sekitar 13.282 paket. Rinciannya, 5.000 paket di dropping pertama; 4.000 dropping kedua; dan yang ketiga sebanyak 4.282 paket. Masih kurang sebanyak 6.718 paket sembako.

Paket tersebut seharusnya disalurkan di April. Sebagai tahap pertama JPS Kota Mataram. Namun, akibat rancunya pendataan, pemkot berulangkali melakukan verifikasi dan validasi data penerima.

”Tetap kita usahakan secepatnya untuk menuntaskan tahap pertama ini,” tuturnya. (dit/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Gowes di Jalan Raya Kini Tak Bisa Lagi Serampangan, Ini Aturannya

Belakangan tren bersepeda marak. Agar tertib, maka Kementerian Perhubungan mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 59 Tahun 2020 Tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan pada 14 Agustus lalu. Kemenhub rutin untuk melakukan sosialisasi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Pemda di NTB Wajib Daftarkan Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

"Seluruh tenaga kerja di NTB, baik yang ada di lingkungan pemerintah atau pun swasta, baik sektor formal maupun informal wajib mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Wisma.
Enable Notifications    Ok No thanks