alexametrics
Selasa, 11 Agustus 2020
Selasa, 11 Agustus 2020

Lawan Korona, Kelurahan Cilinaya Mataram Perketat Jam Malam

PERGESERAN penyebaran Korona di Kota Mataram terus terjadi. Yang dulunya banyak pasien terpapar di lingkungan. Kini beralih ke perkantoran dan pusat perbelanjaan. Seperti yang terjadi di Kelurahan Cilinaya.

Meski begitu, kelurahan dengan sepuluh lingkungan ini terus menekan penyebaran Covid-19. Jam malam pun diberlakukan. Dengan cara menutup pintu masuk setiap lingkungan.

“Jam sepuluh malam sudah ditutup jalan-jalan di lingkungan,” kata Lurah Cilinaya I Gusti Agung Nugrahini, kemarin (15/7).

Awal Juni lalu Kelurahan Cilinaya masuk zona hijau. Namun kini berubah menjadi zona oranye. Tercatat sembilan warga terpapar Korona di wilayah ini. Rinciannya, lima pasien sembuh, tiga masih dalam perawatan, dan satu pasien meninggal.

Angka ini terus ditekan. Nugrahini bahkan memasang target, pada Agustus mendatang, kelurahan Cilinaya harus sudah berstatus zona hijau yang dulunya pernah disematkan di salah satu kelurahan di Kecamatan Cakranegara ini.

Dia tidak menampik belasan pekerja di wilayah Cilinaya terpapar Korona beberapa lalu. Ada yang di bank dan ada juga di rumah makan. Namun, semua warga itu bukan dari Cilinaya. Mereka dari luar yang bekerja di kelurahan Cilinaya.

Untuk mencegah penyabaran Korona, dia meminta pengusaha menerapkan protokol kesehatan. Hotel, bank, dan pusat-pusat perbelanjaan di Cilinaya wajib menerapkan protokol kesehatan. Tidak hanya menyiapkan tempat cuci tangan, cek suhu tubuh, pakai masker,  dan jaga jarak. Namun karyawan harus menggunakan penutup wajah.

Dia melihat protokol kesehatan diterapkan pengusaha di wilayah Cilinaya mulai ada inovasi. Seperti Hotel Maktal. Tempat cuci tangan disediakan hotel ini bukan lagi dengan memegang keran air. Tapi ditekan menggunakan kaki, air sudah keluar.

Meski begitu kerumunan warga di pusat perbelanjaan tidak bisa dihindari. Seperti di sejumlah supermarket dan pusat perbelanjaan lainnya. “Pusat perbelanjaan yang menyiapkan bahan pokok  ramai,” ungkapnya.

Nugrahini meminta pusat perbelanjaan menerapkan protokol kesehatan. Bahkan ia menjadwalkan diri untuk patroli bersama Babinsa dan Bimaspol di sejumlah pusat perbelanjaan untuk melihat penerapan protokol kesehatan.  “Tongkrongan para ojek online juga kita sisir,” tuturnya.

Camat Cakranegara M Erwan menargetkan, pada Agustus, Kecamatan Cakranegara masuk zona hijau. Di Kecamatan Cakranegara kata dia, warga yang banyak terpapar Korona berasal dari Kelurahan Cakra Barat. Namun kini hampir semua warga yang terpapar itu sudah sembuh.

“Kita sudah meminta agar lurah turun ke masyarakat. Terutama di pusat-pusat perbelanjaan,” katanya. (jay/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

VIDEO : Dua Kali Masuk Bui, Papuk Jon Kembali Ditangkap Polisi

Sorang pria berinsial MB alias Papuk Jon tak juga kapok. Meski usia sudah memasuk 58 tahun, Papuk Jon masih saja mencuri. ”Kakek ini residivis. Sudah dua kali masuk penjara. Kasus sebelumnya juga mencuri,” kata Kapolsek Cakranegara AKP Zaky Maghfur, Senin malam (9/8).

Kapal Tenggelam di Tarakan, Satu Polisi Asal Lombok Tengah Meninggal

Kabar duka datang dari Ditpolairud Polda NTB. Satu anggotanya yang sedang bawah kendali operasi (BKO) di Ditpolairud Polda Kalimantan Utara (Kaltara) meninggal dunia.

Penjualan Mobil Toyota di NTB Masih Stagnan, Avanza Paling Diminati

”Dibanding saat kondisi normal, penjualan mobil baru pulih di angka 40-50 persennya saja. Kondisi ini bisa dibilang masih jauh dari situasi penjualan saat normal dulu,” kata Kepala Cabang Krida Toyota NTB Samsuri Prawiro Hakki, kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Data Kemiskinan NTB Belepotan, Verifikasi dan Validasi Sangat Lambat

Verifikasi dan validasi data kemiskinan atau data terpadu kesejahteraan sosial (DTSK) di NTB rupanya masih lambat. Hingga kemarin, baru lima daerah yang melaporkan hasil verifikasi dan validasi DTSK tersebut. Dari lima daerah itu, progres tiga daerah belum sampai 50 persen.

Kurikulum Darurat, Materi Belajar Siswa Dipangkas Hingga 70 Persen

LAMA DINANTI, Kurikulum darurat secara resmi telah diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pada kurikulum ini, banyak materi yang dipangkas bahkan lebih dari separo.

Lale Sileng, Figur Pemimpin Perempuan Kaya Pengalaman Birokrasi

Kenyang pengalaman di dunia birokrasi, Hj Lale Prayatni punya modal mumpuni untuk memimpin daerah. Urusan mengelola birokrasi, anggaran, hingga perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, sudah lekat dengan kesehariannya. ”Sudah khatam saya soal itu,” kata Prayatni.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks