alexametrics
Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020

Mataram Waspada Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Pengendara

MATARAM-Pohon tumbang di Jalan Sriwijaya Kota Mataram, siang kemarin nyaris menimbulkan korban jiwa. “Tapi Alhamdulillah semuanya selamat. Dalam mobil putih ada satu orang, mobil ini (warna oranye) ada empat penumpang, dua orang masih anak-anak. Sementara pengendara sepeda motor ada dua orang juga selamat,” kata Lurah Mataram Timur Rahmawati.

Total pengendara yang nyaris tertimpa pohon sebanyak tujuh orang. Namun beruntung semuanya selamat. Hanya kendaraan mereka saja yang rusak parah. “Kami dari kelurahan sebenarnya sudah mengantisipasi kejadian ini dengan melakukan perantingan pekan lalu. Hanya saja kemampuan kami terbatas,” ungkap Wati, sapaan lurah ini.

Ia berharap pihak dari Dinas Perumahan dan Pemukiman bisa melakukan perantingan di sepanjang Jalan Sriwijaya. Mengingat kondisi pohon banyak yang tua dan berukuran besar. Sehingga berpotensi membahayakan. “Tidak hanya sepanjang Jalan Sriwijaya, mungkin semua jalan di Kota Mataram ini,” harapnya.

Sementara salah satu saksi mata, Putra mennceritakan kronologi kejadian tumbangnya pohon berukuran besar ini. “Kejadiannya sekitar pukul 12.30 Wita saat hujan deras disertai angin kencang,” kata Putra yang bekerja sebagai juru parkir di sekitar lokasi kejadian.

“Saya melihat pohonnya tiba-tiba tumbang dengan cepat. Tapi pengendara yang ada di dalam mobil putih ini selamat karena segera keluar,” imbuhnya.

Angin kencang membuat akar pohon yang tak jauh dari Kantor DPD I Golkar NTB tersebut terangkat. Kemudian dalam hitungan detik, pohon itu tumbang ke arah jalan menimpa mobil putih jenis Toyota Avanza. “Kalau mobil putih itu hanya satu orang isinya,” tutur Putra.

Hanya beberapa meter dari  kendaraan warna putih yang tertimpa pohon, satu unit kendaraan Toyota Yaris warna oranye dan satu sepeda motor jenis Honda Vario juga mengalami hal yang sama. Pohon tumbang menimpa dua kendaraan ini.

“Kalau yang di dalam mobil warna oranye itu saya lihat ada anak-anak segera dikeluarkan pengemudinya. Mereka selamat karena berhasil keluar sebelum pohon menimpa mobil itu,” tutur Putra.

Dari penelusuran Lombok Post, mobil Avanza berwarna putih itu dikendarai oleh AP (inisial, Red). Ia selamat dari kejadian ini. “Alhamdulillah beliau (AP), baik-baik saja,” kata salah satu koleganya yg tidak mau disebutkan namanya.

Terpisah, Aipda Santosa, pihak dari Polresta Mataram juga memastikan tidak ada korban jiwa. “Hanya kerugian materil. Pemiliknya sudah kembali ke rumahnya masing-masing,” katanya saat mengevekuasi kendaraan yang tertimpa pohon.

Sementara Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Mataram Arif Rahman menjelaskan ada 12 pohon tumbang di Kota Mataram akibat hujan deras dan angin kencang, siang kemarin. Enam di antaranya ada di Jalan Sriwijaya. Sisanya menyebar di Pagesangan hingga Jalan Lingkar Selatan.

“Sejauh ini informasi yang kami terima tidak ada korban jiwa. Hanya kendaraan saja yang tertimpa,” paparnya.

Selain pohon tumbang, Arif juga mengatakan angin puting beliung juga terjadi di Pesongoran. Membuat empat unit rumah warga rusak. Pihak BPBD Kota Mataram langsung menerjukan 30 orang dibantu petugas Dinas PUPR, Perkim, Tagana Dinas Sosial, dan pihak kepolisian sekitar 20 orang. (ton/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Mandiri Syariah Launching Fitur E-mas di Mandiri Syariah Mobile

Berdasarkan tren dan kebutuhan customer tersebut, kami melakukan inovasi produk layanan digital berbasis emas melalui fitur e-mas di MSM,” jelas Syafii.

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Makmur : Warga Mataram Pemilih Cerdas

Kritik terhadap jalannya debat Pilkada Kota Mataram yang telah terlaksana dua kali datang dari sejumlah pihak. Banyak yang menilai debat monoton, datar bahkan ada yang mensinyalir debat sebagai sebuah konspirasi.

Ini Dia Morikai, Masker Wajah dari Daun Kelor Bikin Wajah Kinclong

Nurul Rahmadani begitu kreatif. Perempuan jebolan Agri Bisnis Universtas Mataram ini memanfaatkan daun kelor sebagai bahan kosmetik. Terutama masker wajah.

Peluang Raih Hati Pemilih Mataram di Debat Terakhir

Sejauh ini, beberapa lembaga survei mengunggulkan H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum). Elektabilitas pasangan ini disebut jauh meninggalkan tiga pasangan lain.

HARUM Buka Ruang Kreatif untuk Pemuda MATARAM

Gelombang revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental pada berbagai tatanan kehidupan global. Hal ini ditandai dengan semakin berkembangnya kreativitas dan inovasi berbasis pemanfaatan teknologi informasi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks