alexametrics
Jumat, 26 Februari 2021
Jumat, 26 Februari 2021

Jaga Imun Anak, Sekolah Tatap Muka Harus Menyenangkan

MATARAM-Simulasi pembelajaran tatap muka sudah mulai dilaksanakan semua sekolah yang ada di Kota Mataram, Kamis (14/1) lalu. Mulai dari PAUD, SD, hingga SMP.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Mataram mengingatkan pihak sekolah untuk tetap menjaga protokoler kesehatan yang ketat selama proses simulasi belajar tatap muka dilaksanakan.

“Kami sudah turun ke beberapa sekolah. Dari TK, SD, dan SMP. Protokoler yang diterapkan memang sudah cukup baik,” kata Anggota DPRD Kota Mataram Nyayu Ernawati, kemarin (15/1).

Di TK Pertiwi belakang Kodim 1606 Lobar misalnya. Di sana Nyayu dan anggota Komisi IV DPRD Kota Mataram menemukan para murid begitu tertib menerapkan protokoler kesehatan. Sejak pintu masuk, mereka dicek suhu tubuhnya oleh petugas yang berjaga. Kemudian para murid diarahkan untuk cuci tangan menggunakan sabun hingga wajib menggunakan masker.

“Di dalam kelas, jaraknya juga cukup jauh dan mereka menggunakan masker sesuai aturan menutup hidung dan mulut,” syukurnnya.

Kedisiplinan anak-anak ini membuat dewan senang. Karena bisa mencegah potensi mereka terpapar Covid-19.

Bertolak dari TK Pertiwi, dewan kemudian mengunjungi SDN 6 Mataram. Di sana dewan menemukan simulasi pembelajaran tatap muka dilakukan dengan pembagian waktu. Setiap kelas diisi setengah dari kapasitas normal.

“Mereka juga disiapkan fasilitas dengan protokoler Covid-19 seperti hand sanitizer dan tempat cuci tangan di depan kelas. Siswa juga bawa face shield,” ungkapnya.

Sejauh pengamatan dewan di lapangan, sekolah sudah menyiapkan sarana prasarana dan menerapkan protokol Covid-19. “Kerumunan yang biasa terjadi di depan SMPN 2 Mataram juga berhasil diurai. Tidak ada yang jualan,” tuturnya.

Pedagang memang tidak boleh berjualan untuk sementara waktu. Karena perlu kehati-hatian mencegah terjadinya kerumunan. “Yang menjadi catatan kami di sekolah, kami harapkan para guru bisa membuat suasana pembelajaran yang menyenangkan untuk menjaga imun siswa. Jangan terlalu banyak diberikan tugas dulu selama simulasi ini,” pintanya.

Informasi dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram Lalu Fatwir Uzali simulasi pembelajaran tatap muka akan dilaksanakan 14 sampai 27 Januari. Semua sekolah diwajibkan menerapkan protokoler kesehatan dengan sangat ketat. “Sekolah yg mengabaikan protokol kesehatan akan kita tutup,” tegasnya.

Dinas Pendidikan Kota Mataram ingin melihat formulasi apa yang paling tepat kedepannya jika kondisi lebih baik. Mengingat tidak ada yang tahu kapan Covid-91 ini akan berakhir.

“Kami mempersilakan dewan untuk memantau dan menilai serta memberikan masukan kegiatan simulasi agar semua berjalan baik,” katanya. (ton/r3)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications   OK No thanks