alexametrics
Jumat, 14 Agustus 2020
Jumat, 14 Agustus 2020

Baznas Santuni 240 Marbot Masjid di Kota Mataram

MATARAM-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memberi bantuan marbot masjid di Kota Mataram. ”Total bantuan diberikan Rp1 juta per tahun per orang,” kata Ketua Baznas Kota Mataram H Mahsar Malaka, Jumat (17/4).

Pemberian bantuan dilakukan dalam dua tahap. Setiap tahapnya diberikan Rp500 ribu. Mahsar menyebut, bantuan ini diharapkan bisa membantu marbot di tengah kondisi pandemi virus Korona saat ini.

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh mengatakan, bantuan yang diberikan Baznas bersifat sosial. Diberikan melalui Pemkot Mataram. ”Kita berterimakasih juga kepada Baznas atas bantuan yang diberikan. Marbot di masjid-masjid Kota Mataram sudah diperhatikan,” kata Ahyar.

Ahyar menyebut, pemerintah harus hadir di masyarakat dalam kondisi sekarang. Bukan saja melalui program bantuan dari Baznas. Tapi juga rencana jaring pengaman sosial (JPS) yang diambil melalui anggaran di gugus tugas Covid-19 Kota Mataram.

Program JPS ditujukan untuk menangani dampak ekonomi yang ditimbulkan pandemi virus Korona. Pemkot siap menggelontorkan dana hingga Rp70 miliar. Diberikan dalam bentuk sembako, kepada sekitar 62 ribu warga kota.

Bantuan akan mulai diberikan April hingga enam bulan ke depan. Pemkot menetapkan 19 kriteria, untuk mereka yang menerima bantuan. Seperti penduduk miskin, pemulung, nelayan, hingga lansia.

Selain itu, Ahyar juga memastikan marbot masjid di Kota Mataram, harus juga masuk dalam penerima JPS. Dari data yang dihimpun, sebanyak 240 marbot akan masuk dalam data 60 ribu warga yang terdampak.

”Kita masukkan juga. Mereka akan menerima bantuan dalam bentuk sembako sampai September,” ujar Ahyar. (dit/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belajar Tatap Muka Harus Ada Izin Orang Tua Siswa

TALIWANG- Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) HW. Musyafirin menegaskan belajar tatap muka di sekolah di tengah covid-19 bisa saja digelar. Tetapi syaratnya harus ada izin atau persetujuan orang tua siswa.

Lima Daerah di NTB Alami Kekeringan Parah, Ini Daftarnya

Lima daerah di NTB mengalami kekeringan ekstrem dengan status awas. Yaitu Kabupaten Dompu, Bima, Sumbawa, Sumbawa Barat, dan Lombok Timur. ”Masyarakat  kami imbau mewaspadai dampak dari kekeringan,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat Luhur Tri Uji Prayitno, kemarin (11/8).

Tertular Korona, Satu Anggota DPRD Lombok Timur Diisolasi

SELONG-Salah seorang anggota DPRD Lotim berinisial SM terpapar covid-19. “Ya, ada anggota kami yang dikonfirmasi positif,” kata Wakil Ketua DPRD Lotim H Badran Achsyid membenarkan informasi tersebut saat dihubungi Lombok Post, Selasa (11/8).

Soal Wifi Gratis Dewan Mataram : Pak Sekda Jangan Siap-Siap Saja!

Niat DPRD Kota Mataram untuk memasang wifi gratis di setiap lingkungan segera terealisasi. “Pak Sekda sudah bilang siap. Tapi saya bilang jangan siap-siap saja. Harus segera, karena anak-anak sangat butuh,” terang Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Mataram Nyayu Ernawati.

Lale-Yusuf atau Pathul-Nursiah, Siapa Didukung Golkar di Loteng?

MATARAM-Tampilnya H Yusuf Saleh mendampingi Lale Prayatni atau Lale Sileng membuat dinamika politik di Lombok Tengah (Loteng) semakin dinamis. Tidak hanya untuk peta perebutan kursi Kepala Daerah tetapi untuk arah dukungan partai Golkar.

H Masrun : TGH Saleh Hambali Harus Jadi Pahlawan Nasional

PRAYA-Kiprah dan nama besar ulama NU TGH Saleh Hambali tercatat dalam sejarah. Tokoh ulama karismatik yang berkontribusi nyata dalam membangun pendidikan dan semangat kebangsaan di Lombok, NTB.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.

Berkarya Pecah, Baihaqi-Diyah Terancam

MATARAM-Dualisme kepengurusan di DPP Partai berkarya berimbas ke daerah. terutama bagi Paslon yang sebelumnya menerima SK dukungan dari kepengurusan Berkarya terdahulu. Salah satunya pasangan H Baihaqi-Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi (Baru) di Pilwali Mataram.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.
Enable Notifications.    Ok No thanks