alexametrics
Kamis, 18 Agustus 2022
Kamis, 18 Agustus 2022

Dinas Pertanian Mataram Jamin Ketersediaan Hewan Kurban Aman

MATARAM-Dinas Pertanian (Distan) Kota Mataram melakukan komunikasi dengan kabupaten/kota lain untuk ketersediaan hewan kurban pada hari raya Idul Adha ditengah meningkatnya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Sekarang sudah banyak sapi yang sembuh,” kata Kabid Peternakan Distan Kota Mataram Diyan Riyatmoko, kemarin.

Dari data Dinas Pertanian Kota Mataram, tercatat ada 436 ternak terpapar  PMK. Dari jumlah tersebut ada 151 ekor sapi sembuh. Dan tiga ekor dipotong karena sakit. “Kami sudah komunikasi dengan kabupaten. Sudah banyak yang mengalami sembuh total,” ujarnya.

Jadi menurutnya, tidak ada masalah dengan ketersediaan hewan kurban. “Yang mati tidak ada, yang dipotong ada tiga ekor karena sakit,” ucapnya.

Baca Juga :  Pemuda yang Hilang di Kali Unus Mataram Itu Ditemukan Meninggal Dunia

Hukum hewan kurban saat wabah PMK sudah difatwakan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Diyan mengatakan, sesuai fatwa MUI pada saat wabah PMK, ternak yang sakit ringan dibolehkan menjadi hewan kurban. “Kerena sekarang wabah PMK maka ternak yang sakit ringan bisa menjadi hewan kurban,” terangnya.

Sementara yang sakit berat tidak dibolehkan menjadi hewan kurban. Akan tetapi tetap bisa dipotong dan dagingnya bisa disedekahkan. “Daging hewan kurban yang terjangkit PMK bisa dikonsumsi,” terangnya.

Diutarakan, H-2 Idul Adha pihaknya akan turun ke panitia kurban yang ada di Kota Mataram. Bahkan pihaknya akan melakukan penyuluhan sesuai edaran wali kota terkait hewan kurban.

Plt Kepala Distan Kota Mataram Hj Tri Utami menambahkan, pihaknya akan membentuk tim untuk pengawasan hewan kurban. Tim ini akan mengecek hewan kurban pada Idul Adha. “Sekarang sapi yang terpapar PMK sebagian besar sudah embuh,” tuturnya.

Baca Juga :  PAD Mataram Merosot, Sekda: Kami Tak Bisa Menghindar!

Dia berharap sebelum Idul Adha sapi yang sembuh dari PMK lebih banyak lagi. Sehingga nantinya bisa menjadi hewan kurban pada Idul Adha. “Sekarang proses penyembuhan hewan kurban terpapar PMK masih berlangsung,” pungkasnya. (jay/r3)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/