alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Pengelola Hiburan di Mataram Masih Abai Protokol Covid-19

MATARAM-Diberi kesempatan buka usaha, pengelola hiburan malam di Kota Mataram abaikan protokol covid-19. ”Pengelola tempat hiburan, hotel, dan kafe tidak ketat menerapkan protokol kesehatan,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) NTB Tri Budiprayitno, Kamis (16/7/2020).

Hal itu diketahui setelah digelar operasi gabungan, Rabu (15/7) malam, mulai pukul 19.30-22.30 Wita. Operasi itu melibatkan TNI, Polri, dinas perhubungan, Satpol PP NTB, dan Pol PP Kota Mataram.

Tim gabungan menyasar dua kawasan yakni Kecamatan Mataram dan Cakranegara. Di wilayah Mataram tim memasuki tempat hiburan malam, angkringan, PKL, restoran, dan pusat perbelanjaan.

Kemudian di wilayah Cakranegara mereka mendatangi restoran, hotel-hotel  yang menyiapkan hiburan malam dan karaoke, kafe-kafe yang menyediakan minuman tradisional, hingga kafe-kafe modern.

Dalam operasi itu, tim menemukan masih banyak tidak menggunakan masker. ”Kami menghukum pushup bagi pengunjung karaoke dan kafe yang tidak pakai masker,” jelasnya.

Selain itu, tim membubarkan dan memulangkan pengunjung karaoke, kafe, dan tempat hiburan malam yang tidak pakai masker. Tim kemudian mendata dan mengidentifikasi lokasi pelanggaran protokol kesehatan covid-19. ”Teguran lisan juga kami berikan kepada pengelola hotel, kafe, tempat hiburan malam dan warga yang tidak taat,” ujarnya.

Tidak sampai di situ, 74 orang petugas gabungan yang dikerahkan membubarkan kerumunan massa yang menyalahi aturan protokol kesehatan covid-19. ”Kami memberikan imbauan sepanjang jalan mulai dari Mataram sampai Cakranegara,” jelasnya.

Razia protokol kesehatan di tempat hiburan malam dilakukan karena penularan virus korona kembali meningkat. ”Kondisi saat ini butuh kepedulian semua pihak tanpa terkecuali,” tegasnya.

Jumlah pasien positif semakin meningkat, begitu pula pasien yang meninggal dunia terus bertambah. Orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) juga bertambah.

”Semua upaya akan kami ikhtiarkan seperti memobilisasi anggota Pol PP untuk memberikan edukasi kepada masyarakat,” katanya.

Tidak hanya ke tempat hiburan malam, pasar-pasar tradisonal, kantor pemerintahan, dan sekolah-sekolah juga terus dipantau. ”Rupanya ikhtiar ini harus dilakukan bersama-sama agar lebih masif dan efektif,” tegasnya.

Terpisah, Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 NTB H Lalu Gita Ariadi mengatakan, mengingat bahaya virus korona, upaya pendisiplinan warga akan terus ditingkatkan. ”Tidak cukup dengan imbauan, penerapan sanksi juga akan dilakukan,” katanya.

Menurutnya, ketaatan menjalankan protokol covid-19 menjadi satu-satunya cara mencegah penyebaran virus. Bila warga tidak disiplin, penyebaran akan meluas. Dampaknya akan sangat buruk bagi kesehatan dan perekonomian daerah. ”Seluruh sumber daya kita bisa terkuras untuk itu saja,” katanya.

Ia meminta pengelola tempat usaha menerapkan protokol covid-19 dengan benar. Bila tidak, pemda ke depan akan menutup tempat usaha tersebut. Hal sudah diatur dalam rancangan perda yang sedang disusun. (ili/r5)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks