alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Pencairan Insentif Tenaga Kesehatan di Mataram Belum Merata

MATARAM-Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Mataram meminta tenaga kesehatan (Nakes) yang mendapat uang insentif untuk berbagi. Yakni dengan memberikan sebagian kepada Nakes yang belum mendapatkan.

“Kalau saya dapat (dicairkan), saya kasi juga Nakes yang belum. Namanya kita sama-sama bekerja,” kata Kepala Dikes Kota Mataram dr H Usman Hadi, Jumat (14/8) lalu.

Usman tidak ingin terjadi kecemburuan sosial saat pencairan uang insentif Nakes. Insentif ini kata dia, bukan hanya untuk PNS, namun juga non PNS. “Mudah-mudahan minggu depan sudah keluar,” harap Usman.

Saat ini, kata dia, intensif bagi Nakes sudah ada di Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram. Masing-masing Nakes, baik di Puskesmas, RSUD Kota Mataram, dan Dikes Kota Mataram masih melengkapi surat pertanggungjawaban (SPJ) pencairan dana. Uang intensif  yang akan dicairkan untuk tiga bulan sebesar Rp 3,8 miliar. “Baru 60 persennya yang keluar,” ujar dia.

Dia ingin Nakes bisa saling membantu. Karena tidak menutup kemungkinan Nakes yang sudah bekerja belum keluar uang insentifnya.

Sementara Direktur RSUD Kota Mataram dr HL Herman Mahaputra mengatakan, untuk Nakes RSUD Kota Mataram yang akan menerima uang insentif berjumlah 360 orang. “Tapi kita akan bagi rata,” tutur pria yang akrab disapa dokter Jack ini. (jay/r3)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Jasa Raharja NTB turut Berpartisipasi Meriahkan Hut Lantas Ke-65

Sebagai bentuk koordinasi dan memperkokoh sinergi Kepala Cabang Jasa Raharja (JR) NTB bersama jajaran, Selasa (22/9) turut serta memeriahkan puncak HUT Lalu Lintas Bhayangkara Ke-65.

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks