alexametrics
Kamis, 22 Oktober 2020
Kamis, 22 Oktober 2020

Kuota Gratis untuk Pelajar, Data Siswa Sudah Dikirim ke Pusat

MATARAM-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjanjikan bantuan kuota internet kepada para siswa untuk menunjang pelaksanaan belajar dari rumah (BDR) di masa pandemi Covid-19. Namun hingga kini, bantuan tersebut belum direalisasikan.

“Kita sudah mengirim data siswa yang akan mendapat bantuan kuota internet melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sekolah ke Kemendikbud,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram HL Fatwir Uzali, kemarin.

Fatwir tidak tahu jumlah siswa yang akan menerima bantuan paket data internet yang sudah dikirim ke Kemendikbud. Namun yang jelas, ujar dia, data siswa di Dapodik sudah dikirim ke pusat untuk mendapat kuota internet.

“Hampir seluruh siswa dari TK, SD, dan SMP Negeri dan Swasta kita usulkan. Sekitar 60.000 orang,” tutur mantan Kepala Sekolah SMAN 1 Mataram.

Diungkapkan, nomor siswa yang dikirim ke Kemendikbud harus milik siswa. Sehingga bantuan kuota internet yang diberikan pemerintah pusat tepat sasaran dan sesuai harapan.

Dia sudah meminta pihak sekolah untuk memastikan nomor yang dikirim ke pusat benar-benar yang dipakai siswa. “Jangan sampai nomor yang dikirim milik orang tuanya. Sehingga siswa tidak bisa belajar nantinya,” terang pria yang juga pernah menjadi Kepala SMAN 4 Mataram ini.

Dijelaskan, bantuan kuota internet dihajatkan untuk menunjang pembelajaran dalam jaringan (Daring). Karena sampai saat pembelajaran tatap muka di sekolah belum bisa diterapkan. Mengingat penyebaran Covid-19 belum mereda. Informasinya, pemerintah akan memberikan kuota internet sebesar 35 GB per siswa.

“Apakah ini untuk sebulan atau dua bulan kita belum tahu. Tapi yang jelas paket ini untuk pembelajaran,” ungkapnya.

Kepala SMPN 1 Mataram Saptadi Akbar sudah mengirim data siswa untuk mendapat kuota internet. Pihaknya mengusulkan semua siswa agar bisa mendapat bantuan kuota internet.

“Kalau kita di sini hampir semua siswa punya HP,” terang  Akbar.

Dia berharap bantuan ini segera direalisasikan ke siswa. Sehingga BDR bisa berjalan dengan baik di tengah pandemi Covid-19. “Sekarang belajar tatap muka belum bisa dilakukan. Kita juga tidak tahu kapan Korona akan berakhir,” terang mantan Ketua PGRI Kota Mataram ini. (jay)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kenali La Nina, Waspadai Dampaknya

HUJAN dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur sebagian wilayah Indonesia beberapa waktu belakangan ini. Tentu banyak pihak yang bertanya-tanya, apakah memang musim hujan telah datang ? Berdasarkan prakiraan awal musim kemarau tahun 2020/2021 oleh BMKG, musim kemarau tahun 2020 ini sifatnya memang tidak sekering tahun sebelumnya.

17 Ribu Tenaga Kesehatan NTB Bakal Divaksin Lebih Dulu

Pemprov NTB telah menyetor nama-nama tenaga kesehatan untuk diberikan vaksin anti Covid-19. ”Daftar tenaga medis sudah saya serahkan ke pusat,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, kemarin (20/10).

Kampanye Sehat di Dompu Pasangan Eri-HI Bagi Masker untuk Para Lansia

PASANGAN Calon Bupati dan Wakil Bupati Dompu Eri Aryani-H Ichtiar (Eri-HI) terus menyuarakan kampanye sehat. Salah satunya dengan bagi-bagi masker saat ada kegiatan kampanye tertutup.

Juri Kampung Sehat NTB Mulai Menilai Pemenang di Sumbawa

Tim Penilai Lomba Kampung Sehat tingkat provinsi sedang berada di Sumbawa. Penilaian kini sedang dilakukan pada tiga pemenang Lomba Kampung Sehat tingkat kabupaten di wilayah tersebut. Yang sudah dinilai hingga kemarin Kelurahan Samapuin dan Desa Moyo Hilir.

XL Axiata, Pertama di Asia Tenggara yang Pakai SAP S/4HANA Cloud

“XL Axiata berhasil melakukan transformasi menjadi pemimpin dalam hal penyedia layanan digital dan data. Kami sangat percaya dan berkomitmen penuh terhadap transformasi digital sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan,” kata Yessie D. Yosetya, Director & Chief Information-Digital Officer XL Axiata.

Anggota DPR RI Ragukan NTB Siap Selenggarakan MotoGP

”Kami belum melihat ada promosi besar-besaran di tengah masyarakat,” katanya dalam keterangan pers di restoran Taliwang H Moerad, Rabu (20/10/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7
Enable Notifications    Ok No thanks