alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Fatwir Ingin Jadikan Semua Sekolah Unggul, Tidak Ada Sekat

Selama ini sekolah sering dikotak-kotakkan. Ada sekolah unggul dan ada juga yang tidak. Di bawah kepemimpinan Lalu Fatwir Uzali sebagai Kepala Disdik semua SD dan SMP di Kota Mataram akan dijadikan sebagai sekolah unggul.

ALI ROJAI, Mataram

===============

TAK diduga, Lalu Fatwir Uzali menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram. Dia dilantik oleh Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh Jumat (15/2) lalu. Sebelumnya, nama Fatwir begitu ia disapa tidak terlalu diunggulkan memimpin dinas pendidikan Kota Mataram. Sebab, ada sejumlah nama-nama besar yang menjadi kompetitor pada  seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama  Lingkungan Pemerintah Kota Mataram.

Seperti Kepala SMAN 2 Mataram Sahnan dan Kabid Dikdas Disdik Kota Mataram HL Mohammad Sidik.Selain itu terdapat nama Kabid Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB H Muhtadi Hairi dan Kepala SMPN 3 Mataram Suherman.

Dilantiknya Fatwir tidak ada kejutan atau spekulasi miring. Sebab, track record Fatwir dalam bidang pendidikan di kota Mataram cukup moncer. Dulu, saat SMA/SMK dikelola kabupaten/kota, Fatwir sudah menjadi nakhoda beberapa sekolah besar di kota Mataram. Seperti SMAN 4 Mataram, SMAN 7 Mataran, dan terakhir SMAN 1 Mataram.

Namun ketika peralihan SMA/SMK ke provinsi, dia harus terpental karena aturan. Di mana, kepala sekolah tidak boleh menjabat dua periode di sekolah yang sama. Sehingga ia harus pindah ke sekolah lain. Alih-alih mau dipindah menjadi kepala sekolah di SMA yang lain, ia malah dijadikan guru biasa di SMAN 3 Mataram.

Perasaan aneh tentu dirasakan Fatwir. Karena ia termasuk kepala sekolah senior tiba-tiba diturunkan sebagai guru biasa. Apalagi selama menjadi kepala sekolah Fatwir memiliki seabrek prestasi. Di SMAN 7 Mataram, Fatwir pernah membawa harum nama NTB ketika Smanju menjadi sekolah satu-satunya di NTB yang dinobatkan sebagai sekolah sehat tingkat nasional. Begitu juga di SMAN 1 Mataram banyak prestasi yang ditorehkan.

Fatwir bukan orang baru di dunia pendidikan. Tentunya ia sudah memiliki visi akan membawa ke mana pendidikan Kota Mataram ini. Apalagi sebentar lagi ia akan dihadapkan dengan gawe nasional. Yakni ujian nasional (UN). Ia harus bisa mempertahankan Kota Mataram sebagai peraih nilai UN tertinggi di NTB. “Ini yang harus kita pertahankan, bila perlu hasil UN lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya,” harap mantan Kepala SMAN 4 Mataram ini.

Sebagai kasek yang cukup lama, Fatwir tentunya banyak makan garam dalam dunia pendidikan. Saat ini yang utama dilakukan akan meningkatkan pelayanan pendidikan dan kualitas sekolah. Dalam pelayanan  pendidikan harus ada standar pelayanan dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS). Setelah itu baru dilakukan evaluasi diri sekolah (EDS) serta akreditasi.

Jika ini sudah dilakukan ujar Fatwir,  maka semua sekolah di Kota Mataram akan unggul. Sehingga dengan sistem zonasi nantinya  masyarakat bisa menyekolahkan anaknya kemana saja karena semua sekolah di Kota Mataram unggul semua. “Kita harus ciptakan sekolah unggul,” sebutnya.

Selama ini kata Fatwir, pada penerimaan peserta didik baru (PPDB)  masyarakat cenderung memaksakan anaknya ke sekolah yang unggul. Kini tidak bisa lagi dilakukan seiring ada sistem zonasi. Jadi, mau tidak mau kepala sekolah harus melakukan perubahan membuat sekolahnya menjadi sekolah unggul agar dilirik masyarakat. “Semua sekolah di Kota Mataram harus unggul. Tidak boleh lagi ada yang unggul dan tidak unggul,” sebutnya.

Dalam waktu yang cukup singkat ini Fatwir juga harus membuat gebrakan. Selama ini sekolah-sekolah di kota Mataram seperti kehilangan induknya setelah kepala Disdik sebelumnya H Sudenom tersangkut kasus. Kini, ia harus bisa membuat gebrakan agar dunia pendidikan di kota bermoto Maju Religius, dan Berbudaya kembali kemasa keemasannya. “Mataram harus menjadi yang terbaik dalam peraihan hasil UN nantinya,” tutupnya. (*/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belum Terima Bantuan Kuota, Siswa Diminta Lapor ke Sekolah

Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks