alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Produk Lokal Siap Mengglobal

MATARAM-NTB kaya dengan produk kerajinan. Kualitasnya tidak kalah degan produk daerah lain. Kerajinan seperti kain tenun, anyaman, hingga mutiara sudah tersohor. Peminatnya tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga luar negeri.

”Kualitas produk (kerajinan) kita dari berbagai pelosok daerah bagus-bagus, kita sangat kaya,” kata Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, di acara Inspiratif Expo, Diskominfotik NTB, di Jalan Udayana, kemarin (17/3).

Salah satu produk NTB yang punya nilai jual tinggi adalah tenun. Corak tenun lokal NTB sangat diminati masyarakat luas. Di tingkat nasional, tenun NTB merupakan produk yeng diperhitungkan bersama tenun Kalimantan dan Sumatera. Corak dan warna warni yang unik membuatnya sangat disukai. Bahkan sudah banyak yang dikirim ke luar negeri. ”Kalau kita bawa ke acara nasional, selalu dilirik,” tuturnya.

Hal itu terbukti dalam pameran di Bali beberapa waktu lalu, tenun-tenun dari Pringgasela yang menggunakan pewarna alami sangat diminati. Semuanya ludes terjual dalam pameran tersebut. Pewarna dari bahan alami merupakan hal yang baru dan ramah lingkungan, sehingga peminatnya sampai luar.

Demikian juga dengan produk lainnya seperti kerajinan anyaman, gerabah dan mutiara juga sama. Masing-masing sudah punya brand tersendiri di pasar nasional.

Tapi tantangan ke depan adalah meningkatkan sekala produksi. Saat ini produk-produk tersebut masih dibuat dalam sekala kecil dan secara tradisional. Karena itu ke depan mereka masih perlu dibina dan ditingkatkan agar bisa lebih bersaing. Sehingga produk tersebut benar-benar mengglobal.

Pemerintah provinsi sendiri sudah mengeluarkan kebijakan agar para pegawai menggunakan tenun lokal dua kali seminggu pada jam kerja. Hal itu kemudian diikuti Pemda Kabupaten/Kota lain di NTB. Cara itu sangat efektif untuk menyerap produk-produk lokal. Tapi justru penenun sendiri kewalahan menerima pesanan dan belum sanggup memenuhi semua permintaan.

Saat Dekranasda NTB terus memperkuat branding produk lokal. Salah satu caranya dengan mengikuti pameran nasional dan internasional. Beberapa waktu lalu sudah dilakukan pameran di Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam waktu dekat akan promosi di Australia dan Dubai, di Timur Tengah.

Ia ingin agar produk NTB lebih banyak dijual ke luar negeri agar semakin terkenal dan perajin mendapatkan manfaat lebih.

Dalam memajukan produk kerajinan, Dekranasda NTB menggandeng Dinas Perdagangan, para pemilik modal hingga bank-bank. Harapannya mereka akan membantu pengembangan usaha para perajin.

”Kita kerja sama dengan pemerintah agar hasil kerajinan ini bisa diserap  dengan baik,” katanya.

Dalam acara itu, Dekranasda memperkenalkan pengurus dan program-program kerja yang dilakukan Dekranasda NTB. Mulai dari program promosi produk NTB hingga menjalin kerja sama dengan semua pihak. Dengan kerja sama itu, ia yakin potensi-potensi NTB lebih mudah diangkat.

Festival Tambora 2019

Dalam acara tersebut, juga digelar pameran produk lokal seperti tas dari kerajinan ketak, kain tenun, hiasan mutiara, hingga berbagai produk olahan pangan. Hj Niken mengunjungi satu per satu stand produk lokal dan membelinya.

Pada acara Inspiratif Expo itu juga digelar promosi Fstival Tambora 2019, yang akan digelar di Doro Ncanga, Kabupaten Dompu 3-10 April mendatang. Dimeriahkan juga dengan acara fashion show pakaian tenun, musik perkusi, pertunjukan bela diri, dan bagi-bagi hadiah kepada masyarakat yang hadir di acara tersebut.

Kepala Diskominfotik NTB H Tri Budiprayitno menambahkan, pihaknya memberikan ruang kepada semua instansi pemerintah, baik OPD maupun organisasi masyarakat untuk menyampaikan program mereka kepada publik. ”Pemerintah perlu menyampaikan program-program yang dijalankan kepada masyarakat luas,” katanya. (ili/r5/Adv)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Dapodik Versi Terbaru Buat Bingung, Dikbud NTB Latih Operator Sekolah

Kami rancang untuk yang pulau Lombok dulu,” kata Kepala Seksi  GTK SMK Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Dikbud NTB Mu'azam, Rabu (23/9/2020).

SMK di NTB Mulai Persiapan Ikuti LKS Tingkat Nasional

”Siswa yang ikut, sedang menjalani training center (TC),” kata Kepala SMKN 3 Mataram Ruju Rahmad, Rabu (23/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks