alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Alhamdulillah, Hasil Swab 17 Jamaah Tabligh di Mataram Negatif Korona

MATARAM-Hasil swab sejumlah jamaah tabligh (JT) dinyatakan negatif. ”Jumlahnya 37 orang. Termasuk satu orang yang meninggal di jalan di Ampenan itu,” kata Direktur RSUD Kota Mataram dr. HL Herman Mahaputra, kemarin.

Seluruh yang negatif merupakan kategori pasien dalam pengawasan (PDP). Beberapa di antaranya JT yang masuk dalam klaster Gowa. Proses pengambilan Swab dilakukan dari Selasa, 14 April.

Dokter Jack mengatakan, total JT yang sudah diambil Swab mencapai 75 orang. Untuk hasil swab negatif dari klaster Gowa, jumlahnya mencapai 17 orang. Sementara sisanya masih harus menunggu hasil uji spesimen di RS Universitas Mataram maupun RSUP NTB.

”Kalau dihitung dari kemarin (Kamis), total sudah ada 54 hasil Swab yang negatif,” ujarnya.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 27 orang sudah diperbolehkan pulang. RSUD Kota Mataram mengeluarkan surat yang menyatakan mereka negatif virus Korona. Sementara 10 orang sisanya, rencananya dipulangkan hari ini.

”Menyusul. Kita pulangkan secara bertahap. Kalau yang Swab negatif di hari Kamis, sudah kita pulangkan pada hari itu juga,” tutur Jack.

Meski sudah diperbolehkan pulang, Jack meminta mereka untuk tetap menjaga diri. Membatasi aktivitas di luar rumah. Tetap menjalankan imbauan pemerintah untuk social dan physical distancing.

Jika terpaksa harus beraktivitas di luar rumah, wajib menggunakan masker. ”Sementara bertahan dulu di rumah di tengah kondisi seperti sekarang ini,” imbaunya.

Sebagian PDP yang negatif, sebelumnya menjalani isolasi di Wisma Nusantara. Dengan fasilitas lengkap dari Pemkot Mataram.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa mengatakan, hingga Jumat ada 40 orang yang menjalani isolasi di Wisma Nusantara. ”Kalau kondisinya stabil, sehat, pilihannya kita isolasi mandiri di Wisma Nusantara,” kata Suwandiasa.

Suwandiasa mengatakan, gugus tugas terus berusaha menekan angka penyebaran virus Korona. Tenaga medis juga bekerja keras untuk memberi penanganan terbaik bagi PDP positif yang menjalani perawatan di rumah sakit.

Pola penyebaran Korona di Mataram berasal dari tiga klaster. Bogor, Gowa, dan Jakarta. Total ada 20 PDP positif dari ketiga klaster tersebut. Di luar mereka, ada tiga orang yang masuk kategori tanpa klaster. Tertular dari keluarga yang pernah ke zona merah virus Korona.

Dari total PDP positif, dua orang di antaranya meninggal dunia. Masing-masing dari klaster Jakarta dan Bogor. Kabar baiknya, ada tiga orang yang telah sembuh. Dua dari klaster Gowa, satu lagi dari klaster Jakarta.

”Kita berharap akan lebih banyak yang sembuh. Masyarakat bisa membantu dengan menjalankan imbauan dari pemerintah,” kata Suwandiasa. (dit/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Gak Pakai Masker, PNS Bakal Didenda Rp 200 Ribu

Aturan wajib menggunakan masker diberlakukan di Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menegaskan sanksi bagi pelanggar akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB.

Tiga Dokter dan Delapan Perawat RSUD Dompu Diisolasi

Sebanyak 11 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Dompu yang sempat kontak dengan HM, pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjalani isolasi. Masing-masing tiga dokter dan delapan perawat.

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks