alexametrics
Selasa, 11 Agustus 2020
Selasa, 11 Agustus 2020

Lawan Korona, Satu Lingkungan Satu Tenaga Kesehatan di Taman Sari

Kelurahan Taman Sari, Ampenan, Kota Mataram patut jadi contoh. Kelurahan ini benar-benar total dalam memerangi Covid-19. Semua kekuatan dan sumber daya kelurahan dikerahkan.

——————

 

BERBAGAI upaya dilakukan kelurahan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Salah satunya Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Kelurahan ini menyiapkan tenaga kesehatan (nakes) di masing-masing lingkungan. ”Nakes ini adalah warga Kelurahan Taman Sari yang diberdayakan di lingkungannya,” kata Lurah Taman Sari Arif Satraiwan

Ia menyebut, cukup banyak warga Taman Sari yang terpapar positif Covid-19. Di satu sisi,  tenaga kesehatan yang berdomisili di kelurahan tersebut juga cukup banyak. Mereka lalu diberdayakan untuk mengajak warga patuh menjalankan protokol kesehatan. ”Di Kelurahan Taman Sari ada enam lingkungan. Masing-masing lingkungan ada satu atau dua orang nakes-nya,’’ kata Arif.

Pemberdayaan tenaga kesehatan itu cukup efektif. Jumlah warga yang positif bisa ditekan. ”Keberadaan nakes dilingkungan ini sangat bermanfaat,” katanya.

Selain nakes, Taman Sari juga menurunkan kader posyandu untuk mengedukasi warga. Mereka diperkuat dengan surat keputusan (SK) kelurahan. ”Ada lima kader posyandu yang membantu kita dilingkungan,’’ tambahnya.

Sebagai penguat nakes dan kader posyandu, Taman Sari juga dibantu relawan kesehatan. Dengan adanya relawan kesehatan, Taman Sari bergotong royong melawan Covid-19.  ”Tanpa gotong royong ini  kita tidak akan menang melawan Covid-19,” ujarnya.

Bagi warganya yang reaktif, Taman Sari juga menyiapkan rumah isolasi mandiri. Lokasinya di Lingkungan Seruni. Salah satu ruko milik warga yang kosong dipilih sebagai tempat rumah isolasi.

Lokasinya cukup tepat. Ruko berlantai dua itu jaraknya terpisah cukup jauh dengan permukiman warga. ”Di kamar bawah ada tempat tidur. Kita sudah sediakan listrik, air dan seluruh kebutuhannya,’’ jelasnya.

Beberapa warga yang reaktif telah merasakan isolasi di tempat tersebut. ”Ini sebagai upaya kami, kalau ada yang reaktif boleh itu dipakai,’’ katanya.

Sebagai kelengkapan rumah isolasi, mobil ambulans juga disiapkan. Ambulans itu bantuan warga yang bersedia meminjamkan mobilnya untuk digunakan. ”Ambulans ini sudah siap jika memang dibutuhkan. Tinggal dilaporkan saja akan ada yang menjemput. Kita juga disupport penuh Puskesmas Tanjung Karang,’’ jelasnya.

 

Kebersamaan Warga

 

Kebersamaan warga Taman Sari juga patut dicontoh. Warga gotong royong menjahit membuat masker. Masker ini sudah dibagikan secara gratis. Warga swadaya mencari bahan atau kain. Kemudian diserahkan kepada warga yang punya keterampilan menjahit.

”Tukaran mungkin lebih tepatnya. Ada lingkungan yang kirim masker. Lingkungan yang lain menggantinya dengan mengirim hand sanitizer. Murni sawadaya,’’ terangnya.

Tidak sampai di situ, warga Taman Sari membuat disinfektan, lalu dibagikan gratis ke warga. ”Kami hanya ingin membantu pemerintah dengan swadaya,” ujar Arif.

Inovasi lainnya, warga Taman Sari membantu ketersediaan makanan. Mereka memperkenalkan sistem cantelan. Dimana warga bebas menggantungkan makanan dan sejenisnya di tempat yang sudah disediakan. Mulai dari sembako, mie instan, dan sebagainya.

Siapa pun boleh mencantelkan makanan. Saat puasa setiap hari ada yang mencantel. ”Kalau sekarang ada jadwalnya. Misalnya di Seruni hari Senin dan Jumat,’’ terangnya.

Arif mengatakan, Lomba Kampung Sehat Polda NTB sangat luar biasa. Karena warga dibuat berlomba-lomba mencegah penyebaran covid. ”Kami tidak mematok menang. Menang kalah itu biasa. Kebersamaan itu yang penting,’’ pungkasnya.

Sementara itu, Kapolresta Mataram Kombes Pol Guntur Herditrinato mengecek langsung inovasi dan kesiapan Kelurahan Taman Sari. Pihaknya mendukung upaya yang dilakukan.

”Inovasinya itu bagus. Gotong royongnya terutama. Di saat seperti ini memang membutuhkan kebersamaan. Harus solid, kami mendukung penuh,’’ kata Guntur. (ili/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kapal Tenggelam di Tarakan, Satu Polisi Asal Lombok Tengah Meninggal

Kabar duka datang dari Ditpolairud Polda NTB. Satu anggotanya yang sedang bawah kendali operasi (BKO) di Ditpolairud Polda Kalimantan Utara (Kaltara) meninggal dunia.

Penjualan Mobil Toyota di NTB Masih Stagnan, Avanza Paling Diminati

”Dibanding saat kondisi normal, penjualan mobil baru pulih di angka 40-50 persennya saja. Kondisi ini bisa dibilang masih jauh dari situasi penjualan saat normal dulu,” kata Kepala Cabang Krida Toyota NTB Samsuri Prawiro Hakki, kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Data Kemiskinan NTB Belepotan, Verifikasi dan Validasi Sangat Lambat

Verifikasi dan validasi data kemiskinan atau data terpadu kesejahteraan sosial (DTSK) di NTB rupanya masih lambat. Hingga kemarin, baru lima daerah yang melaporkan hasil verifikasi dan validasi DTSK tersebut. Dari lima daerah itu, progres tiga daerah belum sampai 50 persen.

Kurikulum Darurat, Materi Belajar Siswa Dipangkas Hingga 70 Persen

LAMA DINANTI, Kurikulum darurat secara resmi telah diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pada kurikulum ini, banyak materi yang dipangkas bahkan lebih dari separo.

Lale Sileng, Figur Pemimpin Perempuan Kaya Pengalaman Birokrasi

Kenyang pengalaman di dunia birokrasi, Hj Lale Prayatni punya modal mumpuni untuk memimpin daerah. Urusan mengelola birokrasi, anggaran, hingga perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, sudah lekat dengan kesehariannya. ”Sudah khatam saya soal itu,” kata Prayatni.

Harga Emas Naik, Aktivitas Pegadaian di Mataram Ikut Melonjak

Kondisi ini membuat jumlah penggadai yang mendatangi PT Pegadaian (Persero) terus bertambah. ”Dalam sehari, cabang atau unit besar yang ada di Mataram, biasa melayani lebih dari 50 orang nasabah. Kalau unit kecil sekitar 30-40 saja,” kata Suciati Triastuti, Asisten Manager Pegadaian Kota Mataram kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks