alexametrics
Rabu, 5 Oktober 2022
Rabu, 5 Oktober 2022

Realisasi Pajak Restoran Tinggi, Pemkot Mataram Rencanakan Ubah Target

MATARAM-Potensi pajak restoran di Kota Mataram cukup bagus. Belum genap delapan bulan tahun 2022, realisasinya pajak restoran sudah mencapi mencapai 80 persen lebih dari target Rp 24 miliar.

“Realisasi pada posisi 20 miliar. Rencana kami di KUA PPAS akan ada perubahan target,” kata Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram M Syakirin Hukmi, Selasa (16/8) lalu.

Realisasi yang cukup tinggi menurut Syakirin karena kunjungan ke rumah makan mengalami peningkatan. Khusunya ketika event internasional dan event nasional berlangsung di Kota Mataram maupun Pulau Lombok. Ini berdampak pada omzet atau pendapat sejumlah restoran di Kota Mataram juga mengalami kenaikan.

“Saat ini banyak juga bermunculan kafe dan rumah makan baru di Kota Mataram. Ini yang menyumbang pajak,” jelasnya.

Baca Juga :  Wali Kota Minta Persoalan Sampah Harus Selesai Dua Minggu

Untuk memaksimalkan pajak restoran atau rumah makan ini, BKD juga akan melakukan kontrol secara manual. Artinya petugas mengawasi penjualan di sejumlah tempat yang target pajaknya sejauh ini belum terpenuhi. Lantaran manajemen restoran disinyalir ‘nakal’. Artinya mereka menyetorkan pajak yang tidak sesuai dengan yang seharusnya.

“Itu akan dicatat oleh petugas kami dan dilakukan pemantauan secara manual,” paparnya. Ditanya mengenai berapa perubahan target yang direncanakan, Syakirin mengaku belum menentukan. “Kita lihat saja nanti saat pembahasan (bersama DPRD Kota Mataram),” imbuhnya.

Berbeda dengan pajak restoran, realisasi pajak hotel masih terbilang rendah. Realisasinya baru mencapai Rp 14 miliar dari target Rp 22 miliar. Hal ini disebabkan karena kunjungan tamu hotel masih belum stabil. Meskipun kunjungan sempat tinggi ketika event MotoGP di Bulan Maret. Namun usai MotoGP, okupansi hotel kembali menurun.

Baca Juga :  Terlalu Vulgar, Reklame di Mataram Dicopot Pol PP

Diharapkan, tamu hotel kembali meningkat saat event World Superbike digelar November mendatang. Sehingga target pajak hotel Rp 22 miliar bisa terealisasi. (ton/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/