alexametrics
Rabu, 25 November 2020
Rabu, 25 November 2020

Tayang Perdana, Film MOHAN Bikin Penonton Baper

MATARAM-Penantian panjang dan rasa penasaran warga Kota Mataram yang menanti penayangan Film MOHAN terjawab sudah. Film bergenre drama tentang romantisme percintaan H Mohan Roliskana dan istri ( Ibu Kikin) itu tayang perdana Cinepolis Mataram Mall, Senin (16/11) lalu.

Penayangan film yang dinanti warga Mataram ini bertetapan dengan hari ulang tahun H Mohan Roliskana. Sosok yang dikisahkan dalam film ini. Premier ini dihadiri puluhan penonton. Didominasi kaum milenial.

Film ini menceritakan tentang kisah nyata (true story) romantisme percintaan H Mohan Roliskana dan istri. Usai menonton film berdurasi 60 menit itu penonton menceritakan  kesan mereka. “Saya jadi baper (terbawa perasaan) setelah menonton film MOHAN tadi,” ujar Devi, salah satu kaum milenial Kota Mataram.

Produser Film MOHAN, H Firadz Pariska mengatakan, film ini mengajarkan tentang kesetiaan dua anak muda dengan cinta yang kuat. Walaupun terpisahkan jarak dan waktu, percintaan dua insan manusia itu bisa dipersatukan sampai ke pelaminan.

“Cinta itu juga perlu pengorbanan, sehingga bisa menyatukan. Film ini akan membuat Anda jadi Baper,” kata Firadz.

Di film ini, sosok H Mohan Roliskana diperankan oleh Dzakky Raihan Daffa Purnomo. Sedangkan sosok istrinya Hj Kinnastri Roliskana diperankan aktris Shania Babheer.

Film ini digarap dari tangan dingin sutradara muda Kota Mataram, Trish Pradana. “Semangatnya memang agar sineas muda kita di Mataram bisa eksis di daerah sendiri. Jadi memang harus diberikan ruang. Seperti di Film MOHAN ini,’’ ungkapnya.

Film ini bisa disaksikan tanpa membeli tiket. Tiket akan dibagikan gratis melalui kuis yang ditampilkan di media sosial. Yaitu di akun Instagram mohan-film. “Film ini tidak dikomersialkan. Tinggal dipelototi saja instagram-nya. Nanti ada banyak give away tiket di sana. Selain di bioskop, nanti juga akan ada nonton bareng di sejumlah kafe. Semuanya gratis,” katanya.

Sutradara Film MOHAN, Trish Pradana mengatakan, dari awal ingin membuat film berlatar belakang true story atau kisah nyata. Kisah H Mohan Roliskana muda dianggap sangat cocok di filmkan. Dirinya makin antusias setelah mendengar perjalanan asmara H Mohan Roliskana dan Hj Kinastri. Dua sejoli itu berpacaran delapan tahun. Tapi sempat menjalani hubungan jarak jauh selama tiga tahun.

“Saya antusias untuk merangkai kisah dan romantisme percintaan Pak Mohan.  Saya berharap film ini tidak hanya menjadi tontonan. Tapi juga jadi tuntunan,” katanya.

Dzakky Raihan Daffa Purnomo, pemeran sosok H Mohan Roliskana mengatakan, setelah membaca dialog dan alur cerita. Dirinya bisa merasakan langsung kisah cinta H Mohan dan Kikin. “Dari kisahnya itu saya menangkap, jika seseorang itu sangat berarti. Jarak tidak ada artinya. Itu kekuatan cinta,’’ terangnya.

Film berlatar belakang kisah nyata ini mengisahkan anak rantau yang kuliah di Universitas Atamajaya, Jogjakarta 1993-1998. Di sinilah ia bertemu sang pujaan hati (Kikin), gadis manis yang juga kuliah di kampus yang sama.

Saat peristiwa 1998, Mohan yang ikut dalam demonstrasi sempat babak belur dan diamankan polisi. Kikin setia menemani.

Kisah cinta mereka justru diuji setelah kuliah selesai. Mohan harus melanjutkan karir di Jakarta dan Mataram. Sementara Kikin mengajar sebagai dosen di Jogja. Lika liku cinta remaja terhalang jarak. Rindu yang terhubung oleh lusinan surat. Namun dua remaja ini mampu menjaganya hingga ke pelaminan.

Kikin kemudian meninggalkan Jogja mendampingi Mohan yang memilih pulang membangun tanah kelahiran. Dari birokrat muda hingga terpilih sebagai Wakil Wali Kota. (jay/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belajar dari Pengalaman Langsung Kesembuhan Penyintas COVID-19

Pola makan dengan asupan makanan tinggi kalori dan tinggi protein merupakan treatment yang dianjurkan saat terkena COVID-19. Hal ini berguna untuk meningkatkan imunitas tubuh.

XL Axiata Raih Dua Penghargaan Internasional

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali berhasil mendapatkan penghargaan tingkat internasional.

Dewan Mataram Minta Pembagian Bantuan JPS Usai Pilkada

-Sejumlah anggota dewan meradang. Bukan karena tak setuju dengan bantuan JPS tahap enam. Tapi, mereka khawatir JPS ini ditunggangi kepentingan politik jelang Pilkada Kota Mataram 9 Desember mendatang.

Vividerm Sunblock Buatan Lombok yang Berhasil Go International

Sunblock atau pelindung kulit yang diproduksi Iwin Insani diklaim ramah lingkungan. Tidak memakai bahan kimia dan tidak merusak terumbu karang.

HARUM Tata Pesisir Mataram, Dorong Potensi Kelautan dan Pariwisata

Potensi besar dalam sektor kelautan di Mataram berbanding lurus dengan tantangan yang dihadapi. Keberadaan nelayan dari muara Meninting di Utara hingga  pesisir Mapak di selatan menyisakan sejumlah  persoalan yang membutuhkan solusi komprehensip. Terutama menyangkut kesejahteraan nelayan dan penataan kawasan.

Kasus Dana Desa Sesait, Jaksa Temukan Indikasi Kerugian Lain

Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram menemukan indikasi kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi penggunaan dana desa Sesait, Kabupaten Lombok Utara (KLU). ”Kita ada temukan indikasi kerugian negara selain dari hasil temuan Inspektorat (KLU),” kata Kajari Mataram Yusuf, kemarin (22/11).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.
00:06:43

VIDEO : Polisi Bongkar Pabrik Sabu di Pringgasela Lotim

Peredaran gelap narkoba di Provinsi NTB benar-benar mengkhawatirkan. Pera pelakunya menggunakan beribu macam cara. Bahkan sudah ada yang memproduksi barang haram itu di daerah ini. Polisi sudah berhasil membongkarnya.

Korona Meningkat, Libur Panjang Akhir Tahun Ini Bisa Dibatalkan

Pemerintah mempertimbangkan untuk memperpendek atau meniadakan sama sekali libur panjang pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020 ini jika penerapan protokol kesehatan pada liburan Maulid Nabi akhir Oktober lalu dianggap tidak efektif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Otak Pabrik Sabu Lotim Buronan Interpol, Kabur dari Brunei-Malaysia

Terbongkarnya pabrik sabu sekala rumahan di Pringgasela, Lombok Timur (Lotim) menyeret nama MY alias Jenderal Yusuf. Nyatanya Yusuf bukan penjahat “kaleng-kaleng”. Dia kini mendekam di Lapas Mataram pernah berurusan dengan Interpol.
Enable Notifications    OK No thanks