alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

BTNGR Larang Bakar kembang Api di Gunung Rinjani

MATARAM-Jelang Tahun Baru 2020, aktivitas pendakian ke Gunung Rinjani diprediksi meningkat. “Tidak sedikit masyarakat merayakan momen tahun baru di atas puncak gunung tersebut,” kata Kepala Balai TNGR Dedy Asriady.

Sejak pintu pendakian dibuka sejak 14 Juni lalu, hingga kemarin tercatat pendakian didominasi wisatawan mancanegara dnegan total 12.190 orang. Sementara wisatawan lokal sebanyak 3.388 orang. “Kalau ditotal, jumlahnya mencapai 15.578 orang,” jelasnya.

Peningkatan aktivitas itu, biasanya dipengaruhi perayaan tertentu. Misalnya perayaan pergantian tahun. Namun sebelum menggelar kegiatan tersebut, lebih dulu harus meminta izin Balai TNGR, sebagai pengelola dan pengawas. “Karena ini menyangkut kegiatan dalam taman nasional,” tegasnya.

Dedy mengatakan pihaknya tidak melarang warga beraktivitas di taman nasional. Namun rincian kegiatan, harus diberitahukan terlebih dahulu. “Balai TNGR akan menganalisa apakah layak dilanjutkan atau tidak,” jelasnya.

Bila mengarah pada kegiatan yang merusak, maka pihaknya akan melarang kegiatan tersebut. “Segala aktivitas dan kegiatan yang digelar di taman nasional, tetap mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) pendakian yang berlaku,” kata Dedy.

Dedy melarang segala kegiatan yang menggunakan bahan-bahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran dan menyebabkan sampah. “Seperti kembang api untuk merayakan tahun baru,” terangnya.

Balai TNGR punya alasan. Sepanjang Januari hingga November 2019, luas kebakaran hutan di kawasan Gunung Rinjani mencapai 5.578 hektare. “Angka itu lebih tinggi, dibanding tahun-tahun sebelumnya dan memang lebih parah,” tegasnya.

Data yang diterima Lombok Post, luas kebakaran hutan di TNGR sejak 2015, seluas 1.466 hektare, pada 2016 tidak terjadi, kemudian 2017 kebakaran terjadi di lahan seluas 151 hektare dan 2018 tercatat mencapai 97,3 hektare.

“Menyulut kembang api dan petasan di dalam kawasan konservasi mengganggu ekosistem dan ketenangan serta kenyamanan wisatawan lainnya,” jelas Dedy.

Dalam waktu dekat Balai TNGR mengeluarkan surat edaran pelarangan aktivitas penyulut kebakaran. “Kalau di pantai silakan,” tandasnya. (yun/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

2021, Pemkot Mataram Usulkan 400 Formasi CPNS

Pemkot Mataram mengusulkan 400 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Jumlah tersebut hasil kalkulasi dari kebutuhan pegawai daerah ini pada tahun 2020 dan 2021.

VIDEO : Pilwali Mataram Dianul-Badrun Maju ke Tahap Verfak

Bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota H Dianul Hayezi-H Badrun Nadianto yang maju melalui jalur perseorangan melaju ke tahap verifikasi faktual (Verfak). “Dari hasil Vermin (verifikasi administrasi) syarat dukungan pasangan DR (Dianul-Badrun) sudah melebih target. Lanjut ke tahap verfak,” kata Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin, Selasa (4/8).

Kisah Baitul Askhiya Sekarbela (1) : Semua Berawal dari 12 Dermawan

Apa yang dilakukan 97 dermawan ini patut diteladani. Kehadiran mereka yang tergabung dalam Yayasan Peduli Umat Baitul Askhiya telah meringankan beban ratusan orang.

Libur Korona Semakin Panjang, Anak-anak Lupa Pelajaran Sekolah

"Kita sudah lupa (pelajaran)," kata Rio, salah satu anak di Pagutan, Kota Mataram saat ditanya, apakah ia masih ingat materi pelajarannya di sekolah.

Lulus 2018, Pelantikan 262 CPNS Mataram Tertunda Karena Korona

Sebanyak 262 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lulus pada tahun 2018 lalu harus bersabar. Sebab, pelantikan mereka harus ditunda karena wabah Korona.

Di NTB, Keluarga Kini Boleh Ikut Pemulasaraan Jenazah Pasien Korona

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra mendatangi RSUD Kota Mataram, Senin (3/8) lalu. Ia melihat bagaimana proses pemulasaran jenazah pasien Covid-19 yang dilakukan pihak rumah sakit.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

NTB Waspada, Penularan Korona Terdeteksi di Usaha Rumahan

Penularan virus Korona di NTB kian tidak terkendali. Transmisi lokal kian merajalela. Hampir tidak ada ruang yang bebas dari penularan virus. Bahkan rumah pun mulai tidak aman. Terutama bagi mereka yang membuka usaha di rumah.

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications.    Ok No thanks