alexametrics
Sabtu, 28 Mei 2022
Sabtu, 28 Mei 2022

Soal Tunggakan Pajak Parkir, Inspektorat Mataram Segera Setor LHP ke Jaksa

MATARAM-Inspektorat Kota Mataram berjanji akan segera menyerahkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) audit pajak parkir RSUD Kota Mataram. Itu akan menjadi dasar bagi Kejaksaan Negeri Mataram bertindak melakukan penagihan ke pihak pengelola parkir rumah sakit.

“LHP akan segera kami serahkan minggu ini,” kata Inspektor Kota Mataram H Alwan Basri kepada Lombok Post, kemarin (16/1).

Dari hasil audit Inspektorat, pajak parkir yang tertunggak sekitar Rp 900 juta. Terhitung sejak tahun 2017-2021. Setelah dilakukan audit oleh Inspektorat, Alwan mengatakan pihak D’Parking selaku pengelola RSUD Kota Mataram sebenarnya siap melunasi tunggakan. Mereka sanggup membayarkannya dengan mencicil hingga 2023 mendatang.

“Itu sudah tertuang dalam surat keterangan tanggung jawab mutlak,” paparnya.

Namun dengan permintaan kejaksaan agar pembayaran tidak terlalu lama, Inspektorat mengaku akan kembali membicarakannya.

Baca Juga :  Retribusi Parkir Tepi Jalan Anjlok

“Nanti akan kami bicarakan  lagi, karena Kejaksaan juga pegang SKK. Kami akan panggil dan membahas ini lagi dengan D’parking dan kejaksaan,” ucapnya.

Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Mataram Bayu N Dinata kepada Lombok Post mengaku pihaknya meminta agar tunggakan pajak parkir segera dituntaskan sebelum pertengahan tahun. Karena persoalan ini menurutnya sudah terlalu lama tak bisa selesai.

“Kami mendapat SKK dari pemerintah kota untuk menyelesaikan masalah tunggakan pajak parkir RSUD Kota Mataram  yang dikelola D’Parking,” terang Bayu, sapaannya.

Namun saat ini Kejaksaan masih menunggu hasil audit Inspektorat. Itu yang akan dijadikan dasar bertindak. Ia memahami Pemerintah Kota Mataram ingin permasalahan pajak parkir ini cepat selesai.

Baca Juga :  Jaksa Hitung Ulang Potensi Kerugian Negara Pengelolaan Parkir RSUD Kota

“Maka, setelah LHP ini keluar berapa angkanya, itu harus segera diselesaikan. Tidak ada tawar menawar dan tidak bertele-tele,” tegasnya.

Ia mengatakan, Pemkot Mataram khususnya wali kota sangat konsen terhadap persoalan parkir. Mengingat selama ini potensi parkir tak bisa dimaksimalkan OPD yang menangani.

“Makanya pembayarannya (pajak parkir RSUD Kota Mataram yang tertunggak) kami minta sebelum pertengahan tahun sudah tuntas,” ucap Bayu.

Begitu juga ketika pembayarannya misalnya dicicil tiga atau empat kali ditentukan,tidak boleh ada tawar menawar. Agar tunggakan selesai sesegera mungkin.

“Wali kota saat ini sangat konsen masalah parkir. Dan wali kota juga akan menata persoalan parkir ini,” tandasnya. (ton/r3)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/