alexametrics
Minggu, 27 September 2020
Minggu, 27 September 2020

Kadis Saleh Kendor, Cakra Semrawut Lagi

MATARAM-Ketegasan Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram M Saleh menertibkan parkir di kawasan bisnis Cakranegara sedang diuji. Apa yang diberlakukan Dishub Kota Mataram kerap dilanggar. Baik oleh juru parkir (jukir) maupun pengendara.

Kemarin, sejumlah mobil parkir di Jalan Selaparang Cakranegara. Padahal di jalan tersebut sudah dipasang rambu larangan parkir untuk roda empat. Namun hal itu tidak diindahkan. Bahkan juru parkir terlihat seakan tidak mau tahu.

Saleh sudah memberikan kelonggaran kepada jukir dan pedagang. Sebelumnya, di Jalan Selaparang, tepatnya di depan pasar Cakranegara tidak boleh ada kendaraan. Baik sepeda motor maupun mobil yang parkir. Namun karena alasan perekonomian terganggu, pihaknya harus mengubah aturan tersebut.

“Hanya satu baris (deret) sepeda motor yang boleh parkir. Jika lebih maka motor yang ada di barisan kedua akan ditilang,” kata mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup ini.

Sementara untuk mobil, lanjut Saleh, tetap tidak boleh parkir, kecuali angkutan bongkar muat barang.

Sejauh ini, sejumlah pengendara terus melanggar rambu larangan parkir. Hal ini membuat kawasan Cakranegara kembali semrawut. “Pasti akan kita berikan sanksi,” janjinya.

Saleh tidak menampik sejumlah pengendara melanggar rambu parkir di Jalan Selaparang Cakranegara. Terutama pada saat hari libur karena tidak ada pengawasan. Ia mengaku, pihaknya tidak bisa mengawasi selama 24 jam. Beda dengan Satpol PP yang bisa bekerja 24 jam karena dihitung lembur. “Kalau kita di Dishub tidak ada lembur,” sebutnya.

Kendati demikian, pihaknya akan menindak tegas jukir atau pun pengendara yang melanggar rambu-rambu parkir. “Kalau ada mobil yang parkir di Jalan Selaparang di depan pasar Cakranegara akan kita tilang,” tegasnya.

Begitu juga dengan jukir yang memberikan ruang kepada mobil untuk parkir di Jalan Selaparang akan kita berikan peringatan. “Kalau nantinya masih saja melanggar akan kita berhentikan sebagai jukir,” tukasnya.

Sementara itu Sekdis Dishub Kota Mataram Cukup Wibowo mengatakan, Jalan Selaparang Cakranegara seperti emas. Hitungan jam para jukir bisa meraup rupiah cukup banyak. Sehingga tidak heran jika itu dipertahankan.

“Kalau kita tegas tidak ada masalah. Tapi ada hal lain dipertimbangkan pemerintah,” sebutnya.

Ia membeberkan, permasalahan parkir di kawasan bisnis Cakranegara cukup kompleks.  Jadi pemerintah harus memikirkan dari sisi aspek yang lain. “Nanti lama-lama warga pasti akan sadar di mana tempat parkir yang disediakan,” tutupnya. (jay/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks