alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Keamanan Berbasis Lingkungan Ciptakan Kondusivitas

MATARAM-Nusatenggara Centre (NC) kembali menggelar diskusi akhir pekan. Kali ini di Cafe Delima Mataram, Sabtu pagi (16/3). Tema yang diangkat, “Membangun Keamanan Kota Mataram Berbasis Lingkungan”.

Hadir sebagai narasumber camat Mataram, kapolsek Mataram, dan danramil Mataram. Ketua DPRD Kota Mataram H Didi Sumardi didapuk membuka acara.

“Ancaman yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) akan selalu ada, maka dari itu masyarakat harus bersama mengantisipasinya,” ucap Amir Aziz mewakili Pembina NC dalam sambutannya.

Ia berharap pertemuan ini mampu melahirkan gagasan/formulasi positif yang mampu menciptakan Mataram lebih damai, sejahtera, dan menyejukkan bagi masyarakat. Terlebih sebagian peserta diskusi merupakan kepala lingkungan se-Kecamatan Mataram.

Didi Sumardi mengatakan, DPRD Kota Mataram sedang merancang Peraturan Daerah (Perda) tentang Sistem Keamanan Lingkungan. Diharapkan melalui perda ini bisa mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Selama ini menurutnya, masyarakat beranggapan bahwa keamanan merupakan tugas dan tanggung jawab kepolisian sepenuhnya. Dengan melibatkan para akademisi Fakultas Hukum Universitas Mataram, DPRD Kota Mataram mencoba untuk merevitalisasi sistem keamanan menjadi berbasis lingkungan.

“Perda ini punya prinsip koordinasi, prinsip sinergitas, dan prinsip gotong royong,” ungkap Didi.

Lurah, bhabinkamtibmas, dan babinsa merupakan tiga pilar keamanan yang harus bersinergi satu sama lain. Ketiga unsur ini harus selalu berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat dalam menangani setiap permasalahan yang timbul, sehingga tidak berkembang dan mampu terselesaikan secara kekeluargaan.

Demi mewujudkan lingkungan yang aman dan damai maka masyarakat wajib proaktif dan berpartisipasi dalam kegiatan keamanan yang diadakan di lingkungannya. Serta bertanggung jawab bersama atas kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.

“Kita berharap perda mengenai sistem keamanan berbasis lingkungan ini segera rampung”, imbuhnya.

Sementara Kapolsek Kompol Yusuf menyampaikan masalah kamtibmas bukan semata-mata tanggung jawab kepolisian. Melainkan menjadi tanggung jawab semua pihak, baik aparat keamanan, pemerintah dan seluruh masyarakat secara terpadu.

 “Problem yang masih sering terjadi adalah perkelahian antar warga,” kata Camat Mataram Hariadi menyambung kapolsek.

Menurutnya hal ini lebih sering terjadi karena masalah pribadi yang kemudian merambat menjadi perseteruan antar lingkungan. Jika hal ini terjadi upaya damai lebih dikedepankan sebelum dibawa ke ranah hukum. Penyelesaian secara kekeluargaan dianggap lebih efektif dibanding dengan membawa kasus tersebut ke meja hijau.

Danramil Mataram juga menyampaikan pertikaian antar warga beberapa kali terjadi, namun itu terjadi karena hal sepele. Bagi dia Mataram merupakan daerah yang cukup kondusif. Beragam etnis dan agama tinggal berdampingan di kota ini. (ida/r5/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks