alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Korban Meninggal Diberi Santunan

SEMENTARA itu, usai meninjau lokasi terparah akibat gempa bumi di Desa Pesanggrahan, Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita didampingi Gubernur NTB H Zulkieflimansyah langsung menengok korban bencana gempa yang berasal dari Malaysia di RSUP NTB.

Di RSUP sendiri telah ada Wakil Khas Menteri Keuangan Malaysia Mr Lim Rui Kwang, Staf Khusus Menteri Transportasi Malaysia beserta rombongan keluarga korban meninggal dari Malaysia.

Kepada para keluarga korban wisatawan Malaysia yang meninggal, Menteri Agus mewakili pemerintah Indonesia menyampai duka cita yang mendalam untuk semua korban bencana gempa bumi, baik luka-luka maupun yang meninggal dunia.

“Untuk korban yang masih menjalani rawat inap, kami ingin meyakinkan kalian bahwa kami memberikan pelayanan terbaik,” kata Menteri Agus.

Ia juga menjelaskan, bahwa pemerintah Indonesia akan membayar seluruh biaya perawatan bagi wisatawan Malaysia yang menjadi korban. Kunjungan dirinya ke Lombok kemarin, kata dia adalah perintah langsung dari Presiden Joko Widodo, untuk melihat secara langsung dampak bencana gempa dan korban yang berasal dari Malaysia.

“Kami akan memberikan bantuan, asistensi terhadap bapak ibu sekalian. Untuk mendapatkan pelayanan jika diperlukan bisa cepat kembali ke Malaysia,” tegasnya.

Data RSUP NTB sendiri menyebutkan, dari sembilan warga Malaysia yang luka-luka, empat orang sudah bisa rawat jalan. Untuk empat orang yang sudah bisa rawat jalan, sementara masih berada di RSUP NTB dan ditempatkan di ruang Grha Mandalika.

Sedangkan lima lainnya masih menjalani perawatan. Rata-rata menderita patah tulang. Dua di antaranya sudah menjalani operasi dan sedang menjalani pemulihan.

                Terkait dua korban meninggal dunia, Agus menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia hadir untuk memberikan santunan kepada ahli waris korban. Masing-masing ahli waris korban mendapatkan santunan sebesar Rp 15 juta.

“Untuk bantuan santunan ahli waris pada warga Malaysia yang meninggal dunia, itu nanti kami akan kerja sama dengan konsulat Jendral atau Kedubes Malaysia,” kata Agus.

Menteri yang juga politisi Partai Golkar itu berharap, semua pihak tidak melihat besaran nominal santunan yang diberikan. Namun, perlu diketahui bahwa tindakan ini merupakan bagian dari bentuk perhatian pemerintah Indonesia, untuk seluruh korban.

Dalam kesempaan yang sama, Gubernur H Zulkieflimansyah juga menyatakan rasa duka cita yang mendalam bagi para korban. Dirinya meyakinkan kepada pihak keluarga korban, bahwa Pemprov NTB berkomitmen memberikan pelayanan dan pengobatan terbaik.

Tidak lupa Gubernur Zul memberikan apresiasi dan mengucapkan rasa terima kasih yang tak terhingga pada seluruh pihak, yang membantu proses evakuasi para korban di Kabupaten Lombok Utara. Serta mengajak seluruh keluarga korban bencana gempa untuk tidak larut dalam kesedihan.

“Kita tahu bersama, dalam setiap kejadian selalu ada hikmah di dalamnya. Saya berdoa supaya arwah almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” tegasnya Gubernur.

Ia mengatakan, proses recovery pascagempa yang terjadi pada 2018 lalu, yang sudah berjalan baik, harus dikerjakan lebih ekstra lagi. Karena gempa bumi kembali menyapa Bumi Gora. Apalagi isu seperti ini memang agak sensitif, karena Pemprov NTB sedang giat-giatnya mengembalikan kepercayaan semua pihak bahwa pariwisata Lombok sudah aman.

“Mudah-mudahan dengan kecekatan teman-teman untuk mengurus evakuasi, Lombok ini sudah siap dari segi keselamatan sudah sigap,” tegasnya.

Gubernur juga menegaskan, melalui kejadian ini, program mitigasi bencana di semua lini termasuk destinasi pariwisata, akan mulai ditingkatkan lagi. Ia sendiri sudah melakukan koordinasi dengan Kemensos RI, akan ada Kawasan Sigap Bencana (KSB) dan Tagana Masuk Sekolah.

“Ini yang sedang kita prioritaskan, untuk memastikan aman dari segala macam bencana. Kalaupun ada bencana minimal kita secara mental untuk antisipasi sudah siap,” katanya.

Mr Lim Rui Kwang dan perwakilan salah satu keluarga korban Phang tin fan dalam kesempatan itu juga menyampaikan rasa terima kasih pada Pemerintah Indonesia, karena telah membantu para korban beserta keluarganya dalam memberikan pelayanan yang maksimal.

“Terima kasih bahwa Pemerintah Indonesia betul-betul sangat concern dalam menangani hal ini,” kata Lim Rui Kwang. (yun/r8)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Memenangkan Pilkada dengan Survei

ADALAH sahabat saya satu almamater, Denny JA, yang pertama kali memopulerkan survei untuk pemilihan umum melalui lembaganya yang bernama Lingkaran Survey Indonesia.  Baik untuk pemilihan Presiden, pemilihan kepala daerah, ataupun pemilihan anggota DPR, DPD, dan DPRD.

Kisah Wenri Wanhar, Lima Tahun Kaji Sejarah Borobudur

Borobudur bukan sekadar mahakarya untuk wisata atau ber-selfie ria. Tapi, secara tersembunyi merekam ajaran dan teknologi masa lampau. Wenri menemukan ajaran dan teknologi itu tersebar di pelosok Indonesia.

Lomba Kampung Sehat NTB Bangkitkan Semangat dan Kekompakan

WAKAPOLDA NTB Brigjen Pol Asby Mahyuza mengunjungi dua Kampung Sehat di Sumbawa. Yakni Kampung Sehat Lingkungan Maras, Kelurahan Samapuin, di Sumbawa Besar, dan Kamung Sehat Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir, di Pulau Moyo.

Pelibatan Tiga Pilar, Kunci Teggakkan Protokol Kesehatan

PENEGAKAN protokol kesehatan terus dimaksimalkan Polres Lombok Barat. Salah satunya dengan mengoptimalkan peran tiga pilar.

Proyek Pembangunan Dermaga Senggigi Tak Jelas

Dermaga Senggigi berpotensi mangkrak lebih lama. Meski Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Barat (Lobar) tetap mengupayakan kelanjutan pembangunannya. ”Mau tidak mau harus kita lanjutkan. Itu kewajiban kita,” kata Kadishub Lobar HM Najib.

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks