alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Waspada Virus Korona, Jaga Jarak dan Hindari Jabat Tangan!

MATARAM-Sebagian warga Kota Mataram mulai waspada. Bahkan, mereka mulai menghindari jabat tangan. “Ini sudah benar. Salah satu bentuk pencegahan,” kata dr Wahyu Sulistya Affarah, Akademisi Universitas Mataram (Unram).

Diungkapkan, dalam kondisi saat ini, jabat tangan tidak mesti dilakukan. Karena dengan bersentuhan langsung membuat virus ini gampang menular. “Apalagi kita tidak tahu mana warga yang terjangkit Korona atau tidak,” ucap perempuan berjilbab ini.

Menurutnya, Korona ini sebenarnya sama seperti virus lainnya. Dari 100 yang positif, kemungkinan meninggalnya hanya sekitar tiga orang. Sisanya bisa diobati.

Terkait banyaknya warga yang meninggal karena Korona. Ia mengatakan, bukan saja karena terjangkit Korona, namun karena mereka mengidap penyakit lain. Seperti sakit jantung, tipes, dan bisa juga usianya yang sudah sepuh.

“Saya rasa, yang terkena Korona ini ada riwayat penyakit lain juga,” ucap perempuan yang menjadi dosen Fakultas Kedokteran (FK) Unram ini.

Namun, ia tetap mengimbau semua orang untuk tetap waspada. Tapi tidak berlebihan atau panik. Misalnya, yang sehat ini tidak perlu menggunakan masker. “Yang sakit baru menggunakan masker agar tidak menularkan penyakit yang dibawanya,” terangnya.

Pencegahan virus ini juga perlu kesadaran dari masyarakat sendiri. Jika ada gejala demam disertai flu, agar melaporkan diri atau memeriksakan diri ke rumah sakit. Menurutnya, Korona akan berdampak fatal pada orang yang kondisi tubuhnya lemah atau lagi sakit.

“Untuk pencegahan, saya sarankan cuci tangan sebelum atau sesudah melakukan aktivitas. Makan-makanan yang sehat atau yang dimasak. Intinya, terapkan pola hidup bersih,” pesannya.

Sementara itu, RSUD Kota Mataram kembali memperketat aturan bagi pasien dan keluarga pasien. “Khusus pasien rawat inap tidak diperbolehkan untuk dibesuk. Lalu, ada kebijakan bahwa penunggu pasien rawat inap maksimal dua orang,” kata Humas RSUD Kota Mataram Lalu Hardimun.

Sementara itu, untuk pendamping pasien rawat jalan maksimal satu orang. Kemudian di susul, pengunjung anak-anak dibawah usia 12 tahun dilarang masuk rumah sakit. Lalu, untuk pintu gerbang parkiran akan dikunci pada pukul 22.00 Wita. Dan akan dibuka kembali pada pukul 06.00 Wita.

“Bagi dokter/petugas yang melakukan operasi/visited dan tindakan lain pada jam tersebut, agar parkir di parkiran depan,” jawabnya.

Sebagai informasi, Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) telah lebih dulu mengeluarkan surat imbauan. Guna meminimalisir penyebaran virus Covid-19. Seperti meniadakan/membatasi jam besuk, pembatasan jumlah penunggu, pemeriksaan suhu bagi pembesuk. Hingga semua penunggu wajib mencuci tangan dan memakai hand sanitizer.

“Kebijakan ini sudah diberlakukan, dan telah diaktifkan di RSUD Kota Mataram. Guna meminimalisir penyebaran virus Korona,” kata Kabid Pelayanan Medik RSUD Kota Mataram dr Emirald Isfihan pada Lombok Post, kemarin. (tea)

Sementara Direktur RSUD Kota Mataram HL Herman Mahaputra mengatakan, semua ruangan di rumah sakit sudah disterilkan. Pihaknya menyemprotkan disinfektan di setiap ruangan. Seperti kamar mandi, lift, kursi-kursi pengunjung, dan sebagainya. “Kita gunalan florin untuk pemyemprotan” ujarnya. (jay/tea/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belum Terima Bantuan Kuota, Siswa Diminta Lapor ke Sekolah

Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks