alexametrics
Sabtu, 28 Mei 2022
Sabtu, 28 Mei 2022

Berpeluang Go International, UNIQLO Kurasi Produk UMKM Kota Mataram

MATARAM-Pelaku UMKM di Kota Mataram mendapatkan peluang agar produknya go internasional. Itu jika mereka berhasil digandeng perusahaan busana asal Jepang, Uniqlo.

Sejumlah UMKM yang bergerak di bidang kerajinan kemarin mengikuti kurasi di lantai II Mataram Craft Center (MCC). Kurasi dilakukan untuk melihat kualitas dan kelayakan produknya untuk dijual di toko Uniqlo yang ada di Lombok Epicentrum Mall (LEM).

“Uniqlo ingin memberdayakan UMKM di sekitar toko Uniqlo yang baru dibuka. Maka kami bekerja sama dengan pemerintah kota melalui Dinas Koperasi dan UMKM,” terang Government Relation Uniqlo Denny Egenius kepada Lombok Post, kemarin (19/1).

Uniqlo dikatakannya akan membangun instalasi show case di dalam toko Uniqlo dengan adanya barcode dan informasi produk. Sehingga customer bisa melihat langsung produk dari barcode yang telah tersedia.

“Produk UMKM yang lulus kurasi ini juga nanti akan dipajang di toko Uniqlo yang ada di Lombok Epicentrum Mall. Lima hari kerja setelah ini akan kami informasikan ke pihak dinas (hasil kurasi),” terang Denny, sapaannya.

Ada sekitar enam UMKM yang sebenarnya akan dipilih untuk ditempatkan di dalam show case Uniqlo. Namun tergantung nanti jika kualitas UMKM memenuhi standar Uniqlo, jumlahnya bisa lebih. “Misal ada 18 atau 16 UMKM yang memenuhi standar kami, semuanya bisa kami ambil. Itu akan kami kerja sama selama satu tahun ke depan. Lalu (bisa juga lanjut) di tahun ke dua dan ketiga,” jelasnya.

Baca Juga :  Optimalisasi Penanganan Sampah di Mataram Dengan CSR Perusahaan

Untuk diketahui, Uniqlo ini adalah perusahaan Jepang yang sudah berdiri di sejumlah pusat perbelanjaan kabupaten kota yang ada di Indonesia. Salah satunya di Lombok Epicentrum Mall.

Oleh Kementerian Koperasi dan UMKM, setiap perusahaan besar yang masuk ke Indonesia diminta megikutsertakan UMKM. Agar mengakomodir produk lokal dengan kualitas dan standar yang layak menurut perusahaan tersebut.

Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kota Mataram Mamluatul Khair mengatakan pihaknya kemarin mengikutkan sejumlah UMKM di bidang kerajinan untuk megikuti kurasi ini. Mulai dari UMKM kerajinan lampu dari pelepah kelapa.

Kemudian ada juga tas dari perpaduan antara batok kelapa dan tikar anyaman, jam tangan menggunakan tenun dengan ornament lumbung di dalamnya hingga sepatu dari kain tenun. Beberapa produk ini dikatakan Lulu sudah pernah dipamerkan dan mendapat apresiasi dari sejumlah pihak.

Baca Juga :  BRI Micro and SME Index: Vaksinasi dan Prokes Kunci Kebangkitan UMKM

“Harapan kami dengan adanya kurasi ini dan ketika mereka lolos, produknya bisa dikenal di dalam negeri maupun di luar negeri,” ungkap Lulu, sapaannya.

Uniqlo disebutnya adalah perusahaan jepang yang tidak hanya memajang produk UMKM di toko mereka yang ada di Lombok Epicentrum Mall. Tetapi dengan barcode yang dimiliki, produk ini bisa diakses oleh masyarakat dunia.

“Ini adalah jalan pintu produk UMKM bisa go internasional,” cetusnya.

Ketika produk UMKM masuk barcode Uniqlo, logo Dekranasda dan juga Pemkot Mataram juga dikatakannya bakal diikutsertakan. Sri Lestari, salah satu pelaku UMKM binaan Pemkot Mataram yang ikut kurasi mengaku menaruh harapan besar produknya bisa lolos. Agar produk UMKM miliknya bisa makin dikenal masyarakat.

“Kami berharap produk yang kami hasilkan nanti bisa berkelanjutan di kacah nasional maupun dunia. Makanya besar harapan kami bisa lolos,” ujar perempuan yang memiliki anek produk dengan bahan dasar kain tenun dari sejumlah daerah yang ada di NTB itu. (ton/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/