alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Ada Nama Jokowi di Yel-Yel PKH

MATARAM-Ribuan peserta Program Keluarga Harapan (PKH) berkumpul di GOR Turida Selasa (19/2), kemarin. Mereka khusus dapat pengarahan dari Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto.

Para anggota diminta tidak berbetah-betah diri menjadi peserta. Tetapi harus belajar mandiri. Dengan membuka usaha-usaha produktif. Tidak hanya menggantungkan diri pada program bantuan pemerintah.

“Ibu-ibu mau sukses seperti beberapa orang tadi (yang telah mengundurkan diri jadi anggota PKH), maka mari mulai belajar berusaha,” ajak Ketua Umum Golkar itu.

Namun selama acara berlangsung ada yang dapat sorotan. Semua peserta PKH yang notabene ibu-ibu rumah tangga itu dapat selebaran. Isinya Yel-Yel dan Mars PKH. Dalam beberapa kalimat Yel-Yel, ajakan meneriakkan nama “Haji Joko Widodo” sebagai Presiden RI sempat dipertanyakan awak media.

Airlangga sendiri membantah tegas bahwa yel-yel itu merupakan bentuk kampanye terselubung dan bermuatan politis. “Seluruh Indonesia Yel-Yel PKH ya begini, ada nama pak presiden,” bantahnya.

Salah seorang wartawan, sempat dicecar balik Airlangga. Begitu ia mempertanyakan urgensi meletakkan nama Presiden di dalam Yel-Yel. Ia juga meminta penjelasan pesan di balik penegasan berulang-ulang Airlangga di atas podium. Begitu bertanya tentang: Presiden Kita!

“Saya tanya balik ke anda, siapa presiden kita sekarang?” cecarnya balik.

Wartawan itu sempat diam tak menjawab. Tapi Airlangga kembali bertanya dengan menujuk ke arah wartawan media lokal itu. Sampai akhirnya sang wartawan menyebut nama “Joko Widodo”.

Usai menjawab Airlangga balas menyindir. Dengan mengatakan ia telah berkampanye. “Anda kampanye… Anda Kampanye!” sindirnya berulang.

Airlangga menegaskan kapasitas kegiatan itu. Serta urgensi kalimat: Presiden Kita. Sah-sah saja mengajak masyarakat meneriakan nama Presiden RI. Toh, faktanya presiden saat benar-benar Joko Widodo. Acara itu pun berkesesuaian dengan program dan kegiatan pemerintah.

Airlangga pun menolak menjawab setiap pertanyaan. Begitu ditanya masalah lain di luar kegiatan yang dia hadiri kemarin. “Anda tanya TGB yang masuk Golkar. Ini forum PKH, ya Anda tanya di forum Golkar soal itu,” tutupnya.

Sehari sebelumnya, Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh mengatakan kehadiran Menteri Perindustrian ingin melihat perkembangan program PKH. Salah satunya di Kota Mataram. Pemkot sendiri mengerahkan sebanyak-banyaknya anggota PKH hadir dalam acara itu.

“Melihat sejauh mana program PKH berjalan,” kata Ahyar.

Berdasarkan data bantuan tahap I tahun 2019, PKH di Kota Mataram menyasar 17.520 keluarga. Dengan total nilai bantuan mencapai Rp 22,243 miliar. Sedangkan untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) menyasar 21.533 miliar. Dengan total nilai bantuan mencapai Rp 2,368 miliar. Total semua bantuan mencapai RP 24,611 miliar.

“Penerima PKH tertinggi ada di Ampenan sebanyak 3.481 keluarga,” tandasnya. (zad/r5)

Namun di tengah motivasi itu ada beberapa hal jadi sorotan. Semisal yel-yel PKH yang dinilai bernuansa kampanye.

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Memenangkan Pilkada dengan Survei

ADALAH sahabat saya satu almamater, Denny JA, yang pertama kali memopulerkan survei untuk pemilihan umum melalui lembaganya yang bernama Lingkaran Survey Indonesia.  Baik untuk pemilihan Presiden, pemilihan kepala daerah, ataupun pemilihan anggota DPR, DPD, dan DPRD.

Kisah Wenri Wanhar, Lima Tahun Kaji Sejarah Borobudur

Borobudur bukan sekadar mahakarya untuk wisata atau ber-selfie ria. Tapi, secara tersembunyi merekam ajaran dan teknologi masa lampau. Wenri menemukan ajaran dan teknologi itu tersebar di pelosok Indonesia.

Lomba Kampung Sehat NTB Bangkitkan Semangat dan Kekompakan

WAKAPOLDA NTB Brigjen Pol Asby Mahyuza mengunjungi dua Kampung Sehat di Sumbawa. Yakni Kampung Sehat Lingkungan Maras, Kelurahan Samapuin, di Sumbawa Besar, dan Kamung Sehat Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir, di Pulau Moyo.

Pelibatan Tiga Pilar, Kunci Teggakkan Protokol Kesehatan

PENEGAKAN protokol kesehatan terus dimaksimalkan Polres Lombok Barat. Salah satunya dengan mengoptimalkan peran tiga pilar.

Proyek Pembangunan Dermaga Senggigi Tak Jelas

Dermaga Senggigi berpotensi mangkrak lebih lama. Meski Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Barat (Lobar) tetap mengupayakan kelanjutan pembangunannya. ”Mau tidak mau harus kita lanjutkan. Itu kewajiban kita,” kata Kadishub Lobar HM Najib.

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks