alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Dishub Ancam Jukir dan Pengendara

MATARAM-Dinas Perhubungan Kota Mataram  meminta para juru parkir (jukir) memahami rambu-rambu larangan parkir di kawasan Bisnis Cakranegara. Jukir ini diberikan mandat untuk menegur pengendara yang melanggar rambu parkir di Jalan Selaparang, tepatnya depan pasar Cakranegara.

“Jukir ini harus memberikan pemahaman kepada pengendara. Jangan dia yang membiarkan pengendara parkir seenaknya,” kata Kabid Perhubungan Darat Dinas Perhbungan Kota Mataram Mahfuddin Noor, kemarin.

Pihaknya sudah memberikan pemahaman kepada para jukir untuk mengatur parkir di kawasan bisnis Cakranegara. Kawasan ini tidak boleh lagi kendaraan parkir sembarang karena sudah ada rambu-rambunya.

Untuk sepeda motor sebut dia, boleh parkir hanya satu deret (baris). Sementara untuk mobil tidak boleh parkir di Jalan Selaparang. “Mobil titik parkirnya di Selaparang Square,” sebutnya.

Noor akan tetap memantau parkir di kawasan bisnis Cakranegara. Petugas Dishub akan standby sejak pukul 08.00 Wita sampai pukul 17.00 Wita. Ia juga tidak segan-segan akan memberikan sanksi kepada pengendara atau pun jukir yang melanggar rambu-rambu parkir.

Sejauh ini, lanjutnya, jukir kerap memberikan ruang kepada pengendara untuk parkir di tempat dilarang. Namun kali ini akan ada sanksi menanti jika jukir atau pengendara melanggar rambu-rambu parkir. “Kalau ini diulangi, jukir akan kita tindak,” tegasnya.

Saat ini, ujar Noor, ada sanksi hukum bagi pengendara yang melanggar rambu-rambu parkir. Jika ada sepeda motor yang parkir sampai dua deret di Jalan Selaparang maka deret kedua akan ditilang. Begitu juga dengan  mobil akan ditilang langsung.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Mataram M Saleh mengatakan, sudah habis masa sosialisasi terkait rambu-rambu parkir di kawasan Cakranegara. Jika ada pengendara yang melanggar rambu parkir, akan ditilang langsung.

Saat ini, para jukir dengan petugas Dishub main kucing-kuncingan. Jika tidak ada petugas Dishub, jukir membiarkan pengendara parkir semaunya. “Sekarang kalau melanggar akan kita tilang langsung,” tukasnya. (jay/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks