alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Sabar, Masih Ada Peluang Ikut PPPK!

MATARAM-Tujuh formasi lowongan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Sama (PPPK) kosong. Dari total 87 formasi jatah pemerintah Kota Mataram.

Di Dinas Pendidikan, ada lima formasi yang lowong. Setelah 67 orang berhasil melakukan verifikasi online hingga waktu perpanjangan Minggu (17/2) kemarin.

Kepala Dinas Pendidikan HL Fatwir Uzali, mengaku sayang formasi yang tersedia gagal terisi semua. “Sebab kita memang kekurangan banyak sekali guru,” aku Fatwir.

Saat ini pihaknya hanya bisa menunggu perkembangan lebih lanjut. Sembari mendorong agar para pelamar yang berhasil melakukan verifikasi online. Bisa lulus semua ditahapan serangkaian uji PPPK.

“Ya saat ini kita wait and see aja dulu,” ujarnya.

Ia berharap ada kebijakan yang akomodatif. Terkait kebutuhan guru di kota. Ia optimis ada solusi-solusi baik dari pemerintah pusat. Sehingga pihaknya bisa lebih fokus pada pengembangan dunia pendidikan yang berkarakter.

“Saya belum dapat laporan berapa persisnya kekurangan tenaga guru kita, tapi yang jelas banyak,” yakinnya.

Tak hanya Dinas Pendidikan. Tapi Dinas Kesehatan juga gagal mengisi jatah yang diberikan. Dari enam formasi tenaga kesehatan, hanya empat memenuhi syarat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr H Usman Hadi mengaku tidak bisa berbuat apa-apa. “Soal kuota itu kan dari BKPSDM sendiri, kami hanya melaporkan saja kondisi honorer di tempat kami,” kata Usman.

Selebihnya, kuota dan pengangkatan itu, di luar kewenangannya. Namun Usman berharap ada peluang dua formasi PPPK yang lowong bisa terisi. Sehingga, kebutuhan tenaga kesehatan di kota tercukupi.

“Yang lowong itu tenaga kesehatan untuk Nutrition,” tandasnya.

Sebelumnya Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Taufik Priyono memberi sinyal, bahwa eks honorer K2 masih berpeluang menjadi PPPK. Melalui rencana pembukaan PPPK tahap berikutnya.

“Itu untuk umum, eks honorer K2 bisa ikut di sana,” kata pria yang akrab disapa Yoyok itu.

Tapi konsekwensi, ruang kompetisi jadi lebih lebar dan sengit. Mengingat PPPK begitu diminati banyak orang. Sebab, selain ada kesempatan dapat gaji dan tunjangan sebagaimana PNS. PPPK juga bisa mengisi jabatan dalam birokrasi pemerintahan.

“Belum tahu kapan, tapi sepertinya setelah PPPK khusus honorer K2 ini selesai, baru ada info,” tandasnya. (zad/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Kampung Sehat, Warga Desa Setanggor Semangat Gotong Royong

GAIRAH warga Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat sedang menggebu-gebu untuk mewujudkan lingkungan mereka yang bersih dan sehat. Karena itu, jangan heran manakala menemukan semangat gotong royong masyarakat di desa ini sangat tinggi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks