alexametrics
Kamis, 18 Agustus 2022
Kamis, 18 Agustus 2022

Gubernur NTB Gagas Pemerataan Pendidikan di Timur Indonesia

MATARAM-Gubernur NTB H Zulkieflimansyah menggagas pembangunan sumber daya manusia dengan pemerataan pendidikan di kawasan timur Indonesia.

“Harus ada perhatian lebih dengan membangun kampus-kampus di timur (Indonesia),” kata Gubernur.

Usulan tersebut disampaikan orang nomor satu di NTB ini saat menerima kunjungan kerja Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Mataram, kemarin (18/2).

Didampingi Sekretaris Daerah Provinsi NTB HL Gita Ariadi menerima 12 orang senator di ruang kerjanya. Rombongan Komite III DPD dipimpin Wakil Ketua I Komite III DPD Evi Apita Maya.

Kunjungan kerja Komite III DPD tersebut terkait inventarisasi materi penyusunan RUU Perubahan atas UU No 3/2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. Dimana lingkup tugas Komite III DPD menyangkut urusan Pendidikan, Agama, Kebudayaan, Kesehatan, Pariwisata, Pemuda dan olahraga, Kesejahteraan sosial, Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Ekonomi Kreatif, Pengendalian Kependudukan/Keluarga Berencana dan Perpustakaan.

Mengawali sambutan saat penerimaan para senator, Gubernur Zulkieflimansyah menyambut dan mengapresiasi kehadiran Komite III DPD di Bumi Gora.

“Selamat datang di NTB, alhamdulilllah kami hadir lengkap. Pak Sekda, para asisten, Dispora, Dinas pendidikan, RSUD, Kepala Bappeda, hingga ITDC juga hadir menyambut,” ucap Gubernur.

“NTB adalah provinsi yang olahraga perorangannya selalu juara. Ada cabang lari, tinju, dan masih banyak lagi. Alhamdulilllah,” katanya melanjutkan.

Dia kemudian melanjutkan gagasannya agar DPD bisa mengambil peran dalam upaya membangun SDM dan kapasitas anak muda di NTB dan Indonesia.

“Di NTB Kami punya program strategis dengan mengirim 1.000 anak NTB ke luar negeri, khususnya bidang science dan teknologi,” kata Gubernur.

Hal itu kata dia dilakukan NTB bukan karena NTB punya banyak uang. Bukan juga karena pendidikan di NTB tidak baik. “Namun, karena kami ingin merawat kebhinekaaan,” Gubernur yang tiga periode menjadi Anggota DPR RI tersebut.

Baca Juga :  Sah, Pemprov NTB Hibahkan 14 Aset Tanah dan Gedung ke Pemkot Mataram

Dijelaskannya, NTB mengirim anak-anak muda ke luar negeri agar persatuan dan kesatuan itu dirasakan betul oleh mereka. Sebab, yang mereka rasakan saat ini, ketika sedikit saja nama Indonesia tergores, mereka akan bereaksi. Namun, berbeda jika kita mengirim anak-anak muda ini ke Jawa, yang ada adalah mereka membentuk perkumpulan kesukuan lagi, bukan dalam bingkai memaknai keberagaman dan kebhinekaaan Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Zul juga mengusulkan agar DPD dapat mendorong pembangunan kampus-kampus dan pemerataan pendidikan khususnya Indonesia Timur.

“Memajukan Indonesia bagian timur adalah merawat kebhinekaan, terlebih dengan sistem seperti saat ini, rekan-rekan  DPD semua harus memberi perhatian lebih dengan membangun kampus-kampus di timur,” tandasnya.

Gubernur juga langsung memberikan contoh dan kasus yang terjadi di lapangan. Misalnya anak-anak mau masuk sekolah kedinasan, ada 10 anak-anak di Timur yang memperoleh nilai 9. “Namun, ketika tes ternyata ada 1.000 anak-anak lain di Jawa yang nilainya 10, ini tentu kondisi yang pahit,” katanya.

Selain itu Gubernur juga mengusulkan agar sekolah-sekolah kedinasan juga bisa dibangun di luar Jawa. “IPDN, sudah tidak lagi di Jawa Barat, ada di  beberapa daerah. Coba dibayangkan jika STTD, STAN, STIS ada di semua daerah. Ini tentu akan mendorong integrasi antaranak bangsa, kebhinekaaan dan keberagaman yang kita inginkan.

“Komite III harus berbicara untuk mendorong  pembangunan ke wilayah timur. Jika tidak begitu, disintegrasi, keberagaman, kerukunan tidak ada artinya, karena tidak ada kesejahteraan,” tutupnya.

 

Tinjau Mandalika

 

Setelah pertemuan di ruang kerja Gubernur, sebanyak 12 anggota komite III DPD RI kemudian diajak Gubernur meninjau progress pembangunan sirkuit MotoGP di KEK Mandalika.

Anggota DPD tersebut yakni Evi Apita Maya  dari NTB, Muhammad Gazali (Riau), Sylviana Murni (DKI Jakarta), Abdi Sumaithi (Banten), Hilmy Muhammad (DI Yogyakarta), Ahmad Kanedi (Bengkulu),  Hilda Manafe (NTT), Andi Muhammad Ihsan (Sulsel), Habib Zakaria Bahasyim (Kalsel), Fernando Sinaga (Kalsel), Iskandar Muda Baharudin Lola (Sulbar), dan Maya Rumantir (Sulut).

Baca Juga :  Hasil Akhir SKD CPNS Pemprov NTB, 4.052 Pelamar Gagal

Evi Apita Maya selaku pemimpin rombongan menyampaikan maksud kedatangan rombongan Komite III DPD RI ke NTB yakni untuk menyerap aspirasi daerah tentang permasalahan keolahragaan Nasional. Termasuk progres dari kesiapan daerah terhadap penyelenggaraan MotoGP.

Menurut Evi, daerah harus mampu memanfaatkan event tersebut untuk memperoleh keuntungan. Menjadikan event  MotoGP sebagai event sport tourism di pasar internasional.

Sylviana Murni, senator asal DKI Jakarta berharap Gubernur juga mengembangkan olahraga modern seperti squash. Senator yang juga Ketua Umum PB Persatuan Squash Indonesia ini menyatakan, NTB punya potensi dan peluang besar untuk turut mengembangkan olahraga squash.

“Hanya membutuhkan lapangan yang tidak terlalu besar, dan bisa dimulai di sekolah sebagai kegiatan ekstra kurikuler,” imbuh Sylvi.

Sementara itu, di Mandalika, anggota Komite III DPD RI dibuat takjub dengan konsep pengembangan KEK Mandalika. I Wayan Karioka selaku GM ITDC di hadapan rombongan Komite III DPD RI menjelaskan, Mandalika ditetapkan sebagai KEK Pariwisata Mandalika  dengan PP No 52 Tahun 2014. Dengan luas area sebesar 1.035,67 hektare dan menghadap Samudera Hindia, KEK Mandalika diharapkan dapat mengakselerasi sektor pariwisata NTB yang sangat potensial.

KEK Mandalika memiliki konsep pengembangan pariwisata berwawasan lingkungan dengan pembangunan obyek-obyek wisata dan daya tarik wisata yang selalu berorientasi kepada kelestarian nilai dan kualitas lingkungan hidup yang ada di masyarakat. Kunjungan tersebut kemudian ditutup dengan silaturahim dan jamuan di Sempiak Villas, Selong Belanak, pantai pesisir selatan Lombok Tengah, yang berada di sebelah barat kawasan KEK Mandalika. (kus/r6/adv)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/