alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

Pemprov Akan Bangun Rumah Sakit untuk MotoGP

MATARAM-Menyambut event MotoGP pada 2021, Pemprov menyiapkan rencana membangun rumah sakit di kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Rumah sakit itu akan menjadi salah satu fasilitas pendukung bagi event balapan moto rpaling akbar di dunia tersebut. Ditargetkan, bangunan rumah sakit tersebut sudah rampung tahun depan. Seluruh biaya akan disiapkan oleh pemerintah pusat.

“Ktia akan bangun rumah sakit tipe B,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB Nurhandini Eka Dewi di hadapan Gubernur NTB H Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB  Hj Sitti Rohmi Djalillah saat rapat pimpinan di ruang rapat utama kantor Gubernur NTB, kemarin (19/3).

Rumah sakit ini kata Nurhandini akan menjadi pusat penanganan trauma atau trauma center.

Soal dari mana biayanya, diungkapkan, seluruhnya akan dialokasikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan pada 2020. Karena itu, sebelum tanggal 16 April 2019, studi kelayakan dan dokumen lainnya sudah harus masuk di Kememkes.

Untuk Detail Engineering Design (DED) diserahkan ke Pemprov NTB. Sehingga tahun 2020 bangunan rumah sakit itu sudah jadi. Kemudian tahun 2021, seluruh fasilitas tan tenaga kesehatanya sudah tersedia dan langsung beroperasi.

“Kalau dana, kita tidak dibatasi berapa yang kita butuhkan. Saat ini sedang kita hitung, termasuk biaya pembebasan lahan,” ungkapnya.

Lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan rumah sakit sekitar 3-5 hektare. Dengan lahan itu, pemerintah lebih mudah mengembangkan ketika rumah sakit sudah berkembang.

Rumah sakit tidak hanya untuk perhelatan MotoGP. Namun juga dimanfaatkan masyarakat di kawasan Mandalika. “Kalau Mandalika sudah jalan tinggal kita kembangkan,” tambahnya lagi.

Gubernur NTB H Zulkieflimansyah menekankan Pemprov NTB akan menyiapkan segala kebutuhan untuk menyukseskan event tersebut di Lombok. Sebab itu menjadi kesempatan bagi NTB untuk  dikenal lebih luas lagi.

MotoGP tidak hanya dilihat sebagai ajang balap tetapi event itu punya daya ungkit yang besar bagi pariwisata dan pertumbuhan ekonomi. Sekitar 7.000 orang tenaga kerja dibutuhkan di sana. “Ini menjadi peluang kita,” ujar Gubernur. (ili/r8)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Gowes di Jalan Raya Kini Tak Bisa Lagi Serampangan, Ini Aturannya

Belakangan tren bersepeda marak. Agar tertib, maka Kementerian Perhubungan mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 59 Tahun 2020 Tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan pada 14 Agustus lalu. Kemenhub rutin untuk melakukan sosialisasi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Pemda di NTB Wajib Daftarkan Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

"Seluruh tenaga kerja di NTB, baik yang ada di lingkungan pemerintah atau pun swasta, baik sektor formal maupun informal wajib mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Wisma.
Enable Notifications    Ok No thanks