alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Teriaki Polisi Sebagai Maling, Pelaku Pencurian Motor Ditembak

KOTA BIMA-Pelarian HF, 29 tahun berakhir. Dia ditembak pada bagian kaki di jalan raya Desa Samili, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Senin (17/8).

Tim Puma Polres Bima Kota terpaksa menembak HF karena melawan saat ditangkap. “Petugas mengambil tindakan terukur setelah beberapa kali diberi tembakan peringatan ke udara,” kata Kasubbag Humas Polres Bima Kota AKP Hasnun, kemarin (20/8).

Residivis Curanmor asal Desa Samili baru saja sebulan keluar penjara ini. Dia kembali berulah dengan mengambil sepeda motor Trail Viar milik Husban, warga Kelurahan Panggi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima pada Sabtu (15/8) lalu.

Sebelum mencuri motor korban, pelaku sering datang bermain di kamar kos pacarnya yang bersebelahan  dengan kamar kos korban di Kelurahan Mande Kota Bima. Sabtu (15/8) pagi, pelaku terlebih dahulu mencuri kunci motor milik korban. “Kemudian sekitar pukul 01.00 Wita pada saat korban sudah tidur, pelaku mencuri sepeda motor milik korban yang terparkir di depan kamar kos,” ungkapnya.

Sehari setelah itu, pelaku menawarkan kepada korban untuk menebus sepeda motor tersebut Rp 1 juta. Korban pun melaporkan pelaku ke polisi.

Tim Puma, lanjut Hasnun, menindaklanjuti laporan korban dan langsung memburu pelaku. Setelah beberapa hari diburu, Tim Puma mendapat informasi keberadaan pelaku yang sedang berada di pinggir Jalan Lintas Desa Samili, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.

Tim Puma yang dipimpin Katim AIPDA Abdul Hafid turun ke lokasi tempat pelaku berada untuk ditangkap. “Pada saat tiba di TKP, pelaku yang melihat kedatangan tim langsung melarikan diri ke tengah perkampungan. Dia berteriak-teriak maling ke polisi untuk memprovokasi massa sampai membuat massa berkumpul,” beber Hasnun.

Tim mengejar dan meminta pelaku untuk menyerahkan diri. Namun, pelaku tidak mengindahkannya. Tim pun memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak 3 kali untuk menghentikan pelaku. Rupanya itu tidak membuat pelaku berhenti dan menyerah.

“Tim terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak pelaku di bagian kaki, namun pelaku masih bisa melarikan diri. Tim kembali melumpuhkan pelaku hingga jatuh tersungkur,” katanya.

Hasnun menambahkan saat pelaku akan dievakuasi, Tim Puma mendapat perlawan dari keluarga pelaku dan masyarakat sekitar. Setelah diberikan penjelasan, merekapun mengerti dan membantu mengevakuasi pelaku. “Pelaku dan barang bukti berhasil diamankan ke Mako Satreskrim Polres Bima Kota,” pungkasnya. (ydh/r8)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Turunkan Angka Pernikahan Anak, Lobar Apresiasi Program Yes I Do

"Sudah pas Peran NGO melalui Program Yes I Do sangat bagus menekan tingkat pernikahan anak," kata Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Hariyanto.

Tetap Tumbuh, Sektor Tambang Topang Ekonomi NTB di Masa Pandemi

Sektor pertambangan memang tak lepas dari fondasi ekonomi provinsi NTB. Di triwulan II 2020, sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 47,78 persen mampu menahan laju penurunan ekonomi NTB. Pada triwulan II, ekonomi NTB kontraksi 1,4 persen, namun tanpa sektor pertambangan dan penggalian, kontraksi akan lebih dalam lagi hingga mencapai 7,97 persen.  

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)

Nomor 4, Era BARU, Industri 4.0, Menang!

Aqi berkomitmen membuat lompatan besar membawa Kota Mataram lebih maju, nyaman, dan beradab. Ia yakin dengan dukungan semua pihak yang menginginkan ibu kota provinsi NTB bersinar terang. “Sebagai putra Mataram, saya ingin memberikan karya terbaik saya buat tanah kelahiran saya,” katanya dengan suara bertenaga.

UT Mataram Beri Beasiswa KIP-K dan CSR se-NTB

“Penerima beasiswa KIP-K mendapatkan bebas biaya kuliah, buku dan uang saku Rp 700 ribu per bulan yang dibayar di akhir semester,” terang Raden.

Dorong Industri Kreatif : HARUM Rancang Mataram Creative District

ebagai sebuah kota yang terus berkembang, Kota Mataram harus menangkap peluang ini sebagai salah satu penguat daya saing global di masa mendatang.  Bagaimana rencana pengembangan Industri Kreatif di Mataram di masa mendatang berikut petikan wawancara kami dengan H Mohan Roliskana calon wali kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks