alexametrics
Sabtu, 26 September 2020
Sabtu, 26 September 2020

Dewan Minta Kontrak GTI Diputus

MATARAM-Warga Gili Trawangan mendatangi kantor DPRD NTB, kemarin. Mereka minta diberikan alas hak atas lahan 65 hektare yang mereka kelola selama ini. Warga sanggup bayar royalti hingga Rp 6,5 miliar per tahun.

            Lalu Supriadi, salah seorang perwakilan warga mengatakan, warga Gili Trawangan mendukung penuh rencana pemerintah mencabut hak guna usaha (HGU) PT Gili Trawangan Indah (GTI). ”Selama ini mereka telah merugikan pemerintah karena tidak merealisasikan program kepariwisataan di Trawangan,” katanya Kamis (20/2).

Sementara, warga Gili Trawangan sendiri menyumbang 75 persen pendapatan asli daerah (PAD) kepada Pemda KLU melalui pajak usaha. ”Ini menunjukkan keberhasilan masyarakat menyukseskan kepariwisataan NTB,”katanya.

Warga yang berjumlah 700 KK telah menghuni Gili Trawangan puluhan tahun. Tapi mereka belum mendapatkan alas hak atas lahan itu. ”Kami mendesak melalui DPRD agar warga diberikan alas hak,” katanya.

Bila diberikan alas hak, warga sanggup membayar minimal Rp 1 juta per are setiap tahun untuk 65 hektare lahan tersebut. Bila dijumlahkan, 6.500 are dikali Rp 1 juta total Rp 6,5 miliar setahun. ”Kami siap memberikan kontribusi kepada pemda,” katanya.

Masyarakat Gili Trawangan juga siap membentuk badan usaha milik masyarakat berupa perseroan terbatas (PT) yang bermitra dengan masyarakat. Hal itu bisa disepakati melalui perjanjian antara pemerintah dengan masyarakat.

Terkait permintaan warga, Ketua Komisi III DPRD NTB Sambirang Ahmadi yang mengatakan, pemerintah daerah tidak akan bisa mengembangkan pendapatan sepanjang alas hak masih dikuasai PT GTI. ”Tidak ada alasan untuk kita menunda (putus kontrak) ini,” tegas politisi PKS itu.

Ia menilai, PT GTI tidak mampu melaksanakan kontrak yang sudah mereka buat sendiri. ”Isi kontrak jelas dan tidak ada yang dilaksanakan,” katanya.

Pertimbangan dari segi hukum, sosial,  dan ekonomi sudah sangat jelas menunjukkan pemprov harus segera memutus kontraknya. Sehingga pendapatan asli daerah meningkat. ”Kami komisi III concern supaya bisa mencari pintu lain selain pendapatan pajak kendaraan bermotor dan BBNKB,” katanya.

Pengelolaan aset menurutnya merupakan salah satu sumber potensi yang belum digarap maksimal selama ini. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks