alexametrics
Sabtu, 25 Juni 2022
Sabtu, 25 Juni 2022

Pemkot Mataram Bantu Perbaiki Rumah Korban Kebakaran di Selagalas

MATARAM-Pemkot Mataram merespons cepat korban kebakaran yang menimpa H Hasibatul Aini, warga Lingkungan Selagalas Lama, Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya.
Kemarin (19/5), Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman didampingi Kepala BPBD Kota Mataram Mahfuddin Noor, Kepala Dinas Sosial Kota Mataram Hj Baiq Asnayati, Kabid Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Mataram H Lalu Agus Supriadi, Camat Sandubaya Henny Suyasih, dan Lurah Selagalas Yusrin, dan perwakilan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Mataram mengunjungi rumah korban.

Dalam kunjungan tersebut, TGH Mujib, sapaan karibnya melihat kondisi rumah  yang dilalap si jago merah. Orang nomor dua di Kota Mataram masuk ke beberapa ruangan rumah bersama para pejabat untuk melihat kondisi rumah secara riil. “Kita minta OPD terkait melakukan koordinasi untuk membantu korban yang terkena musibah,” kata TGH Mujib.

Dalam kesempatan tersebut, TGH Mujib juga memberikan bantuan kepada warga terkena musibah. Bantuan yang berasal  Baznas Kota Mataram dalam bentuk uang tunai untuk kebutuhan sehari hari. Sebelumnya, warga yang tertimpa musibah mendapat bantuan berupa selimut, terpal, pakaian, dan kebutuhan lainnya dari OPD terkait.

Dia menuturkan, mulai hari ini Disperkim akan mengukur luas rumah untuk dilakukan perbaikan. Tim Disperkim akan tetap di sini untuk melihat berapa kebutuhan anggaran yang akan disiapkan dalam perbaikan. Tak hanya itu, dia meminta agar Disperkim dan BPBD tetap melakukan kordinasi untuk perbaikan rumah akibat kebakaran ini. “Kita ingin rumah ini bisa kembali seperti semula,” ujar dia.

Baca Juga :  Visi Kandidat (1) : HMR Bertekad Jadikan Mataram Kota Menyenangkan

Untuk anggaran sendiri kata dia, tinggal dilihat sesuai kebutuhan. Sehingga rumah bisa ditempati. Selain itu, orang tua korban yang mengalami luka bakar  dirawat di rumah sakit dibebaskan biayanya. “Bantuan pengobatan di rumah sakit kita bebaskan,” tuturnya.

Kabid Perumahan Disperkim Kota Mataram H Lalu Agus Supriadi akan melakukan kordinasi dengan OPD lainnya. Langkah pertama akan mengukur luas rumah. Baru kemudian akan menggambar denah untuk menghitung apa saja kebutuhan. “Kalau endak sore, besok pagi (Hari Ini,Red) kita mulai pengukuran agar bisa dieksekusi anggaran. Sekarang pak kadis lagi di KLU,” ujar Agus.

Menurutnya, pengukuran dilakukan untuk menyiapkan bahan. Dia melihat kebakaran hanya parah pada atap dan kusen. Untuk instalasi listrik akan dilakukan kordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram. “Kita juga ada instalasi di lingkungan,” tuturnya.

Diutarakan, jika ada aliran listrik terus menyala akan membuat kabel panas. Apalagi kabelnya  tua berpotensi terjadi korsleting. “Harus tetap di cek kabel, apalagi kalau ada usaha laundry,” ucapnya.

Baca Juga :  Dilantik Lusa, Kontribusi Pemuda Muhammadiyah Kota Mataram Dinanti

Kebakaran ini untuk sementara masuk tanggap darurat di BPBD Kota Mataram. Namun ini perintah dan arahan kadis untuk dilakukan perbaikan. Untuk bantuan tanggap darurat tergantung bahan. Bisa juga langsung sama tukang. “Tergantung hasil kordinasi,” cetusnya.

Beda dengan pasca bencana penyelesaian bisa dilakukan dengan dua cara. Bisa bantuan bisa langsung dieksekusi masyarakat. Biasanya untuk biaya ada hitung-hitangannya. Seperti tap biayanya 65 persen. Misalnya, anggaran Rp 50 juta maka untuk atap 65 persen. “Bisa juga nambah,” ucapnya.

Tapi yang namanya rehab ada tiga ketegori, yakni ringan, sedang, dan berat. “Kalau kerusakan kebakaran ini masuk kategori berat. Mudah-mudahan anggarannya tidak sampai Rp 60 juta,” ujarnya. Karenalanjut dia, konstruksi bangunan sederhana. Atapnya menggunakan spandek.

Hj Hasibatul Aini bersyukur dengan adanya bantuan dari Pemkot Mataram. Bantuan ini tudak hanya untuk kebutuhan sehari-hari saja, namun juga ada selimut, terpal, makanan,  dan pakaian, serta uang tunai. Bahkan pemerintah akan memperbaiki rumahnya yang dilalap si jago merah. “Kami sangat bersyukur dengan perhatian pemerintah ini,” pungkasnya. (jay/r3)

 

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/