alexametrics
Senin, 3 Oktober 2022
Senin, 3 Oktober 2022

Hotel di Mataram Mulai Layani Calon Penonton WSBK

MATARAM-Event World Superbike Mandalika akan dilaksanakan 11-13 November mendatang. Pesanan kamar hotel dari kalangan penonton pun sudah mulai diterima para pengusaha hotel yang ada di Kota Mataram.

“Untuk penonton WSBK Mandalika, beberapa sudah mulai booking hotel. Ada kami terima pesanan lumayan,” kata General Manager Hotel Lombok Raya I Gusti Lanang Patra kepada Lombok Post, kemarin (20/9).

Meski tidak seheboh saat event MotoGP Mandalika Maret lalu, namun pelaksanaan WSBK Mandalika diyakini akan memberi dampak kenaikan okupansi hotel yang ada di Kota Mataram. Pihak hotel juga saat ini bekerja sama dengan travel menyiapkan paket khusus bagi para penonton WSBK Mandalika.

“Target kami 100 persen bisa terisi saat event berlangsung. Mungkin tidak seperti MotoGP atau WSBK tahun lalu, tetapi kami juga akan melakukan banyak evaluasi untuk menerima tamu,” kata pria yang juga menjadi Ketua Kehormatan PHRI NTB tersebut.

Baca Juga :  Pemadaman Bergilir Resahkan Pelanggan, Mahasiswa Gedor Kantor PLN

Evaluasi akan dilakukan mulai dari harga kamar, pelayanan, hingga yang lainnya. Pengalaman menerima tamu saat event WSBK Mandalika 2021 dan MotoGP Maret lalu menjadi modal penting untuk melakukan pembenahan.

“Tentu ada evaluasi bagi kami pelaku pariwisata. Mana yang baik kami lanjutkan, yang belum kami perbaiki. Kalau untuk harga kamar, kami akan mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub). Itu yang akan kami taati,” jelasnya.

Saat ini, okupansi kamar hotel di Kota Mataram masih tergolong rendah di kisaran 30-40 persen. Itu pun terbantu oleh adanya event yang dilaksanakan oleh pemerintah dan organiasi profesi. Diharapkan dengan adanya event WSBK Mandalika, okupansi hotel di Mataram bisa melejit kembali.

Terpisah, Ketua ASITA NTB Dewantoro Umbu Joka mengatakan pihaknya saat ini sudah mempersiapkan diri menggaet tamu dari kalangan penonton WSBK Mandalika. Para pengusaha travel sudah berkoordinasi dengan hotel untuk memberikan layanan dengan harga yang layak selama menonton WSBK Mandalika.

Baca Juga :  Tiket Premiere Class MotoGP Mandalika Sudah Habis Terjual

“Kalau dari hotel kenaikan harga kamar kami rasa normal saat event berlangsung. Cuma yang perlu diantisipasi nanti adalah broker kamar ini,” kata dia.

Broker yang dimaksud adalah mereka yang membeli kamar hotel di Lombok dengan harga normal atau kenaikan yang sudah ditentukan sesuai Pergub. Namun para broker ini kemudian menjualnya dengan harga yang berlipat di luar batas kewajaran. Sehingga ini membuat kesan para pengusaha pariwisata di Lombok memanfaatkan momentum dengan menaikkan harga ‘gila-gilaan’. “Ini yang patut kita cegah nanti,” tegasnya.

Keberadaan broker ini biasanya berasal dari luar daerah. Sehingga mereka memang sulit teridentifikasi oleh pemerintaj daerah. (ton/r3)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/