alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Kapan Bantuan Datang? Sabar, Data Pekerja Terdampak Korona Masih Diverifikasi

MATARAM-Data tenaga kerja terdampak pandemi virus Korona mulai diverifikasi. ”Kalau dari kita, ada sekitar 821 orang yang kita serahkan,” kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi, kemarin.

Jumlah tersebut merupakan tenaga kerja yang dirumahkan. Data tersebut, diberikan manajemen hotel yang terdampak virus Korona. Namun tidak semua hotel memberi data karyawan mereka yang dirumahkan. Terutama hotel kelas melati.

Selain itu, data pekerja yang dikumpulkan Dispar baru sebatas mereka yang bekerja di Kota Mataram. Dispar belum melakukan pendataan lebih jauh untuk warga asal Kota Mataram, yang bekerja di hotel Lombok Barat maupun Lombok Tengah atau bahkan Bali.

”Yang (hotel) berbintang itu kasih semua. Untuk hotel melati, mungkin masih ada yang beroperasi, jadi datanya tidak diberikan,” ujarnya.

Denny mengatakan, sebagian besar pekerja hotel sudah dirumahkan. Beberapa lagi masih tetap bekerja namun dengan pendapatannya disesuaikan dengan tingkat okupansi hotel.

Mereka yang dirumahkan, diupayakan Pemkot Mataram untuk mendapat bantuan. Senilai Rp250 ribu dalam bentuk sembako selama enam bulan. Karena itu, data-data yang dihimpun Dispar diserahkan kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker); Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil); serta Dinas Sosial (Dinsos).

”Nanti diverifikasi di sana, untuk siapa-siapa saja yang mendapatkan bantuan,” jelas Denny.

Pandemi Korona membuat kondisi pariwisata anjlok. Denny berharap wabah ini segera berakhir. Sehingga pariwisata bisa menggeliat kembali. Bukan itu saja, pekerja yang dirumahkan bisa kembali bekerja.

”Kalau sudah selesai, pekerjanya bisa ditarik. Harapannya seperti itu. Kalau tidak, kita evaluasi. Setidaknya ada pesangon yang diberikan,” katanya.

Sementara itu, Kadisnaker Kota Mataram Hariadi mengatakan, pendataan untuk bantuan kepada pekerja juga dilakukan jajarannya. ”Hari ini ada penambahan, cuma jumlahnya saya tidak tahu persis. Yang pasti kurang dari 2.000 orang,” kata Hariadi.

Data dari Disnaker diserahkan kepada Dukcapil. Di sana dilakukan verifikasi data. Untuk memastikan mereka tidak mendapat bantuan dobel. ”Dipastikan juga datanya, by name by address kan,” ujarnya.

Selain bantuan dari pemkot, Disnaker juga memfasilitasi warga terdampak melalui kartu prakerja. Untuk Kota Mataram, kuota yang diberikan mencapai 1.650 orang. (dit/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

2021, Pemkot Mataram Usulkan 400 Formasi CPNS

Pemkot Mataram mengusulkan 400 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Jumlah tersebut hasil kalkulasi dari kebutuhan pegawai daerah ini pada tahun 2020 dan 2021.

VIDEO : Pilwali Mataram Dianul-Badrun Maju ke Tahap Verfak

Bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota H Dianul Hayezi-H Badrun Nadianto yang maju melalui jalur perseorangan melaju ke tahap verifikasi faktual (Verfak). “Dari hasil Vermin (verifikasi administrasi) syarat dukungan pasangan DR (Dianul-Badrun) sudah melebih target. Lanjut ke tahap verfak,” kata Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin, Selasa (4/8).

Kisah Baitul Askhiya Sekarbela (1) : Semua Berawal dari 12 Dermawan

Apa yang dilakukan 97 dermawan ini patut diteladani. Kehadiran mereka yang tergabung dalam Yayasan Peduli Umat Baitul Askhiya telah meringankan beban ratusan orang.

Libur Korona Semakin Panjang, Anak-anak Lupa Pelajaran Sekolah

"Kita sudah lupa (pelajaran)," kata Rio, salah satu anak di Pagutan, Kota Mataram saat ditanya, apakah ia masih ingat materi pelajarannya di sekolah.

Lulus 2018, Pelantikan 262 CPNS Mataram Tertunda Karena Korona

Sebanyak 262 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lulus pada tahun 2018 lalu harus bersabar. Sebab, pelantikan mereka harus ditunda karena wabah Korona.

Di NTB, Keluarga Kini Boleh Ikut Pemulasaraan Jenazah Pasien Korona

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra mendatangi RSUD Kota Mataram, Senin (3/8) lalu. Ia melihat bagaimana proses pemulasaran jenazah pasien Covid-19 yang dilakukan pihak rumah sakit.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

NTB Waspada, Penularan Korona Terdeteksi di Usaha Rumahan

Penularan virus Korona di NTB kian tidak terkendali. Transmisi lokal kian merajalela. Hampir tidak ada ruang yang bebas dari penularan virus. Bahkan rumah pun mulai tidak aman. Terutama bagi mereka yang membuka usaha di rumah.

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications.    Ok No thanks